Wednesday, March 16, 2016

Cerita RI Beli Senjata dan Pesawat Jet Tempur Dari Israel Yang Tak Pernah Terungkap

Sikap tegas Presiden Joko Widodo dalam Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (KTT LB OKI) di Jakarta Convention Center, Gelora Senayan, Jakarta Pusat belum lama ini untuk memboikot produk-produk Israel mendapatkan banyak pujian dari banyak pihak.

Menurut Komisi I DPR pernyataan Presiden Jokowi tersebut merupakan langkah yang sangat berani. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang selama ini gemar sekali menyerang pemerintah dalam posisinya sebagai oposisi ikut memuji sikap tegas Presiden Jokowi tersebut.

Walaupun Indonesia tak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, pada kenyataannya bukan berarti Indonesia tak pernah bersinggungan dengan Israel. Sejarah mencatat, bahwa Indonesia ternyata sudah 3 kali membeli produk persenjataan militer dari negara Zionis ini.

Semasa Jenderal Benny Moerdani menduduki jabatan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis ABRI kemudian menjadi Panglima ABRI, militer Indonesia ternyata mempunyai hubungan baik dengan Israel.

Namun hubungan kerjasama tersebut tak pernah dimunculkan ke publik karena di atas kertas (secara resmi), Republik Indonesia tak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel. Karena itu kerja sama yang digagas Benny Moerdani kebanyakan operasi intelijen yang penuh dengan kerahasiaan.

Menurut Salim Said, pengamat militer senior dalam buku "Dari Gestapu ke Reformasi", dikatakan bahwa Benny Moerdani malahan bahkan pernah meminta untuk meminjam roket dari Israel.

Lho, kok?

Hal itu dilakukan Benny untuk menangkal serangan pada pesawat yang ditumpangi Presiden Soeharto saat sedang mengadakan kunjungan ke Timur Tengah. Namun rupanya ketakutan Benny soal serangan yang mengancam Soeharto tak pernah terbukti.

Fakta lain yang dirahasiakan adalah Benny Moerdani juga membeli pesawat A4 Skyhawk dari Israel dan mengirim para pilot TNI AU untuk dilatih di Israel. Operasi super rahasia itu dinamakan Operasi Alpha.

A4 Skyhawk TNI AU dari Israel
Pesawat jet tempur A4 Skyhawk milik TNI AU yang dibeli (beberapa sumber mengatakan hibah) dari Israel

Saat itu para pilot TNI AU mengira awalnya mereka dikirim ke AS, namun ternyata mereka malah dibawa ke Israel. Di sini para pilot berlatih di bawah Israeli Defence Force. Tapi Benny kemudian meminta semua wing, ijazah atau foto yang berkaitan dengan Israel semua dibakar. Sehingga tak ada bukti para pilot dilatih di Israel.

Jenderal LB Moerdani
Jenderal Benny Moerdani, mantan Panglima ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, kini TNI)

Bukan cuma itu, Indonesia pun juga membeli secara khusus senapan semi otomatis IMI Uzi atau secara internasional bernama MP-2 dari Israel. Senapan ini merupakan jenis senjata mesin ringan yang menyerupai pistol. Senjata ini dikembangkan sejak 1949 dan mulai digunakan militer Israel sejak tahun 1954.

Titik berat senjata ini terletak di atas grip pistol, perubahan massa berat senjata saat ditembakkan relatif kecil. Alhasil, saat ditembakkan dengan salvo panjang pun kestabilannya tetap terjamin.

Senapan UZI milik Kopassus yang dibeli dari Israel
Senapan UZI ini dibeli TNI dari Israel dan digunakan Kopassus untuk Operasi Pembebeasan Sandera Woyla di Thailand

Menembak dengan senjata ini boleh dikatakan sama tenangnya dengan menembakkan pistol jenis otomatis seperti FN 9 mm, bahkan mungkin lebih tenang. Peluru yang dipergunakan adalah Parabellum 9x19 mm, dengan magasen mulai dari isi 25 peluru sampai 32 peluru.

Kecepatan menembaknya mencapai 60 butir peluru per menit, sedangkan ketika melakukan tembakan beruntun akan mencapai 100 sampai 120 peluru per menit. Jarak menembak otomatis mencapai 100 meter dan akan meningkat ketika melakukan tembakan salvo hingga 200 meter.

