Wednesday, April 29, 2020

Videonya Ini yang Lecehkan Agama Viral, Mahasiswa Universitas Pertamina: Saya Cuma Bercanda

Lagi-lagi kelakuan yang menunjukkan betapa bobroknya mental generasi muda di Indonesia menjadi viral di media sosial. Sungguh memprihatinkan.

Sebastian Ulido Napitupulu, mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pertamina yang unggahan videonya diduga melecehkan agama, telah meminta maaf kepada publik. Ia mengaku hanya bercanda membuat video tersebut.

Seperti diketahui, Ulido mengunggah video tersebut lewat akun Instagram-nya, @melepasrindu_ baru-baru ini. Namun video tersebut kini telah dihapusnya.

Akun IG Sebastian Ulido Napitupulu yang bikin kehebohan  


Dalam video tersebut ia tampil dengan frame Arabic dan lafaz Allah di keningnya. Ia kemudian mengucapkan 'syalom' sambil mengacungkan jari tengah. Pada video itu ia menandai akun @aldrinsanova yang diduga temannya. 



"Halo teman-teman. Saya sadar apa yang saya lakukan 100 % salah. Tetapi saya membuat itu hanya untuk bercanda dengan teman saya tanpa ada maksud sedikit pun menghina orang ataupun agama tertentu. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada kalian semua dan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Saya mohon kiranya teman-teman semua bersedia untuk memaafkan saya. Terima kasih semuanya & selamat berpuasa," tulis Ulido melalui story Instagram-nya.

Akun @aldrinsanova yang ditandai dalam video itu juga menyampaikan permohonan maaf.



"Assalamualaikum. Mohon maaf yang sangat mendalam diri lubuk hati saya jika video saya dan teman @melepasrindu_. Saya adalah seorang muslim dan tidak ada terbersit dari saya untuk menghina agama saya sendiri apalagi dalam bulan Ramadan. Saya mempost itu karna saya bangga akan keislaman saya. Dan saya tidak tahu teman saya @melepasrindu_ membuat video seperti itu.

Namun, video tersebut kadung viral di media sosial dan membuat netizen geram. Tak sedikit netizen menuangkan kekesalan dengan kalimat-kalimat pedas.

"Udh tangkap aja bikin malu anak Medan aja... kalau bisa taruh Nusakambangan biar nangis dia itu..," tulis akun @kiki_sumadi23.

"Kalau di Arab Saudi mencuri sandal jepit tangannya dipotong. Harusnya dipenggal ini anak.. Soalnya udah dewasa kalau beralasan khilaf itu kebodohan. Harus ditindaklanjuti ini anak..." tulis akun @sandyibnu19.

"Kenapa dia bisa masuk universitas bergengsi?" tulis akun @bg_alberttt.

Tindakan Universitas Pertamina

Pihak Universitas Pertamina (UP) membenarkan bahwa Sebastian Ulido memang mahasiswa mereka. UP juga telah mengetahui kabar video kontroversial tersebut. Melalui akun Instragram @universitaspertamina, UP menyesalkan tindakan yang dilakukan Ulido.



"Kami sebagai institusi pendidikan tidak dapat menolerir segala tindakan yang menyinggung SARA. Yang bersangkutan telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada publik serta berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Walau demikian, Universitas Pertamina menilai bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku."

Gara-gara Maksa Nekat Mudik, Semua Penumpangnya Jadi Terjangkit Corona

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut masih ada pemudik yang nekat sembunyi-sembunyi agar bisa masuk Jawa Tengah meski sudah ada larangan mudik. Ganjar lalu menyinggung soal insiden tujuh penumpang travel positif Corona di Cilacap.

"Masih ada yang bocor di beberapa tempat. Tolong masyarakat ikuti aturan dengan baik, bahaya betul kalau ngumpet-ngumpet," kata Ganjar di kantornya, Selasa (28/4/2020).

Ilustrasi Mudik

Ganjar menyebut mudik menjadi berbahaya jika ternyata membawa virus Corona atau menjadi carrier. Lalu tanpa disadari menularkan virus tersebut ke orang lain.

"Saya kontak Bupati Cilacap, ada tujuh naik travel dan ketujuhnya itu positif semua," ujar Ganjar mencontohkan.

Ganjar pun meminta jika memang ada kondisi mendesak harus pulang ke tempat asal maka wajib mengurus izin ke pemerintahan. Dia memastikan Pemda setempat bisa lebih mengambil langkah bijaksana.

"Saya ingatkan, bahaya sudahlah. Blak-blakan saja kalau mau mudik. Kalau memang harus pulang, uruslah surat minta izin dan sebagainya. Urus saja izinnya, saya kira pemerintah juga akan bijaksana," tegasnya.

Ganjar kembali meminta agar warganya menahan diri untuk tidak mudik supaya memutus rantai penularan Corona. Ia pun menjanjikan upaya agar warganya di perantauan terurus.

"Kalau anda bisa bertahan, tolong tetap bertahan. Nanti kami urus kok. Jangan khawatir, nanti kami urus. Setiap hari saya membalas WA, telepon, DM bahkan DM soal itu. Ada mekanisme yang dapat ditempuh untuk itu, tolong patuhi peraturan pemerintah," pintanya.

Ganjar menjelaskan bupati, wali kota bahkan kepala desa sudah memberikan respons positif terkait masalah mudik. Sejumlah tempat karantina bagi pemudik juga sudah disiapkan.

"Bupati, wali kota dan kades sudah bagus responnya, kalau ada pemudik langsung dikarantina dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa menanggulangi," jelasnya.

Sumber: Detik

Tuesday, April 28, 2020

Netizen Ribut, Nafa Urbach Klarifikasi Soal Agamanya

Aktris dan penyanyi Nafa Urbach mendadak klarifikasi lewat live Instagram. Dia terpaksa beri penjelasan gara-gara sedih melihat warganet meributkan agamanya.

Menurut Nafa, semua berawal saat dirinya unggah ucapan Hari Raya Paskah di Instagram pada Minggu (12/4/2020). Dari situ banyak yang mempertanyakan apa sebenarnya agama Nafa.

Nafa Urbach Kristen
Nafa Urbach merasa ribet gara-gara ulah netizen kepo

"Jadi aku tuh habis posting tentang Paskah, aku lihat banyak komentar yang jadinya pada berantem. Banyak yang tanya tentang agama aku, tentang keyakinan aku, kenapa pindah, kapan pindahnya. Akhirnya pada berantem sendiri di kolom komentar," kata Nafa.

Mantan istri Zack Lee ini lantas mengatakan dirinya sudah memeluk agama Kristen sejak berusia 23 tahun. Kabar dia telah berpindah keyakinan usai bercerai dari Zack Lee pun dibantahnya.

"Aku beragama Kristen dari umur 23 tahun. Jada kalau ada yang ngomong pindah-pndah itu semuanya adalah fitnah," kata Nafa.

Ntafa Urbach yang awet kecantikannya


Lagipula, Nafa melanjutkan, urusan agama masuk ranah pribadi yang tak bisa dicampuri oleh orang lain. Dia juga meminta agar warganet saat ini harusnya bersatu tanpa memandang agama satu sama lain untuk melawan virus corona (Covid-19).

"Itu personal life nggak bisa kalian paksakan. Kayak orang ngatain aku kafirlah, murtad lah, itu personal life. Nggak ada urusan sama kalian. Keluarga bersarku juga masih banyak yang muslim dan mereka respect sama aku," kata Nafa Urbach.

sumber: Suara

Ketika Raffi Ahmad Bongkar Dompet Erick Thohir dan Terkaget-kaget Dengan Isinya

Artis Raffi Ahmad, berkesempatan menyambangi kantor Menteri BUMN Erick Thohir di lantai 19, gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat.

Dalam konten Youtube yang diunggahnya, Raffi mengaku bahwa dirinya sangat penasaran dengan sosok Erick Thohir. Keduanya melakukan obrolan panjang lebar terkait Erick Thohir, mulai dari cerita niat membeli saham klub sepak bola Inter Milan, hingga soal isi dompet sang menteri.

Raffi Ahmad dan Erick Thohir
Erick Thohir dan Raffi Ahmad

 "Bongkar apa saja yang di Erick Thohir. Kapan lagi bongkar ransel tasnya Pak Menteri dan pengusaha top. Kosong isinya, wah nemu chargher (laptop). Padahal meeting sekarang sudah pakai handphone," kata Raffi yang dengan semangat membongkar jeroan tas Erick Thohir seperti dilihat di akun Youtube Raffi Ahmad, Senin (27/4/2020). 

Di dalam tas, Raffi mendapati dompet Erick. Dengan sigap, isi dompet ini pun langsung digeledah Raffi. Erick sendiri tak sungkan mempersilahkan isi dompetnya dibuka.

Berapa jumlah uang di dompet Erick Thohir? "Ada uang, Pak Erick uangnya dollar, pengusaha dulunya top. Saya mau lihat, Pak Menteri bawa duit cash berapa ya? saya hitung, ada Rp 400 ribu," ucap Raffi Ahmad kaget usai menghitung uang di dompet Erick.

Tak cuma dompet dan charger, yang bikin terpana Raffi Ahmad, barang lain yang ditemukannya di tas Erick rupanya sebuah buku yang rupanya bacaan asmaul husna.

