Wednesday, October 12, 2016

Tak Perlu Jauh-jauh Ke Laut Mati, Datanglah Ke Pantai Tureloto "Laut Mati"-nya Indonesia

Pantai Tureloto, apakah Anda mengenal destinasi wisata ini? Destinasi wisata yang masih belum banyak dikenal para traveller di Indonesia ini memiliki warna air laut yang jernih dan tenang. Pantainya langsung menghadap ke Samudera Hindia.

Pantai ini juga berbeda dengan kebanyakan pantai di Nias, karena di Tureloto kita tidak hanya akan menjumpai pasir putih tapi juga hamparan karang. Asal usul pantai ini hingga bisa menjadi seperti sekarang pun unik dan sedikit menakutkan.

Dahulu Tureloto sama seperti pantai-pantai lain dengan hamparan pasir putih. Namun kemudian muncul batuan karang ke permukaan yang diakibatkan surutnya air laut karena gempa dan tsunami pada tahun 2005 silam.

Pantai Tureloto
Ini bukan di Laut Mati, melainkan di Pantai Tureloto. Kedua wisatawan asing asal Australia ini dengan mudahnya mengapung seperti di Laut Mati. Yang tidak bisa berenang pun bahkan tidak perlu khawatir tenggelam dikarenakan kadar garamnya tinggi

Gugusan karang terletak beberapa meter dari bibir pantai. Deretan karangnya seolah membentengi pantai dari ombak besar sehingga membentuknya seperti danau atau kolam alam. Bentuk karang-karang di sepanjang pantai ini sangatlah unik.

Salah satu yang unik adalah karang berbentuk setengah lingkaran menyerupai otak manusia, terlihat menonjol dari lainnya. Masyarakat setempat menamai karang tersebut dengan nama 'Batu Otak'

Pantai Tureloto Nias
Jernihnya air di Pantai Tureloto membuat siapapun tak tahan untuk turun ke laut. Asyik

Para traveller tak usah khawatir apabila ingin air atau berenang di Pantai Tureloto. Sebab, gugusan karang yang membentenginya berfungsi sebagai pemecah ombak sehingga aman. Dan bagi wisatawan yang tak bisa berenang juga tidak perlu khawatir tenggelam karena di pantai ini Anda akan dengan mudahnya terapung di permukaan.

Hal ini terjadi karena air laut di Pantai Tureloto memiliki kadar garam yang tinggi seperti air di Laut Mati, Yordania.


Karena itu pula sebagian orang menjulukinya sebagai 'Laut Mati-nya Indonesia'. Jadi, buat apa jauh-jauh dan mahal-mahal ke Yordania kalau negara kita sendiri memiliki destinasi yang mirip dan bahkan lebih indah?

Yuk, mari kita berlibur.

Menelisik Gugatan Dirjen HAM Sebesar Rp 210 Juta Kepada Laundry Kiloan Karena Jas Dinasnya Mengerut, Etiskah?Dirjen

Masih ingat gugatan Dirjen HAM kepada penyedia jasa laundry hanya gara-gara karena jas yang dicuci menjadi mengerut sehingga tidak bisa digunakan untuk menghadiri sebuah acara penting yang mengharuskan sang Dirjen mengenakan jas tersebut?

Nah, setelah kasus ini menjadi ramai di media sosial karena sang penyedia jasa laundry “curhat” dan membuat sang Dirjen panen hujatan akhirnya membuat sang Dirjen bersangkutan angkat bicara untuk klarifikasi.

Dirjen HAM Mualimin Abdi menegaskan bahwa gugatannya yang ditujukan kepada pengelola laundry (kiloan) akibat jas dinasnya berkerut, dilakukan atas nama pribadi. Ia pun beralasan kalau gugatan itu sebagai pembelajaran penyelesaian konflik hukum.

Dirjen HAM Mualimid Abdi
Dirjen HAM Mualimin ketika memberikan konferensi pers (foto: Detikcom)

Menurut Mualimin, gugatan tersebut dia lakukan bukan untuk mencari sensasi atau hal lainnya. Ia beralasan bahwa dirinya hanya ingin memberikan contoh penyelesaian konflik dengan jalur hukum.