"Asmaul husna, selalu ingat sama nama-nama keagungan Allah," kata Raffi Ahmad. Masih ada barang temuan lain di tas Erick, yakni sebuah dompet kecil. Isinya bukan uang tunai, melainkan beberapa kartu.

"Dompetnya Pak Erick Thohir, sesimpel ini tapi isinya kartu semua, tapi kartunya hitam semua yang duitnya enggak ada serinya. Masih banyakan punya Raffi Ahmad nih jumlahnya Rp 800 ribu," kata Raffi membandingkan isi dompet Erick dengan dompet miliknya.


Monday, April 27, 2020

Video: Bansos Nasi Anjing yang Membuat Warga Geger dan Resah

Warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara dibikin geger dengan bantuan makanan "Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting" di kemasannya.

Kemudian, ada pula tambahan logo kepala anjing. Warga yang menerima bantuan tersebut pun merasa dilecehkan, sehingga kasus ini viral di media sosial.

Nasi Anjing yang meresahkan warga

Polisi kemudian menyelidiki kasus ini dan menemukan bahwa peristiwa ini terjadi di sekitar Masjid Babah Alun, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (26/4) dini hari.

“Hari Minggu pukul 00.15 WIB, Tim Tiger Polrestro Jakarta Utara yang melaksanakan patroli mendapat informasi dari di sekitar Masjid Babah Alun, Warakas, bahwa ada pembagian makanan siap santap logo kepala anjing,” kata Yusri dalam keterangannya, Minggu (26/4/2020).

Hati-Hati dan waspada..Jangan terima sumbangan nasi bungkus kaya gini. Isinya daging anjing.
Lokasi di daerah warakas https://t.co/S0m8sBxTQd pic.twitter.com/nbtlnKRQ5Z — ?????LF????thiraj???????????? (@alfathiraja) April 26, 2020

Warga sempat mengira bahwa "nasi anjing" tersebut berisi daging anjing. Karena itulah, warga merasa dilecehkan apalagi bantuan diberikan kepada umat Muslim.

“Warga yang menerima makanan merasa dilecehkan dengan asumsi bahwa isi dari bungkusan makanan adalah daging anjing serta kenapa warga umat muslim diberikan makanan anjing,” ujarnya.
Dari hasil penyelidikan, "nasi anjing" tersebut dikirim oleh komunitas ARK Qahal di Jakarta Barat. Bahan yang digunakan ternyata halal, meskipun memakai embel-embel "anjing".

"Kita mendatangi tempat pembuatan nasi (berlogo anjing) tersebut dan mendapati bahwa pembuatan nasi dengan bahan halal," kata Yusri kepada wartawan.
Pemberi bantuan memberi nama unik itu merujuk pada sifat anjing yang setia. Porsinya juga lebih banyak daripada "nasi kucing".

Isi di dalamnya adalah lauk pauk halal seperti daging cumi, sosis sapi, dan teri. Bukan daging anjing seperti dugaan warga.

Berikut ini adalah video klarifikasinya:



Video Viral Sekelompok Pemuda Menyerang dan Merusak Rumah Warga yang Laporkan Kegiatan Tarawih ke Anies Baswedan

Konflik antar warga kembali terjadi di Jakarta walau sudah memasuki bulan Ramadhan.

Rumah satu warga Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung dirusak sekelompok remaja yang awalnya hendak membangunkan warga sahur pada Jumat (24/4/2020).

Dalam video perusakan berdurasi 30 detik yang viral di media sosial, tampak puluhan remaja bergantian menendang pagar, melempar petasan, merusak pot, hingga mengarahkan toa yang digunakan membangunkan warga sahur tepat ke arah pintu rumah seorang warga secara sengaja.

Sekelompok pemuda menyerang dan merusak rumah warga yang Laporkan Kegiatan Tarawih ke Anies Baswedan


Camat Pulogadung Bambang Pangestu mengatakan, perusakan dipicu karena pemilik rumah melaporkan kegiatan shalat tarawih di satu masjid tempatnya tinggal.

"Hari Kamis (23/4/2020) pemilik rumah mengambil foto atau video tentang kegiatan shalat tarawih. Lalu dilaporkan ke Twitter, ditujukan ke Gubernur," kata Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2020).

Pemilik rumah melaporkan kegiatan itu menggunakan akun Twitter anaknya, supaya petugas segera menindak. Sebab, selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diberlakukan, berbagai kegiatan bersifat keagamaan juga dibatasi guna mencegah penularan Covid-19.

Sayangnya, laporan yang ditujukan langsung ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyulut emosi puluhan remaja warga setempat. "Remaja yang biasa membangunkan sahur marah. Mereka melakukan di depan rumah, membakar petasan, merusak pot tanaman, dan mendorong-dorong pagar rumah," ujar bambang.

Namun, Bambang menuturkan, insiden sudah diselesaikan pada Sabtu (25/4/2020) oleh jajaran tiga pilar Kecamatan Pulogadung. Didampingi Lurah Jati, personel Polrestro dan Kodim 0505 Jakarta Timur, pengurus RW dan pemilik rumah melakukan mediasi.

"Sudah berdamai, kita mediasi dan selesai secara kekeluargaan. Dari RW menjamin untuk tidak mengulangi lagi. Kalau terjadi lagi ditindak sesuai hukum oleh petugas," tutur Bambang. Bambang menyebut pihaknya sudah mengimbau warga agar membatasi kegiatan ibadah selama PSBB sesuai intruksi pemerintah.

Video pengrusakan rumah oleh para pemuda


Tapi dia tak menampik adanya warga yang membandel, padahal pemerintah sudah satu suara membatasi kegiatan agama saat Pandemi Covid-19. "Sudah kita imbau dari awal untuk tidak melakukan shalat tarawih, nanti kita intensifkan monitor lagi agar enggak ada kejadian seperti ini lagi," lanjut Bambang.

Sumber: Kompas

Sunday, April 26, 2020

Bill Gates Kembali Bersuara soal Vaksin dan Akhir Pandemi Covid-19

Bill Gates, orang terkaya kedua di dunia, lagi-lagi bersuara terkait virus corona atau Covid-19.

Miliarder yang paling vokal tentang masalah virus corona ini mengatakan, pandemi merupakan mimpi buruk dan menjadi peristiwa yang menentukan era dan efeknya akan bertahan selama bertahun-tahun.

Bill Gates
Bill Gates

Dikutip CNBC, Minggu (26/4/2020), Gates mengatakan dunia justru belum setengah jalan menghadapi virus corona (Covid-19). Dia bilang, penanganan virus corona akan membutuhkan waktu lebih lama.

"Saya berharap bisa mengatakan bahwa kita sudah setengah jalan. Tapi saya rasa tidak," kata Gates Minggu (26/4/2020).

Gates mengatakan hal itu bukan tanpa alasan. Pendiri Microsoft ini mengatakan, Amerika Serikat masih jauh dari produksi vaksin besar-besaran selama beberapa bulan ke depan hingga bertahun-tahun. Meski begitu, ia berharap vaksin akan tiba lebih cepat daripada nanti.

"Biasanya vaksin membutuhkan waktu lebih dari 5 tahun karena Anda memiliki banyak langkah," ujar Gates. Memang, pengembangan vaksin memerlukan beberapa langkah sebelum siap digunakan untuk manusia. Pengembangan vaksin dimulai dengan pengujian hewan, hingga akhirnya beralih ke manusia pada skala yang lebih besar.

Namun Gates mengaku, ia telah melihat bukti yang menunjukkan vaksin virus corona dapat tersedia dalam batas waktu 18 hingga 24 bulan. "Para ilmuwan terbaik sedang bekerja keras dalam hal ini. Faktanya, dalam beberapa minggu terakhir saya telah melihat tanda-tanda, kita mungkin mendapatkan sisi optimis dari proyeksi waktu (18-24 bulan) untuk vaksin," ujar Gates.

Perkiraan pengadaan vaksin pun dia tulis dalam sebuah blog pribadinya, GatesNotes. Dalam postingan pribadinya Gates menulis, pembuatan vaksin bisa berkisar antara 9 bulan hingga 2 tahun saja. Tapi dia lebih percaya pengadaan vaksin dalam kurun waktu 18 bulan lebih mungkin. Artinya, vaksin bisa tersedia secara luas sekitar pertengahan tahun 2021.

"Tapi yang jelas, ini akan sementara waktu sebelum semuanya kembali normal," tukas Gates. Pengujian Virus Sejauh ini, Yayasan Bill & Melinda Gates Foundation telah menyiapkan dana 250 juta dollar AS atau Rp 3,85 triliun (kurs Rp 15.400) untuk membantu dunia dalam pengembangan vaksin Covid-19 yang efektif.

Pasalnya vaksin, merupakan satu-satunya cara bagi dunia untuk pulih. Gates, yang juga menjadi sasaran utama teori konsprirasi virus corona juga mengkritisi respon AS terhadap pandemi. Pada Maret lalu, Gates berujar AS tidak bertindak cukup cepat untuk menangani akhir dari pandemi.

Menurut Gates, dunia khususnya AS perlu meningkatkan langkah-langkah pengujian jika virus corona ingin cepat usai. Langkah tersebut termasuk mengembangkan tes virus corona yang dapat terlihat hasil positif/negatifnya kurang dari sehari.

Tes tersebut perlu diberikan kepada semua tenaga medis dan setiap warga di rumah masing-masing. "Tes menjadi sangat penting karena banyak negara di dunia telah mempertimbangkan untuk membuka lockdown ke semi-normal dalam 2 bulan ke depan. Aktifitas sehari-hari dilakukan tapi masih menerapkan physical distancing," pungkas Gates.

Sumber: NBC

Walau DKI Jakarta PSBB, Garuda Masih Melayani Penerbangan Ke Rute-rute Ini

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) menghentikan operasional penerbangan reguler di sejumlah wilayah, mulai Sabtu (25/4/2020) kemarin.

Namun pesawat Garuda tetap melayani penerbangan di daerah yang tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar dan zona merah Covid-19. Penghentian operasional tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Garuda Indonesia


Aturan ini melarang sementara penerbangan di dalam negeri melalui bandar udara dari dan ke wilayah yang ditetapkan PSBB maupun zona merah penyebaran Covid-19 hingga 31 Mei 2020. Namun di luar daerah tersebut, Garuda Indonesia masih melayani penerbangan ke sejumlah wilayah.

Daerah yang dimaksud yakni dari dan ke Yogyakarta, Semarang, Solo, Denpasar, Lombok, Medan, dan daerah lain non-PSBB. Di rute-rute tersebut, layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia akan tetap berlangsung dengan normal.

"Kami tetap menghadirkan aksesibilitas layanan penerbangan bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat untuk kembali pulang ke domisilinya masing-masing, tentunya dengan tetap memperhatikan ketentuan dan koridor regulasi yang berlaku khususnya terkait protokol kesehatan dalam operasional penerbangan serta perijinan yang diperlukan," kata Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia dalam keterangan tertulis, Jumat, (24/4/2020).

Hingga saat ini sudah ada 20 daerah yang menerapkan PSBB. Daerah yang dimaksud adalah seluruh Jabodetabek, Pekanbaru (Riau), Makassar (Sulawesi Selatan), Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang (Jawa Barat), Kota Tegal (Jawa Tengah). Kemudian Provinsi Sumatera Barat, Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan), Kota Tarakan (Kalimantan Timur), Kota Surabaya, Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur), Kabupaten Gowa (Sulawesi Selatan).

Sumber: Kompas

Saturday, April 25, 2020

Kronologi Pasien Wanita yang Sudah Tahu Dirinya Positif Covid-19 Tapi Malah Bikin Sekampung Harus Tes Corona

Lagi-lagi kelakuan ngeyel dan denial warga masyarakat kita membawa masalah besar bagi masyarakat luas.

Ini bisa terlihat dari yang dilakukan oleh seorang pasien positif COVID-19 berinisial SR (54) di Singosari, Kabupaten Malang.

SR diketahui ternyata sempat sungkem kepada orang tuanya meskipun sudah tahu hasil swab test dirinya adalah positif COVID-19. Hal ini diungkapkan Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni.

"Pada saat pasien sudah mengetahui hasil swab test dirinya positif COVID-19, dia justru mendatangi orang tuanya untuk sungkem kemudian pulang kembali ke rumahnya yang ditinggali anak, menantu dan cucunya," ungkap Farid pada Jumat 24 Apri 2020..

Orang tua SR sendiri saat ini berusia 80 tahun dan tinggal bersama 4 orang lainnya di rumahnya. Sebelumnya SR dirawat di RS Saiful Anwar selama 10 hari setelah merasakan sesak napas yang tidak kunjung sembuh. 

"Awalnya dia dibawa ke RS Lawang Medika lalu dirujuk ke RS Saiful Anwar Malang, Lalu pada 21 April 2020 dia melakukan swab test lalu diperbolehkan pulang," imbuhnya.

RS Saiful Anwar Malang

Hasilnya, pada 23 April 2020, pukul 17.00 WIB, SR dinyatakan positif COVID-19. "Lalu Muspika Singosari mendatangi Puskesmas Adimulyo untuk mengkonfirmasi," ungkapnya.

Diduga kuat, SR tertular suaminya yang meninggal 3 minggu yang lalu setelah berstatus PDP. "Saat suaminya meninggal banyak pelawat yang datang sampai ke pemakaman, bahkan juga dilakukan tahlilan selama 7 hari," jelas Farid.

Oleh sebab itu, Kapolsek Singosari, merekomendasikan untuk dilakukan rapid test/swab test massal di lingkungan SR, khususnya terhadap para peserta tahlilan. 

"Lalu Puskesmas Adimulyo agar melakukan epidemiologi dan membatasi aktivitas keluarga SR selama 14 hari," tegasnya.

"Polsek Singosari akan langsung melakukan penggalangan tokoh masyarakat dan tokoh agama sekitar agar tidak terjadi gejolak di masyarakat. Karena dikhawatirkan akan terjadi penolakan setelah tahu jika ada keluarga SR yang meninggal karena COVID-19," tutupnya.

Sumber: Kumparan

Thursday, April 23, 2020

Kronologi Anggota DPRD Ini Mabuk Bareng 3 Wanita Seksi dan Mengamuk Saat Diamankan

Di tengah wabah Covid-19, seorang anggota DPRD yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat agar berdiam di rumah, justru tak layak jadi panutan.

Oknum Anggota DPRD tersebut justru diamankan karena sedang mabuk-mabukkan ditemani 3 wanita seksi.

Tak hanya itu, ia juga ugal-ugalan di jalanan dan hampir saja mencelakai anggota TNI. Sehingga oknum anggota DPRD Sumbar berinisial JM (37) diamankan petugas piket Komando Resor Militer (Korem) 032/Wirabraja.

Politisi dari Partai Demokrat itu diduga membawa mobil ugal-ugalan dalam keadaan mabuk saat melintas di Jalan Sudirman Padang, depan Makorem 032/Wirabraja, Selasa (7/4/2020) dini hari pukul 00.30 WIB.

JM berpose bersama Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri), JM mengamuk saat diamankan bareng 3 wanita (kanan) 

Ia dihentikan oleh petugas piket Korem 032/Wirabraja yang melihat kejadian itu.

Di dalam mobil Honda Brio milik JM, ternyata juga ikut tiga teman perempuannya dan satu laki-laki, juga ditemukan botol minuman keras di dalam mobil tersebut.

Mobil milik JM juga disita oleh polisi

"Benar kita menerima lima orang yang diantar petugas piket Korem. Salah satunya mengaku anggota DPRD Sumbar," kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda.

Rico menyebutkan setelah menerima lima orang itu, pihaknya melakukan tes urine dan hasilnya negatif. Karena tidak ada unsur pidananya, kata Rico, akhirnya kelima orang itu dilepaskan.

Iya kita lepaskan karena tidak ada unsur pidana," kata Rico.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Sukur Hendri Saputra, menyebutkan JM telah ditilang karena kendaraan yang dikemudikannya tidak standar lagi.

"SIM-nya ada. Tapi, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai dengan STNK, juga pakai knalpot racing. Kita tilang kendaraannya," ucap Sukur.

Sedangkan Sekretaris DPD Demokrat Sumbar, Januardi Sumka, mengakui bahwa JM merupakan kader Demokrat yang saat ini merupakan anggota DPRD Sumbar.

Januardi juga sudah mengonfirmasi secara lisan kepada yang bersangkutan dan mengakui kejadian tersebut.

"Betul, sudah saya telepon," ujar Januardi.

Hanya, soal sanksi yang akan diterima JM dari partai, Januardi mengaku belum memutuskannya karena pihaknya harus meminta keterangan resmi dari JM.

"Belum tahu, kronologisnya saja kita belum tahu. Kita minta dulu keterangan dari yang bersangkutan baru diputuskan apakah dia bersalah atau tidak," kata Januardi.

JM (kiri) berfoto bersama Ibas Yudhoyono

Respons Ketua Fraksi

Seorang personel Komando Resort Militer (Korem) 023 Wirabraja hampir ditabrak mobil di Jalan Jenderal Sudirman, Padang, Sumbar, Selasa (7/4/2020) dinihari.

Saat dihentikan, seorang penumpang laki-laki turun dari dalam mobil Brio Satya bernomor polisi BA 171 KA tersebut.

Lalu, dia mengaku sebagai anggota DPRD.

Setelah itu beredar di media sosial penumpang laki-laki yang mengaku sebagai anggota dewan itu diduga seorang anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumbar, Ismet Amziz membenarkan bahwa dirinya telah mendapat informasi tersebut.

"Dapat kabar sudah, karena saya di Bukittinggi, untuk memastikannya saya telah menghubungi yang bersangkutan inisial JM," kata Ismet Amziz.

Tulis Status Minta Maaf

Atas kejadian ini, oknum anggota DPRD Sumbar itu sudah meminta maaf. Permintaan maaf itu diunggah di halaman Facebook bernama Hesti Vandewina.

Pada permintaa maaf itu, sang oknum Anggota DPRD menuliskan kata-kata yang pada intinya mengarah pada pembelaan diri.

Kalian ga ada disana, kalian bahkan ga tau kejadian yg sebenarnya..

Milikilah sedikit empati, bawakan pada diri sendiri!!

- SURAT TERBUKA -

Bersama ini saya

JEFRI MASRUL

Berdasarkan adanya informasi terkait insiden yang melibatkan saya dengan ini saya jelaskan:

Kronologis

1. Saya dihubungi kawan lama diajak keluar untuk makan malam

2. Karena sudah lama tidak bertemu saya mengiyakan ajakan teman untuk makan malam

3. Tak lama kemudian, datang jemputan dan saya duduk disampingnya.

4. Ternyata di mobil, ada teman perempuan dan minuman.

5. Awalnya saya berat untuk ikut. Namun karena segan, akhirnya saya ikut dengan niat setelah makan malam langsung pulang.