"Niat saya menggugat Mas Budi nggak ada niat apa-apa. Saya hanya memberi contoh agar siapa pun, masyarakat yang merasa dirugikan orang lain, kalau jalan lain ditempuh, ya melalui jalur hukum. Sebenarnya pingin itu," ujar Mualimin dalam konferensi pers di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 10 Oktober 2016.
Ia pun mengatakan pada media bahwa saat mediasi dirinya terbersit untuk menerima permintaan maaf sang pemilik laundry. Niat tersebut bahkan diperkuat dengan mencabut kembali gugatannya.
"Tapi di hati saya berniat lagi maka besok juga kalau mas Budi minta maaf dan kita saling memaafkan di waktu pengadilan, saling memaafkan saya bilang mas besok saya cabut gugatannya karena mas Budi sudah minta maaf dan akui kesalahannya," cetus Mualimin.

Mualimin menggugat Fresh Laundry ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) sebesar Rp 210 juta lewat gugatan perdata biasa. Rinciannya, Rp 10 juta untuk harga jas dan Rp 200 juta kerugian immateril.

Tapi benarkah langkah hukum yang dilayangkan Mualimin?

Usut punya usut, berdasarkan UU yang berlaku, seharusnya gugatan Mualimin dilayangkan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dengan ganti rugi tidak boleh melebihi harga barang.

Kalau tidak mau menggunakan jalur BPSK, maka bisa menggunakan jalur peradilan perdata sederhana di pengadilan yang diselesaikan dalam satu pekan. Hal itu diatur dalam Peraturan MA Nomor 2 Tahun 2015 dengan ketentuan ganti rugi hanya seharga kerugian materil/jas Rp 10 juta, tanpa kerugian immateril.

Saat ditanya, apabila niatnya memang ingin memberikan pelajaran hukum kepada masyarakat, lantas mengapa tidak menggunakan sarana hukum perdata khusus yang ada dan malahan sang Dirjen mencantumkan kerugian immateril Rp 200 juta yang jauh melebihi nilai yang harus ditanggung oleh tergugat?

"Sudah selesai-sudah selesai," begitulah  jawab Mualimin buru-buru meninggalkan ruang jumpa pers.
(dari berbagai sumber)

Tuesday, October 11, 2016

Tertangkap Basah Mau Merampok, Kedua Pencuri Ini Malahan Disodomi Oleh Korbannya

Entah mimpi apa semalam sehingga dua orang pencuri bernama Garfield Morgan (54) dan rekannya Kim Gorton (36) sehingga mengalami nasib malang. Mereka mencuri di rumah seorang pria yang ternyata merupakan seorang predator seks.

Kedua pria pencuri yang naas tersebut harus menahan derita selama 5 hari usai disodomi oleh sang permilik rumah yang menjadi sasaran mereka di Florida, Amerika Serikat.

predator sesama jenis
Harry Harrington sang predator. inset: kedua pencuri yang malang

Bukannya berhasil kabur dengan barang curiannya, kedua penjahat ini malahan mengalami nasib naas karena ternyata pemilik rumah, Harry Harrington yang bertubuh besar dengan tinggi 204 cm dan berat 136 kg merupakan seorang penyuka sesama jenis yang sangat agresif.

Parahnya lagi. Harrington yang pernah dipenjarakan atas tuduhan pencabulan sehingga dijuluki The Wolfman, berhasil membekuk 2 pencuri sial ini. Nah, bukannya membawa pencuri ini ke kantor polisi, Harrington malahan “menggarap” alias mengikat menyodomi mereka selama 5 hari.

Polisi baru bertindak setelah mendapat laporan tetangga Harrington yang mendengar suara pria menangis meminta tolong dari rumah Harrington pada 8 Oktober 2016.

(Thugify)

Kisah Di Balik Wafatnya Maulwi Saelan, Pengawal Kepercayaan Bung Karno

Sejarah bangsa tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sosok Maulwi Saelan. Tokoh satu ini namanya bisa dikatakan terhapus dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia semenjak Orde Baru berkuasa.

Siapakah Maulwi Saelan?

Beliau adalah penjaga gawang legendaris tim nasional Indonesia, khususnya kala menahan imbang tim kuat Uni Soviet (tim yang ditakuti di dunia kala itu) pada Olimpiade Melbourne 1956 dengan skor 0-0. Sebagai catatan, tim Uni Soviet yang dihadapi oleh Saelan cs diperkuat oleh kiperlegendaris dunia yang namanya diabadikan untuk Penghargaan Penjaga Gawang terbaik dunia, Lev Yashin.

Selain dikenal sebagai pemain sepakbola, Maulwi Saelan juga merupakan pejuang kemerdekaan. Karir miiternya memuncak kala beliau menjadi Wakil Komandan Tjakrabirawa (Paspampres) yang mengawal Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Maulwi Saelan
Maulwi Saelan (foto: Merdeka)

Indonesia kini telah kehilangan salah satu putra terbaiknya pada Senin malam 10 Oktober 2016. Maulwi Saelan wafat pada usia 90 tahun di RS Pertamina Jakarta.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Maulwi Saelan sudah hampir 2 minggu dirawat di ruang ICU karena kondisi kesehatannya terus menurun sejak Idul Adha lalu.
Selain dikenal sebagai pesepakbola dan komandan Tjakrabirawa, Maulwi Saelan juga merupakan mantan ketua umum PSSI tahun 1964 hingga 1967.

Maulwi Saelan adalah putra Amin Saelan, tokoh nasional dari Makassar, Sulawesi Selatan. Pada era 1950-1960an, ia dikenal sebagai pemain sepak bola nasional. Ia merupakan salah satu orang terdekat Bung Karno.

Saat Bung Karno jatuh sebagai ekses G30S, ketika Orde Baru berkuasa, Maulwi Saelan pernah dipenjara tanpa pengadilan karena dituduh terlibat G30S. Ia dipenjara karena menolak memberi kesaksian palsu bahwa Bung Karno terlibat G30S. Begitu juga dengan Brigjen M. Sabur, yang sampai wafat di penjara karena siksaan batin.

Ketika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkuasa, nama baik Maulwi Saelan dipulihkan sepenuhnya dan diangkat sebagai sesepuh Paspampres. Setiap ada personil Paspampres baru, pasti mereka akan “suwun” ke Maulwi Saelan selaku sesepuh untuk mendapat dukungan moril dan nasehat-nasehat.

Selamat jalan, Pak Saelan. Pengawal setia yang amat dipercayai oleh Bung Karno dan keluarganya. Merdeka!
(dari berbagai sumber)

*penulis beruntung pernah bertemu Pak Saelan yang ramah dan ingatannya tajam sekali pada tahun 2012 (kalau tidak salah ingat)

Monday, October 10, 2016

Foto 2 Orang Ustadz Tolong 2 Biarawati Yang Motornya Mogok Menuai Sensasi

Di negara kita yang menjunjung kerukunan umat beragama dalam keberagaman, sentimen agama dan pengkafiran terhadap umat agama lain menjadi sebuah hal yang jamak dan dianggap wajar.

Hal tersebut kerap kali memancing pertikaian antar pemeluk agama, terlebih lagi masyarakat kita belum mampu bernalar seperti biasa.

Toleransi Umat beragama di Indonesia
Foto 2 orang ustadz yang membantu biarawati Nasrani ini menuai pujian

Sebuah foto jadi viral dan tuai pujian, foto ini menyebar demikian cepat dan menjadi virus pluralisme dalam kebaikan,
Sebuah foto postingan Ade Candra di Komunitas Peduli Malang (ASLI Malang) pada Sabtu 8 Oktober 2016 mendapat banyak respon.

"2 org biarawati motornya mogok, 2 org ustadz bantu perbaiki..."
"Selamat pagi bangsaku...#copas"
Demikian tulis Ade Candra beri keterangan pada foto yang ia posting.

Ia juga mengakui kalau foto tersebut merupakan copas (copy paste) atau mengambil bahan dari akun atau situs lainnya.

Foto ini kemudian menyebar demikian cepat dan membawa pengaruh yang positif. Dari mana foto ini berasal? Ada netizen yang mengatakan kalau foto ini sudah ada sejak 2014.

Di mesin pencarian Google foto ini tak terdata, namun melalui mesin pencarian di Facebook foto ini bertebaran. Foto ini kembali mengemuka setelah sebuah situs dengan nama moslemtoday.com posting artikel dengan foto ini.

Terkait berita ini, marilah coba baca postingan situs moslemtoday.com mengunggah sebuah artikel sekaligus penjelasan dalam Alquran Surat Al Mumtahanah: 8-9.

Mengutip artikel tersebut ayat ini mengajarkan prinsip toleransi, yaitu hendaklah setiap muslim berbuat baik pada lainnya selama tidak ada sangkut pautnya dengan hal agama.

Artikel tersebut diposting situs tersebut dengan tautan dan judul berikut: [Foto] Indahnya Toleransi : 2 Orang Biarawati Motornya Mogok, 2 Orang Ustadz Bantu Perbaiki.

Foto ini membawa perubahan yang baik di dunia maya soal kebaikan dan toleransi beragama.
"Mantaab... bhineka tunggal ika.. malang mbois lop..," respon akun Gabriel Henry Gunawan di postingan Ade Candra.

Akun Gabriel mengira foto tersebut diambil di Malang meski hingga saat ini Tribunnews belum mengetahui di mana lokasi foto tersebut dan identitas dari biarawati serta dua ustaz atau dua pria dengan pakaian muslim.