6. Ternyata, di jalan terjadilah insiden tersebut.

Untuk itu saya nyatakan :

1. Dari lubuk hati yang dalam Memohon/meminta maaf kepada kedua orang tua dan istri saya serta seluruh keluarga dan karib kerabat

2. Saya memohon maaf Kasiops Korem 032 Kolonel Sugiyono dan seluruh jajaran Korem

3. Minta maaf kepada seluruh jajaran Polresta Padang karena perbuatan saya meresahkan masyarakat.

4. Saya juga minta maaf kepada seluruh jajaran Demokrat dan Konstituen atas kekhilafan ini.

5. Saya minta maaf kepada angku, ninik mamak, tokoh masyarakat dan semua pemilih dari dapil 6 yang telah mengantarkan saya duduk sebagai anggota DPRD Sumbar.

Sumber: Tribun News

Wednesday, April 22, 2020

Pelanggan Lisrik 1.300 VA Berpeluang Dapat Diskon. Ini Cara Klaim dan Video Tutorialnya

Pelanggan PLN 1.300 VA berpeluang mendapatkan diskon tarif listrik, seperti pelanggan 900 VA.

Listrik gratis ini merupakan salah satu stimulus yang diberikan pemerintah untuk mengurangi dampak ekonomi di masyarakat akibat wabah virus corona (Covid-19).

Seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020, pelanggan yang bisa mendapat listrik gratis adalah masyarakat miskin yang menggunakan listrik dengan daya 450 VA dan 900 VA.

Diskon Tagihan Lisrik
Pelanggan listrik 1300 VA kini juga dapat menikmati diskon biaya lisrik 


Namun, kabar terbaru menyebutkan kalau pelanggan PLN 1.300 VA berpeluang mendapatkan diskon tarif listrik.

Melansir dari KONTAN dalam artikel 'Ada peluang diskon tarif listrik untuk pelanggan PLN 1.300 VA', Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempertimbangkan perluasan insentif tersebut ke kelompok pelanggan 1.300 VA.

Saat ini, seluruh pelanggan listrik golongan 450 akan digratiskan dari tagihan listrik selama bulan April, Mei, dan Juni.

Sedangkan pelanggan listrik golongan 900 VA bersubsidi mendapat keringanan tarif listrik sebanyak 50% di periode yang sama.

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi mengaku, terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kebijakan keringanan listrik bagi pelanggan golongan 450 VA dan 900 VA bersubsidi.

Evaluasi yang dilakukan juga mempertimbangkan perkembangan wabah Corona di Indonesia selama tiga bulan ke depan.

Jika situasinya diperlukan, bukan tidak mungkin pemerintah juga memberikan diskon listrik bagi pelanggan golongan 1.300 VA.

Kementerian ESDM pada dasarnya terus melakukan kajian dan perhitungan matang mengenai kebijakan keringanan tagihan listrik, termasuk potensi untuk diperluasnya kebijakan tersebut ke sektor lain seperti UMKM, bisnis, dan industri.

“Kami tetap siapkan alternatif skenario. Selama tiga bulan kebijakan ini berlangsung, kami terus lakukan review,” tutur Hendra, Selasa (14/4).

Pemerintah juga memastikan bahwa kebijakan keringanan tarif listrik menjangkau 40% masyarakat miskin dan rentan miskin di Indonesia berdasarkan penggunaan data kesejahteraan sosial (DTKS).

Hal ini diharapkan dapat membuat kebijakan tersebut tepat sasaran.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, jumlah pelanggan listrik golongan 450 VA baik prabayar maupun pascabayar mencapai 23,83 juta pelanggan per Februari lalu.

Jumlah pelanggan listrik golongan 900 VA bersubsidi baik prabayar maupun pascabayara tercatat sebanyak 7,29 juta.

Berikut cara mendapatkan token gratis dari PLN.

1. Cara klaim via layanan.pln.co.id

- Buka Alamat www.pln.co.id kemudian masuk ke menu pelanggan dan langsung menuju ke pilihan stimulus covid-19.

- Masukkan ID Pelanggan/ Nomor Meter. Kemudian Token Gratis akan ditampilkan di Layar.

- Pelanggan tinggal memasukkan token listrik gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID Pelanggan.

Apabila cara klaim dengan Whatsapp sudah kembali bisa digunakan, anda dapat menggunakan langkah-langkah berikut:


2. Cara klaim via WhatsApp 08122-123-123:

- Chat WhatsApp ke 08122-123-123, ikuti petunjuk, salah salah satunya masukkan ID pelanggan.
Token gratis akan muncul.

- Pelanggan tinggal memasukkan token gratis tersebut ke meteran yang sesuai dengan ID pelanggan.

- Dengan ID tersebut, pelanggan akan mendapatkan token senilai pemakaian tertinggi dalam 3 bulan terakhir.


3. Cara dapat token listrik gratis

Setelah mendapat token listrik gratis, langkah selanjutkanya adalah mengisi nomor token listrik ke meteran.

Berikut ini langkah-langkahnya:

- Tekan nomor oken gratis yang kamu dalatkan

- Setelah semua nomor ditekan, lanjutkan dengan memencet tanda enter yang terletak di bawah sebelah kanan.

- Jika muncul tulisan "Benar" maka kamu sudah berhasil.

- Jika muncul tulisan "Salah" maka ulangi lagi memasukkan nomor dengan teliti.

Lihat videonya disini:



Nantinya, jika kamu sudah benar memasukkan nomor token, maka saldo yang ada otomatis akan bertambah.

Layanan PLN di tengah wabah corona

Selain token listrik gratis di www.pln.co.id dan Whatsapp (WA) 08122-123-123, PLN juga memberi layanan lainnya yang memudahkan pelanggan di tengah pandemi COVID-19.

Layanan tersebut berupa kemudahan dalam membayar tagihan listrik PLN yang kini bisa dibayar secara online.

Melansir dari akun Instagram @pln_id, Selasa (15/4/2020), PLN menyebutkan bahwa saat ini tagihan listrik bisa dibayar melalui empat cara.

Pertama, melalui mesin ATM. Kemudian bisa juga menggunakan internet atau mobile banking dan SMS banking.

Pelanggan juga bisa memanfaatkan fitur tagihan listrik di e-commerce, seperti Tokopedia.

Selain itu, PLN juga memberikan layanan lain untuk masyarakat di tengah wabah virus corona.

Melansir dari Twitter @pln_123, PLN tetap hadir memberikan layanan penyambungan pasang baru, perubahan daya dan penyambungan sementara.

Proses pengajuannya cukup mudah, yakni :

1. Permohonan

- Permohonan dapat disampaikan melalui contact center PLN 123 di mobile, Whatsapp (WA), instagram pln123_official, Twitter @pln_123, facebook PLN 123, dan www.pln.co.id

- Lakukan pembayaran secara online (ATM, internet atau mobile banking, dan media pembayaran lain)

2. Penyambungan

- Penyambungan dilakukan sesuai tingkat mutu layanan masing-masing

- Petugas PLN dilengkapi APD dan dipastikan kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan

- Mohon kerja sama pelanggan untuk saling menjaga jarak

sumber: Tribun News

Tuesday, April 21, 2020

Video Viral dan Kronologi Para Pengendara Moge Kabur Tancap Gas Terobos Razia PSBB dan Hampir Tabrak Polisi

Sudah menjadi rahasia umum kalau para pengendara motor gede (moge) selalu berlaku arogan dan ugal-ugalan di jalan raya seolah tak tersenuh oleh hukum.

Kelakuan mereka yang ugal-ugalan ini membuat para pemotor gede menjadi sasaran kriikan dan hujatan para netizen. Khususnya pada rekaman video yang viral ini.

Pengendara Moge Arogan
Screensho para pengendara moge saat kabur ketika hendak dirazia oleh petugas 

Para pengendara motor gede ini malahan melakukan konvoi alias touring di saat diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Dalam video ini, awalnya para pengendara motor gede tersebut berkendara bersama-sama. Namun ternyata di depan mereka ada polisi yang sedang menggelar razia. Bukannya kooperatif, sebagian besar para pengendara moge tersebut justru menggeber sepeda motornya kencang-kencang untuk menerobos razia. Mereka tidak menghiraukan polisi yang nyaris kena tabrak.

Sementara itu, pengendara motor gede yang merekam kejadian ini justru memilih untuk menepikan kendaraan yang ditungganginya. Motornya kemudian akan ditahan oleh polisi jika teman-temannya yang kabur tersebut tidak mau kembali.

Mereka dinilai tidak menghargai polisi yang sedang menjalankan tugasnya.

"Saya nggak mau tahu, panggil temen-temennya tadi yang pada kabur. Kalau kamu nggak manggil, motor kamu saya tahan", ujar seorang petugas polisi dalam video tersebut.



Benar-benar kelakuan yang tidak patut dicontoh.

Monday, April 20, 2020

Ini Video Viral dan Kronologi Polisi Tembak Begal dalam Kejar-kejaran Seru Pakai Motor Saat PSBB Covid-19

Aksi kejar-kejaran ala film laga Hollywood berlangsung menegangkan diwarnai tembakan terhadap dua orang begal yang melarikan diri dikejar satuan Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur.

Video aksi itu menjadi viral di internet di mana kejadian di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Begal Ditembak
Screenshot adegan menegangkan Tim Rajawali saat mrlumpuhkan begal dengan menambak pelakunya

Tampak pelaku yang ingin berusaha meloloskan diri tak menghiraukan tembakan peringatan dari polisi hingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan langsung yang diarahkan pada pelaku.

"Iya betul kejadiannya. Pelaku sudah ditangkap dan diproses," kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Arie Ardian saat dihubungi Indozone, Minggu (19/4/2020).

Lebih jauh, Arie mengatakan insiden itu terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Tipar Kampung Baru, Cakung Barat, Jakarta Timur.

Kala itu pelaku merampas handphone (HP) korban dan mengacungkan senjata tajam ke arah korban.

"Saat itu korban dan saksi sedang berjalan kaki di TKP tiba-tiba ada pelaku menggunakan sepeda motor menghampiri korban langsung merampas HP korban," ungkap Arie.

Pelaku begal sempat mendorong korban hingga korban tersungkur. Rekan korban pun saat itu melarikan diri karena merasa ketakutan.

"Korban sempat terjatuh kemudian bangun namun pelaku mengacungkan clurit ke arah korban. Kemudian para pelaku kabur ke arah Jalan Raya Bekasi," kata Arie.

Saat bersamaan, Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur sedang melakukan Patroli dan melewati ruas TKP penjambretan.

Setelah polisi mendapat informasi itu, polisi langsung melakukan pengejaran terhadap dua pelaku tersebut.

Singkat cerita polisi akhirnya mendapati target pelaku. Kejar-kejaran pun tak terhindarkan hingga akhirnya polisi menindak tegas dengan mencoba menembak para pelaku dengan tujuan untuk menghentikan pelarian tersangka.



"Betul kita saat itu lagi patroli dan anggota kita mobile terus. Saat baru banget dapat info kita langsung kejar," papar Arie.

Kedua pelaku akhirnya berhasil tertangkap polisi. Pelaku berinisial WDF (17) mengalami luka tembak pada bagian perut dan dilarikan ke rumah sakit untuk diobati.

Sedangkan satu pelaku lain berinisial MSA (18). Saat ini polisi masih mengintrogasi tersangka dan mengembangkan kasus tersebut.

"Pelaku dua-duanya sedang kita periksa," pungkas Arie.

Video Viral: Kronologi dan Klarifikasi Polisi Mengenai Pelarangan Ibadah Online Umat Kristen Oleh Tetangga di Cikarang

Pada akhir pekan ini beredar video kegiatan ibadah online di rumah yang viral (video asli bisa dilihat di bagian akhir artikel berita ini - red) karena diprotes warga. Polisi pun turun tangan menangani peristiwa ini.

Dalam video berdurasi 31 detik yang diupload akun Instagram @arionsihombing, terlihat ada dua orang pria mendatangi rumah warga. Salah satu pria yang mengenakan peci, baju koko putih serta sarung, menghardik penghuni rumah tersebut.

Screensho adegan video pelarangan ibadah online yang viral


"Ini kan ibadah biasa Pak," kata si perekam video tersebut kepada pria berpeci, seperti yang dilihat detikcom di akun Instagram @arionsihombing, pada Minggu 19 April 2020.

"Bukan masalah ibadah, itu kaga boleh!" ujar pria berpeci.

Dalam potongan video tersebut tak dijelaskan apa maksud kata 'itu' yang disampaikan pria tersebut. Belakangan, menurut versi penjelasan pihak kepolisian, disebutkan bahwa hal yang diprotes oleh pria berpeci tersebut adalah proses kumpul-kumpul di rumah itu. Adapun dari pihak tuan rumah, menyatakan kumpul di rumah tersebut merupakan bentuk ibadah biasa, dan mereka mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan ibadah tersebut di rumah.

Pada adegan yang terekam dalam video tersebut, pria berpeci itu tampak hendak merebut ponsel yang digunakan untuk merekam video. Dia keberatan jika direkam.Ia pun menantang ancaman si perekam video, "Silakan laporkan!"

Sedangkan rekan dari pria berpeci, yang mengenakan kemeja hitam dan celana panjang meminta perekaman dihentikan agar pria berpeci tak semakin emosi.

"Itu jangan direkam, entar aja dulu," kata pria berkemeja hitam.

"Nggak apa-apa, saya dokumentasi," jawab si perekam.

Akun Instagram @arionsihombing menyertakan keterangan dalam unggahan videonya. Dia mengatakan video itu direkam saat dia dan keluarganya mengadakan ibadah dari rumah.

"Kronologinya kami biasa mengadakan ibadah di rumah setelah kejadian COVID-19 ini, dan yang pasti keluarga inti tentunya. Namun tiba-tiba Pak Hj ini dan RT datang sontak marah-marah sambil bawa kayu dan membubarkan ibadah kami," tulis @arionsihombing

Dia menuturkan karena kegiatan ibadah di rumah dilarang oleh kedua pria yang dia sebut Pak Hj dan RT, dia berinisiatif merekam kejadian itu. Lalu kedua pria yang menyambangi rumahnya pergi.

"Karena kami nggak boleh ibadah di rumah, aku langsung videoin kejadian itu. Lalu dia pergi. Cuma kami takutnya nanti malam dia akan membawa massa (sekitar 12 tahun yang lalu rumah kami pernah didemo saat ibadah syukuran rumah, dan diteror 1 bulan penuh, dilempari batu tengah malam, dan kami terpaksa berjanji agar tidak mengadakan ibadah di rumah)," @kata arionsihombing.

Dia menyesalkan kejadian ini karena menurutnya, keluarganya sudah patuh dengan anjuran pemerintah soal beribadah di rumah. Dia pun mengaku memberi kesempatan kepada dua tetangganya untuk meminta maaf.

"Namun yang sangat kami sesali, keluarga kami yang berusaha turut akan anjuran pemerintah untuk beribadah di rumah (keluarga inti dan tidak mengundang siapapun) masih ada saja yang usik. Sebelum menuju ke jalur hukum, kami keluarga masihg memberikan kesempatan untuk anda meminta maaf," ujar @arionsihombing.

Dia menyertakan lokasi kejadian yaitu di Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Video ini diunggah arionsihombing sekitar pukul 16.40 WIB hari ini.

Unggahan video ini juga ditandai ke akun Instagram @lambeturah, @urbancikarang, @hidupbatakcomm, @obrolanpolitik, @mastercorbuzier, @ najwashihab, @jokowi, @basukibtp, @yipcindonesia, @jaringangudsurian dan @ridwankamil.

"Saya akan cek malam ini ke aparat setempat. Sangat disesalkan, seharusnya ini tidak boleh terjadi. Karena beribadah adalah hak setiap warga. Dan sudah sesuai anjuran untuk tidak melakukannya di ruang publik selama pandemi COVID," tulis Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil lewat akun Instagram @ridwankamil, dalam kolom komentar.

Kepolisian akhirnya turun tangan

Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Somantri saat dihubungi untuk mengkonfirmasi kejadian tersebut mengatakan bahwa ada perbedaan antara penjelasan yang ditulis akun Instagram @arionsihombing dengan kepolisian.

"Iya tadi itu ada bimaspol sudah laporan mau diselesaikan secara kekeluargaan," kata Somantri pada hari Minggu malam 19 April 2020..

Menurut Somantri, penghuni rumah yang melakukan ibadah dari rumah bernyanyi dan berkumpul dengan orang dari luar Cikarang Pusat.


"Iya, dia biasalah nyanyi-nyanyi di rumah, kumpul-kumpul gitu, kan nggak boleh. Dari luar itu (orang yang berada di dalam rumah)," ujar Somantri.

Dia juga membantah Ketua RT datang ke rumah tersebut dengan membawa kayu. Somantri menuturkan Ketua RT hanya memarahi penghuni rumah.

"Nggak ada (bawa kayu). Cuma marahin aja. Biasalah kan orang Medan gitu. Mau diselesaiin itu bimaspol saya sudah ngomong," ucap Somantri.

Somantri menyebut peristiwa dalam video itu terjadi siang tadi. Dia menyebutkan kegiatan ibadah di rumah itu menuai protes karena adanya jemaat yang datang dari luar wilayah itu.

"Ya kumpul (beribadah), dateng orang luar. Jadi ada beberapa orang, ada 15 orang. Dia datangin orang (dari luar Cikarang Pusat), kalau (ibadah) sendiri sih nggak apa-apa. Kan lagi massa begini (pandemi Corona) ya, ibadah ya ibadah masing-masing di rumah, ini (jemaat) dari luar (Cikarang Pusat)," terang Somantri.

"Ini lagi diselesaiin kok (dengan bismapol, RT setempat)," sambung Somantri.



Sumber: Detikcom

Sunday, April 19, 2020

Ketika Hotman Paris Ungkap Ada Pimpinan Parpol Religius yang Booking Artis untuk "Wik..wik" ke Luar Negeri

Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea membongkar kenakalan beberapa oknum politisi termasuk pimpinan partai politik di Indonesia yang terlibat dalam prostitusi artis kelas kakap.

Sebagai seorang pengacara yang telah menangani sederet klien dari kalangan selebritis di tanah air, Hotman Paris tentu mengenal ratusan artis dan model Tanah Air.