Hal senada disampaikan oleh akun Rachmad Hidayat," Bumi AREMA ancene Mboiis."

"Love indonesia damai bersatu," imbuh akun Hengki RYant.
(Moslemtoday)

Kisah Dibalik Upaya Pasukan Oranye DKI Selamatkan Kucing Liar Yang Terjebak Di Gorong-gorong

Belakangan ini kita sering melihat kasus orang-orang yang tega membunuh hewan-hewan secara sadis, dan kemudian memamerkan foto-fotonya ke media sosial. Hewan-hewan yang beberapa diantaranya langka dibunuh dengan kejam hanya untuk tujuan bersenang-senang.

Lebih miris lagi ketika ada yang mengadakan penggalangan dana untuk hewan liar yang celaka (belum lama ini ada yang mengadakan penggalangan dana untuk anjing liar yang sakit serta kucing yang patah kakinya karena ditabrak mobil), malahan disangkutpautkan dengan masalah agama dan politik, “Cuma hewan aja pada heboh, sodara-sodara kita di Palestina lebih membutuhkan bantuan”.

Petugas dinas kebersihan DKI selamatkan kucing liar
Sebuah foto yang amat menyentuh sisi kemanusiaan

Sungguh miris, dan mencerminkan bahwa belum dewasanya bangsa kita untuk membedakan soal kemanusiaan dan etika. Maka, karuan saja sang penulis komentar tersebut langsung panen hujatan. “Mencintai makhluk Allah bukan cuma mencintai sesama manusia saja”, demikian komentar salah satu netizen lain.

Di tengah banyaknya orang yang tidak bisa berpikir jernih dan beradab, baru-baru ini sebuah foto dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta mendadak menjadi viral dan menuai banyak pujian karena justru mengisahkan hal yang berbeda. Dua orang pria petugas dinas kebersihan DKI Jakarta, tertangkap kamera tengah menyelamatkan seekor kucing yang terjebak di saluran air.

Kedua petugas ini rela membahayakan nyawanya untuk turun ke dalam gorong-gorong, merangkak masuk ke bawah lorong gelap. Usaha mereka berhasil. Kucing yang malang tersebut berhasil diangkat dan diselamatkan.

Kucing yang mereka selamatkan bukanlah kucing ras yang mahal, melainkan hanya kucing kampung liar. Tetapi tak peduli memperdulikan 'siapa', kedua pria ini tetap memperlakukannya begitu berharga.


Foto sederhana ini membuat kita merasa "kemanusiaan yang beradab itu masih ada!"
(istimewa)

Wednesday, October 5, 2016

Ini Dia Pelaku Penayangan Videotron Bokep di Kebayoran Baru

Penyelidikan kasus penayangan video porno di videotron iklan di daerah Kebayoran Baru belum lama ini pada 30 September 2016 akhirnya menemui titik terang.

PT Mediatrac selaku pengelola videotron yang menayangkan iklan akhirnya angkat bicara setelah salah seorang karyawannya, Samudera Al Hakam Ralial (24), ditetapkan menjadi tersangka.

Videotron Bokep di Kebayoran Lama
Tayangan videotron yang sempat meresahkan pengguna jalan di Kebayoran Baru

Direktur Mediatrac, Tom Malik, mengatakan bahwa pihaknya amat menyesali tindakan karyawannya yang disebut dilakukan atas inisiatif pribadi dan keisengan.
"Kami sangat terkejut dengan terjadinya kasus ini dan sejak awal kami telah dan akan terus mendukung pihak kepolisian dalam melaksanakan proses penegakan hukum," kata Tom pada Selasa 4 Oktober 2016.

Tom mengatakan bahwa sejak awal pihaknya telah bekerja sama dengan kepolisian untuk menyelidiki kasus yang mencoreng nama perusahaannya ini.

Bahkan pada Selasa dini hari itu, dirinya mendampingi para penyidik Kepolisian untuk mengumpulkan barang bukti dari tempat tinggal Samudera.

Pada 30 September 2016 lalu, Samudera diduga meretas videotron tersebut dari laptopnya.


PT Mediatrac Sistem Komunikasi adalah perusahaan jasa yang bergerak di bidang big data analytics. Samudera tercatat sebagai ahli teknologi dan informasi. Akibat perbuatannya ini, Samudera terancam dijerat Pasal 282 KUHP tentang Tindak Pidana Asusila serta Pasal 27 ayat 1 UU ITE dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara dan denda sebesar Rp 15 miliar.