Screenshot rekaman Hotman Paris dan Melaney Ricardo memandu acara Hotman Paris Show yang menghadirkan Moammar Emka sebagai narasumber tentang prostitusi artis di kalangan politikus 


Diakui Hotman, satu di antaranya mengaku pernah diajak kencan oleh seorang pimpinan partai politik yang dikenal religius.

Dikatakan Hotman Paris, pimpinan partai politik ini menyewa seorang cewek untuk diajak plesir sambil berhubungan layaknya suami istri di luar negeri.

Maraknya kasus prostitusi online yang menjerat sederet artis membuat ia kembali teringat akan pengakuan artis kenalannya itu.

"Ada seorang cewek mengaku dibawa pimpinan partai politik, bahkan lembaga negara," tutur Hotman Paris.

Hanya saja, metode kencan yang dipilih politisi ini berbeda dengan yang kebanyakan biasa dipraktekkan,sebab mereka tak melancarkan aksinya di Indonesia, melainkan di luar negeri.

"Caranya sewa private jet dari (bandara) Cengkareng, Halim lalu mainnya di Hong Kong," ungkap Hotman.

Pengakuan Hotman Paris ini tentu mengejutkan Melaney Ricardo serta Moammar Emka, yang menjadi bintang tamu dalam acara talk show yang dipandunya.

"Serius," Hotman Paris meyakinkan.

Melaney Ricardo yang mendengar kabar itu pun melongo dibuatnya.

"Karena kalau di Indonesia takut ketahuan, ya?" sahut Melaney.

Menurut Hotman, selain takut ketahuan, politisi ini juga enggan naik pesawat bersama penumpang lainnya.

"Pertama, takut ketahuan. Kedua, mereka nggak mau naik pesawat penumpang," tambahnya.

Moammar Emka, sang pun membenarkan adanya fenomena yang diceritakan Hotman Paris tersebut. Penulis buku 'Jakarta Undercover' ini pun menyebut tindakan seperti itu punya istilah tersendiri.

"Namanya di kalangan prostitusi kelas atas itu plesir seks," ungkapnya.

Moammar lantas membeberkan sederet fasilitas mewah yang akan diterima sang artis jika mau diajak kencan oleh pria hidung belang ke luar negeri.

"Itu semua lengkap tuh, private jet, shopping di mana, nginep di mana, berapa hari? Pulang-pulang udah rekening penuh. Nggak cuma rekening doang juga belanja," tambahnya.

, Hotman Paris pun mengungkapkan prostitusi artis kelas atas sulit untuk terendus publik lantaran hampir tak terlihat berduaan.

Pasalnya, tidak hanya penyewa dan si artis yang bermain, tetapi ada peran ajudan di dalamnya.

"Hampir mereka tidak pernah berdua. Ajudan yang bermain. Jemput, si cowoknya udah nunggu di pesawat," ungkapnya.

Moammar Emka lantas membandingkan cara yang dipakai prostitusi artis kelas atas dengan kasus prostitusi online yang baru-baru ini terungkap di Surabaya.

"Gak ada transfer-transfer kayak di Surabaya, tapi cash. Pakai dolar, kan jadi kecil lipetannya," imbuhnya.

Sumber: Tribunnews

Saturday, April 18, 2020

Video Viral Detik-detik Remaja Tewas Tertabrak Kereta Api Ketika Asyik Tawuran di Tengah PSBB Covid-19

Di saat diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jadebotabek, beberapa kelompok remaja bukannya belajar dan berdiam diri di rumah malahan tawuran hingga jatuh korban tewas.

Seorang remaja berinisial BP (16) tewas terserempet KRL di jalur kereta perbatasan Duri Pulo dengan Tambora Kaliayar. Korban tewas saat sedang asyik melempar batu saat tawuran di lokasi kejadian.

Screenshot detik-detik remaja pelaku tawuran tewas karena tertabrak KRL yang sedang melintas

"Terjadi tawuran di rel kereta api, tiba-tiba kereta dari arah Tanggerang menuju Stasiun Duri menyerempet salah satu anak yang sedang tawuran," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto pada Kamis 16 Apriel 2020.

Karena terserempet oleh kereta api yang sedang melaju kencang korban langsung terjatuh dalam posisi tertelungkup dan tidak sadarkan diri.

Saksi mata mengatakan bahwa korban tidak mengindahkan bunyi kencang dari klakson kereta api yang berkali-kali dibunyikan oleh masinis.

Masyarakat sekitar kemudian menolong korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat. Namun, dalam perjalanan korban dinyatakan meninggal dunia.

"Selanjutnya dilakukan pertolongan untuk dilarikan ke RS Sumber Waras, namun dalam perjalanan ke RS Sumber Waras yang bersangkutan meninggal dunia," ungkap Heru.

Video detik-detik korban tertabrak KRL ini pun viral di media sosial.




Sungguh disayangkan bahwa generasi muda yang merupakan para penerus bangsa di masa depan tidak memiliki kesadaran untuk mentaati peraturan yang dibuat oleh pemerintah demi kebaikan bersama di masa pandemi Covid-19 ini.
 

Thursday, April 16, 2020

Kim Jong Un Tembak Mati Menterinya Gara-gara Masalah Sepele

Presiden Korea Utara, Kim Jong Un dengan tanpa basa-basi dilaporkan telah mengeksekusi mati Menteri Pertahanan Korea Utara Hyon Yong Chol hanya gara-gara tertidur dalam suatu acara yang dipimpinnya.

Menteri Pertahanan yang bernasib malang tersebut diketahui tertidur dalam sebuah acara resmi yang dihadiri Kim Jong Un.

Kabar tersebut disampaikan Dinas Intelijen Korea Selatan (NIS) kepada para politisi dalam sebuah rapat di parlemen.

Presiden Korea Utara, Kim Jong-un


NIS mengatakan, eksekusi terhadap Hyon Yong Chol disaksikan ratusan pejabat tinggi militer belum lama ini.

Eksekusi hukuman mati itu dilakukan di sebuah lapangan di pusat pelatihan militer Kanggon, sebelah utara Pyongyang.

Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, mengabarkan, Yong Chol dieksekusi dengan cara ditembak menggunakan senjata anti-serangan udara.

Eksekusi mati tanpa pengadilan adalah hal yang lumrah di Korea Utara. Tampak pada gambar, seorang wanita Korut menjalani eksekusi dengan ditembak mati secara langsung dibelakang kepalanya (sumber: Youtube)


Sementara itu, Komite HAM untuk Korea Utara (HRNK) yang berbasis di AS meyakini, eksekusi terhadap Yong Chol menggunakan enam senjata anti-serangan udara, ZPU-4.

Senjata itu, kata HRNK, merupakan senjata yang sangat kuat yang memiliki jangkauan hingga 8.000 meter.

Namun, untuk keperluan eksekusi itu, senjata tersebut hanya ditembakkan dari jarak 30 meter.

HRNK bahkan memublikasikan sejumlah citra satelit yang diklaim menunjukkan area tempat para pejabat tinggi Korea Utara menyaksikan eksekusi itu.

Hyon Yong Chol, yang belum genap setahun menduduki jabatannya itu, juga diyakini pernah menyuarakan keluhan terhadap Kim Jong Un, dan beberapa kali mengabaikan perintah sang pemimpin.

Dia ditahan pada akhir April dan dieksekusi hanya tiga hari setelah penangkapannya, tanpa melalui proses hukum, menurut keterangan NIS.

Sebelumnya, orang nomor satu di Korea Utara itu juga sempat menembak mati pejabat yang melarikan diri saat proses karantina virus corona. Hal itu dilakukannya karena kekhawatiran virus corona akan merebak di negaranya.

Sumber: Tribun News

Vietnam, Laos, Kamboja Nol Kematian Covid-19. Kok Bisa?

Hingga hari ini sudah ada lebih dari 200 negara yang bergelut melawan wabah COVID-19 yang berawal di Wuhan, China pada Desember 2019 lalu.

Di banyak negara hingga kini masih dilaporkan adanya peningkatan jumlah kasus infeksi dan kematian. Namun demikian, beberapa negara ternyata mampu menekan angka kasus dan bahkan tidak melaporkan kematian sama sekali. Beberapa negara yang melaporkan nol kematian akibat COVID-19 di antaranya yaitu Vietnam, Laos dan Kamboja.

Hanoi
Kepadatan lalu lintas di Ibukota Vietnam, Hanoi pada hari kerja sebelum pandemi Covid melanda


Sebagaimana dilaporkan Worldometers, Vietnam memiliki 262 kasus corona per Senin 13 April 2020 pukul 09:45 WIB. Dari jumlah tersebut, 144 orang sembuh dan tidak ada korban jiwa. Sementara di Laos hanya ada 19 kasus dan tanpa kematian, meski belum ada yang sembuh. Sedangkan di Kamboja ada 122 kasus dan 77 di antaranya sembuh.

Berikut cara lain yang dilakukan negara itu untuk menekan angka kasus dan kematian:

Vietnam

1. Tindakan cepat

Pada 1 Februari, Vietnam memulai serangkaian inisiatif untuk mengatasi penyebaran virus COVID-19, yaitu dengan menangguhkan semua penerbangan ke dan dari China. Mereka juga memutuskan untuk menutup sekolah-sekolah setelah liburan tahun baru Imlek. Selanjutnya, semua kendaraan darat seperti bus, mobil sewaan, taksi akan ditangguhkan, kecuali kendaraan layanan pengiriman makanan.

2. Karantina 21 hari

Dua minggu setelah ditetapkannya pemberhentian penerbangan dari dan ke China, karantina 21 hari diberlakukan di provinsi Vinh Phuc, utara Hanoi. Keputusan itu dipicu kekhawatiran terhadap status kesehatan pekerja migran yang kembali dari Wuhan, China, tempat virus corona pertama kali mewabah.

3. Physical Distancing

Penerapan kebijakan itu pun diberlakukan hingga akhir April. Jarak fisik yang mereka lakukan bukan dengan memberhentikan aktivitas perdagangan atau layanan penting, melainkan membatasi masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tak ada keperluan mendesak.

Pemerintah di Vietnam juga memberikan ultimatum agar semua masyarakat menggunakan masker di tempat umum seperti supermarket, stasiun, bandara dan semua alat transportasi umum.

4. Protokol kesehatan

Perwakilan WHO di Vietnam Dr Kidong Park menghubungkan keberhasilan Vietnam mencegah penyebaran virus corona dengan langkah proaktif dan konsistensi pemerintah. Petugas kesehatan Vietnam membuat protokol untuk menilai infeksi dan tingkat keparahan:

- Dokter diharuskan mengobati gejalanya, seperti demam

- Pasien menjalani diet ketat dan bergizi

- Memonitor tingkat saturasi oksigen dalam darah pasien

Vietnam juga telah menunjuk 30 pusat screening nasional untuk pengujian diagnosa COVID-19, serta ada 45 tim yang akan merespon dengan cepat untuk membantu fasilitas kesehatan dalam menangani sejumlah pasien.

Laos dan Kamboja

Sementara itu, Laos sudah melakukan penguncian pada perbatasan wilayah sejak kasus corona booming di China. Negara itu juga menutup sekolah dan meminta rumah sakit untuk siaga penuh.

Dikutip dari The Strait Times, dengan bantuan WHO dan mitra, kementerian kesehatan Laos mengembangkan sistem pendeteksi yang kuat guna menanggapi ancaman kesehatan. "Ini (termasuk) memiliki laboratorium yang baik dan jaringan epidemiologis wabah terlatih yang tersebar di seluruh negeri," kata Dr Reiko Tsuyuoka, pejabat WHO untuk kasus darurat.

Kamboja sendiri memerintahkan penutupan semua perbatasan dan provinsi. Bahkan lockdown secara nasional akan dilakukan 16 April nanti.

Mengutip The Nation Thailand, institu dalam negeri juga telah diterjunkan untuk mendiagnosa dan mengidentifikasi kasus corona di seluruh negeri. Alhasil 57,63% kasus dinyatakan sembuh.

Sumber: NBC

Wednesday, April 15, 2020

Kronologi Satpam Rumah Sakit yang Positif Covid-19 dan Tidak Bertanggung Jawab Menulari Warga Sekampung

Seorang satuan petugas keamanan RS dr. Kariadi Semarang yang diketahui berasal dari Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, diketahui tidak bertanggung-jawab ketika menjalani isolasi mandiri.

Dia sempat pulang kampung dan berkontak dengan banyak orang di kampung dalam kurun waktu yang seharusnya digunakan untuk masa isolasi tersebut. Belakangan diketahui dari hasil tes swab nya yang telah keluar dan ternyata satpam tersebut dinyatakan positif Covid-19.



Saat dilakukan pelacakan (tracing), satpam berusia 24 tahun itu ternyata sempat berkontak dengan banyak warga kampung. Oleh sebab tersebut, seluruh warga sekampung diminta melakukan tes kilat atau rapid test virus corona.

"Tracing masih diupayakan. Selain keluarga, ada banyak orang yang sempat kontak dengan orang itu. Nanti, mereka akan kita rapid test," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan, Slamet Widodo, pada Selasa 14 April 2020.

Acara Tahlilan dan Main Bola Voli

Pria yang bekerja sebagai satpam RSUP dr Kariadi Semarang itu sebenarnya pernah dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala Covid-19. Setelah dirawat beberapa hari, dia keluar dari rumah sakit dengan catatan wajib menjalani karantina mandiri di rumah dinas Direktur RSUP dr Kariadi.

Namun, pria tersebut tidak tertib dan justru pulang kampung sebelum masa isolasinya selesai. Alasannya, dia ingin mengikuti acara 40 harian ibunya yang sudah meninggal. "Jadi, harusnya masih menjalani isolasi mandiri. Namun, malah balik kampung dengan alasan ada hajatan 40 hari ibunya meninggal," ungkap Slamet.

Pada hari Minggu dan Senin, 12-13 April 2020, dia juga sempat bermain voli bersama kawan-kawannya di kampung. Pria itu pun sempat membagikan nasi bancakan kepada warga terkait peringatan 40 hari kematian ibunya.

Dijemput Petugas

Ketika dirawat sebelum pulang kampung, pasien tersebut sempat diambil sampel swab tenggorokannya.

Baru pada Selasa 14 April 2020 hasilnya keluar dan dinyatakan positif COVID-19.

O(leh karena itu, petugas RSUP dr Kariadi kemudian segera mendatangi dan menjemputnya untuk kembali diisolasi dengan pengawasan ketat.

"Benar, hasil swab-nya baru keluar dan hari ini dijemput untuk menjalani perawatan. Jadi kini total ada dua warga Grobogan yang positif Covid-19," kata Slamet.

sumber: Kompas

Monday, April 13, 2020

Ini Video Viral Puluhan Turis Bule Gelar Pesta Gila-gilaan Saat Pandemi Covid-19 di Bali

Di saat terjadi pandemi Covid-19 yang mengharuskan warga tidak boleh kelauar rumah serta melaksanakan physical distancing untuk memutus rantai penyebaran, para wisatawan asing di Pulau Bali tidak mengindahkan anjuran pemerintah dan malahan menggelar pesta.

Hal ini diketahui setelah viralnya sebuah video yang menampilkan sekelompok warga negara asing (WNA) sedang berpesta di sebuah vila di Bali.

Screenshot para turis bule yang mengadakan pesta saat diberlakukannya larangan pemerintah karena pandemi Covid-19


Dalam potongan video tersebut, puluhan WNA ini berpesta di pinggir kolam renang sambil asyik mendengarkan musik diiringi disjoki (DJ). Karuan saja, ulah para WNA yang terekam dalam video yang diunggah di akun Instagram @infobalitoday ini mendapat kecaman dari netizen.

Sebab, mereka seperti mengabaikan imbaun untuk menjaga jarak dan larangan berkerumun untuk mencegah penyebaran virus corona. Kepala Satpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara menduga lokasi tersebut berada di Cemagi, Mengwi, Badung, Bali.

Berikut ini adalah rekaman video pesta gila-gilaan para turis tersebut:


Ia mengatakan kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian. "Lokasi Cemagi, sudah polres dan polda yang nangani," kata dia pada Senin 13 April 2020.

Kepala Polres Badung AKBP Roby Septiadi mengatakan, pihaknya akan mencari tahu lokasi video itu.

"Nanti saya cek lagi. Kita sampai saat ini belum ada kabar pasti terkait lokasi," kata Roby. Untuk diketahui,

Gubernur Bali Wayan Koster telah mengeluarkan Instruksi Gubernur dengan nomor 8551 tahun 2020 terkait penguatan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Bali.

Dalam poin kedua intruksi itu, pihaknya melakukan pembatasan kegiatan keramaian dan obyek wisata yakni dengan menutup operasional obyek wisata, operasional hiburan malam, meniadakan keramaian dan atau hiburan, termasuk tajen dan meniadakan kegiatan lain yang melibatkan banyak orang.

Hore! Para Peserta Kartu Pra Kerja Dapat Uang Sebanyak Ini. Cukupkah?

Pemerintah sudah meluncurkan program Kartu Pra Kerja untuk menyelamatkan korban PHK di tengah pandemi Covid-19.

Dalam program ini, Rp 3,5 juta akan diberikan kepada peserta Kartu Pra Kerja.



Pemerintah membaginya, selama 4 bulan pelatihan, peserta akan diberikan uang saku Rp 2,4 juta atau Rp 600 ribu per bulan. Kemudian Rp 1 juta di antaranya akan dialokasikan untuk pelatihan. Terakhir Rp 150 ribu akan diberikan sebagai insentif usai pelatihan selama 3 bulan.

Namun, menurut buruh harusnya dana pelatihan dan insentif dicairkan saja dan dialihkan menjadi dana bulanan. Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar mengatakan, buruh per bulannya bisa mendapatkan dana hingga Rp 850 ribu setiap 4 bulan, tidak cuma Rp 600 ribu.

"Lebih baik memang duit pelatihan dan insentifnya bisa digeser ke pekerja aja, Rp 1 juta ini sangat penting buat mereka daripada dikasih ke lembaga pelatihan. Bisa lah kasarnya Rp 850 ribu sebulan dalam 4 bulan mereka dapat," kata Timboel, Senin 13 April 2020.

Jumlah itu saja disebut masih jauh dari standar, secara rata-rata menurut Timboel, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan di tahun 2019 konsumsi rata-rata masyarakat ri Indonesia mencapai Rp 11,3 juta per tahun. Menurutnya, sebulan rata-rata masyarakat menghabiskan Rp 941 ribuan.

"Data BPS di 2019 kemarin sangat jelas, konsumsi rata-rata masyarakat per orang secara nasional itu Rp 11,3 juta per tahun, Rp 941 ribuan per bulan. Konsumsi per individu Rp 941 ribu, ini kalau cuma Rp 600 ribu untuk satu keluarga ya kurang," kata Timboel.

Pengamat ketenagakerjaan Universitas Airlangga, Hadi Subhan, menambahkan bahwa memang dana untuk pelatihan dikosongkan saja. Dialihkan untuk untuk menambah dana bulanan bagi para pekerja, hitung-hitung sebagai pengganti gaji.


"Memang harusnya dinolkan saja dana pelatihan pada program Pra Kerja tahun ini. Dialihkan ke yang Rp 600 ribu per bulan. Dapat apa cuma Rp 600 ribu, nggak cukup untuk bertahan hidup, hanya bertahan agar tidak mati saja itu mah," kata Hadi.

"Perlu diperhatikan memang bantuan ini harusnya bisa gantikan pendapatan mereka, meski pas-pasan," tegasnya.

Sumber: Detik

Ini Tipe Pengendara Kendaraan Bermotor yang Bisa Didenda Rp 100 Juta Saat PSSB

Pemprov DKI Jakarta resmi menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak Jumat 10 April 2020, hingga 24 April 2020.

Penerapannya telah diatur dalam Pergub nomor 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.



Saat PSBB diterapkan, maka aktivitas warga di luar rumah akan dibatasi. Pengendara juga akan diawasi secara ketat oleh Polda Metro Jaya dan Dishub DKI.

Pengendara wajib memakai masker, dan sarung tangan untuk pemotor. Sementara, untuk pengemudi mobil wajib mengatur posisi duduk untuk menjaga jarak fisik, dan mengurangi kapasitas penumpang 50%.

Jika melanggar, maka pengendara terancam penjara satu tahun dan denda Rp100 juta sesuai dengan pasal 27 dalam Pergub tersebut.

"Prosesnya nanti kita akan kerjakan bersama-sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan bahwa seluruh ketentuan ini dilaksanakan, termasuk juga ketentuan yang ada di Pasal 93 UU 6/2018 terkait Karantina Kesehatan di mana bisa mendapatkan sanksi hukuman selama-lamanya 1 tahun dan denda sebesar-besarnya Rp 100 juta," ucap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedam konferensi pers, Kamis 9 April 2020.

"Sanksi, dalam hal ini sesuai dengan ketentuan yang ada, bahwa ini ada di dalam Pasal 27. Pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, termasuk sanksi pidana. Dari mulai pidana ringan dan bila berulang bisa menjadi lebih berat," lanjutnya

Oleh karena itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu mengenai PSBB hingga Minggu (12/4/2020).

Terkait sanksi untuk mereka yang melanggar, Yusri mengatakan mereka tidak akan langsung menjatuhkan sanksi. Kepolisian akan melakukan pendekatan secara humanis kepada warga terkait peraturan ini.

“Kami tetap melakukan pemeriksaan secara humanis, kalau ada mobil kita hentikan secara baik-baik. Penindakan itu kalau yang kita periksa justru menantang atau melawan petugas, itu baru kami tindak,” ucapnya.

Pengendara yang bersedia diberitahu kesalahannya, akan dibiarkan oleh petugas tanpa dijatuhkan sanksi.

Saturday, April 11, 2020

Video Viral Polwan Sukses Bubarkan Kerumunan Warga yang Ngeyel di Tengah Pandemi Covid-19

Walau sudah berulangkali dihimbau agar menjauhi kerumunan dan tidak berkerumun untuk mencegah penyebaran dan memutus rantai penularan virus corona COVID-19, tetap saja masyarakat kita masih banyak yang keras kepala dan tidak mematuhinya.

Bahkan, para polisi harus turun tangan untuk membubarkan warga yang masih asyik nongkrong di tempat makan atau membuat kerumunan.


Walau begitu, beberapa warga masih ngeyel saat dibubarkan. Namun belakangan, beredar sebuah video viral di media sosial Twitter yang merekam seorang polwan tengah membubarkan warga dengan cara yang cukup efektif.

Dalam video viral tersebut, polwan itu memberi tahu warga bagaimana jika terinfeksi virus Corona dan meninggal dunia. Ia menyebut bahwa prosesi pemakaman tidak bisa dilakukan layaknya seperti jenazah pada umumnya.

"Kalau positif kena Corona ini rek, kalau meninggal nggak ditungguin keluarga lho ya. Kalau meninggal itu dibungkus plastik, nggak boleh dimandikan, hanya ditayamumi saja. Dibungkus plastik, nggak diantarkan keluarga yo rek. Yang menguburkan hanya tenaga medis. Aduh... nggak punya takut, ya ampun... ayo rek, cepet pulang rek," ucap polwan tersebut dalam logat bahasa jawa yang kental. Menurut keterangan dalam video, kejadian ini terjadi di Jawa Timur.

Dalam video viral itu juga terekam, selama polwan tersebut berbicara, beberapa warga yang masih berkumpul perlahan pergi dengan motornya masing-masing.



"Cara polwan ini cukup efektif membubarkan kerumunan warga yang lagi di warung, cukup dengan pendekatan agama semua pada takut. Bravo polwan," tulis pemilik akun

"Dihimbau pakai undang-undang, pakai penjara, pakai denda, nggak ngurus. Diinfo mengenai mati nggak dianter, langsung bubar," tulis akun @hericz.

"Bu polwan terlalu sabar. Nggak ada adegan marah-marah. Arek arek iki ancen nduablek kok," komentar @Aamiichaaan.

"Actually that was right.. barusan kenalan mengalami hal yang sama. Walaupun masih suspect, dan belum keluar hasil labnya, tapi pemakamannya dilakukan seperti itu. Dibungkus plastik, petinya dilem, nggak ada keluarga yang deket-deket pas acara di kuburan," ungkap @cadd_pinterest.

"Haha betul ampuh banget. Gue ngingetin orang tua jangan keluar rumah tapi masih aja pergi ke pasar. Pas dikasih tau begini baru diem di rumah," tambah @nblhslsbl.

"Mendengar logat Jawa Timuran tapi nggak misuh-misuh dan nggak dibumbuin kata "jnck" kok kayak kurang greget gitu lhooo hahaha. Tapi makasih bapak ibu polisi, jaga kesehatan," cuit @annisawidi.

Salut untuk Polwan ini.

Friday, April 10, 2020

Ini Nasib Penumpang yang Menipu Ojol Dengan Menjanjikan Bayaran Rp 700.000 Untuk Mengantar ke Solo dari Purwkerto

Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo akhirnya berhasil menangkap penumpang yang menipu pengemudi ojek online (ojol) Mulyono (59), asal Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas di Solo, Jawa Tengah, Selasa 7 April 2020 sore.

Pelaku yang berinisial SA, diketahui warga Banyuanyar, Banjarsari. Karena mengalami gejala batuk, pelaku akhirnya dilarikan ke salah satu rumah sakit di Solo untuk menjalani perawatan.

Mulyono

"Iya, kemarin sore kita amankan. Karena batuk, dibawa ke rumah sakit," kata Kapolresta Solo Kombes Andy Rifai di Solo, Jawa Tengah,

Peristiwa ini bermula saat pelaku akan mudik dari Jakarta ke Solo, Jawa Tengah. Sesampainya di Terminal Bus Bulupitu, Purwokerto, pelaku memesan ojek online untuk mengantarkannya ke Solo. Padahal, jarak dari Purwokerto ke Solo sangat jauh, sekitar 230 kilometer.

Pelaku menjanjikan akan membayar ongkos perjalanan sebesar Rp 700.000. "Sampai di Solo, pelaku meninggalkan pengemudi ojol tanpa membayar ongkos karena tidak punya uang," terang dia. Pihaknya juga belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena belum ada laporan dari korban. Karena viral di media sosial, akhirnya pelaku ditangkap.

Belum ada laporan. Itu hanya viral di media sosial, kita amankan dahulu," ujar Andy. Sebelumnya diberitakan, Mulyono (59), warga Kalibagor, Desa Srowot, Banyumas, menjadi korban penipuan di Solo, Sabtu (4/4/2020).

Kabar terkini
SA yang menipu Mulyono ini seperti yang dikatakan oleh Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo akhirnya dikarantina di Graha Wisata Niaga karena ditolak oleh keluarganya karena mengalami gejala demam dan batuk.

Karena kasus ini viral, maka pihak Polresta Solo mengamankan pelaku di tempat karantina dan melakukan penangkapan (penahanan dalam karantina). Pelaku dijerat dengan pasal tindak pidana penipuan.

Mulyono pun akhirnya harus menjalani Rapid Test Covid-19, hasilnya non reaktif (negatif). Kini Mulyono menjalani karantina mandiri di rumahnya.

Yang lebih luar biasa, Mulyono meminta agar SA yang telah menipunya agar jangan dipenjara karena alasan kemanusiaan.

Sebelumnya diberitakan Mulyono diminta mengantar penumpang (inisial SA) dari Terminal Purwokerto ke Solo sejauh 230 km. Ia mendapat order tersebut saat mangkal di depan terminal. Mulyono sempat menolak karena terlalu jauh. Namun, penumpang tersebut menawarkan bayaran Rp 700.000. Mulyono pun menyetujuinya. Ia mengantarkan penumpang yang mengaku asal Solo itu untuk pulang.

Sumber: KompasKompasKompasTribun News