Karena keefektifannya dalam menembak, senjata ini pernah digunakan Kopassus dalam operasi pembebasan sandera di Woyla, Thailand. Dalam misi ini, Kopassus berhasil menembak mati 3 dari 5 orang teroris, dan melukai pemimpinnya. Sedangkan sisanya ditembak mati saat terdorong keluar pesawat.

Ternyata, selama ini kita tidak pernah mengetahui bahwa sebenarnya Israel mempunyai kontribusi positif bagi negara kita walaupun hal tersebut selalu disembunyikan.
(Jakarta Greater, Historia.id, detik)

Tuesday, March 15, 2016

Lulung Tak Laporkan Harta Kekayaan Karena Merasa Dirinya Bukan Pejabat Negara

Abraham Lunggana alias H. Lulung yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta yang juga merupakan politisi Partai Persatuan Pembangunan mengaku bahwa dirinya belum melaporkan harta kekayaannya berupa Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Abraham Lunggana (Lulung)
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, H. Abraham Lunggana alias Haji Lulung

Terkait pelaporan harta kekayaan ini, Lulung mengatakan bahwa dirinya bukan pejabat negara sehingga ia tidak wajib melaporkan harta kekayaan

"Aku bukan pejabat negara. Aku ini wakil rakyat. Yang wajib (menyampaikan LHKPN) kan pejabat negara," kata Lulung Senin 14 Maret 2016.

Setelah dilakukan penelusuran ternyata ditemukan fakta bahwa pelaporan harta kekayaan yang menjadi kewajiban pejabat negara, ternyata belum dipenuhi mayoritas pimpinan DPRD DKI Jakarta. Dari 5 pimpinan yang ada, ternyata hanya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Triwisaksana yang melaporkan dan terdaftar laporan harta kekayaannya. Sedangkan, 4 pimpinan lainnya tidak terdaftar dalam data LHKPN yang dimiliki KPK.

Saat ditanya apakah dirinya akan menyerahkan LHKPN seperti yang telah dilakukan Triwisaksana, Lulung segera bertanya kepada stafnya apakah sudah membuat laporan tersebut.

"Nanti saya laporkan. Kayaknya sudah ditulis sama staf tapi belum diserahkan laporannya," ujar Lulung.

Selain Lulung, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik yang juga politisi Partai Gerindra juga belum melaporkan harta kekayaannya kepada KPK. Taufik mengaku belum melaporkan harta kekayaan karena masih menunggu Kesekretariatan Dewan untuk mengurus secara kolektif.

Menurut Taufik, masalah pelaporan harta kekayaan seharusnya diurus langsung oleh Kesekretariatan Dewan. Dia sendiri tidak berkeberatan untuk melaporkan harta kekayaannya karena merasa rutin membayar pajak.


"Mestinya kan disuruh dong ya. Saya sih siap-siap saja kan kita bayar pajak, jelas kok kekayaan kita, tetapi saya pikir kan kolektif," jelas Taufik saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Senin 14 Maret 2016.
(dari berbagai sumber)

Monday, March 14, 2016

Kisah Nyata Mantan Gelandangan Membangun Kerajaan Bisnis Pendidikan

Bagaimana mungkin seorang gelandangan bisa menjadi milyarder? Namun itulah Tom Ferry. Ferry yang sukses menjalankan bisnis pendidikan ini ternyata bukanlah berasal dari kalangan berada.

Kehidupan masa lalunya ia lalui dengan penuh kepiluan dan keprihatinan. Bagaimana ceritanya sehingga Tom Ferry yang (dulunya) tunawisma alias gelandangan ini bisa menjadi seorang milyarder yang kaya raya.

Tom Ferry
Tom Ferry, dulu gelandangan kini milyarder

Kehidupan masa lalu Ferry adalah seorang tuna wisma dan tidur di kasur rongsok. Masa mudanya ia habiskan untuk mendengarkan musik punk. Ia pun senang berkelahi sampai harus dipenjara. Namun ajaibnya, ia mampu untuk lepas dari kehidupannya yang gelap dalam jeratan kemiskinan.

Titik balik dalam kehidupan Ferry bermula saat ia sudah merasa lelah dengan kehidupan yang ia jalani. Ia berangan-angan bisa hidup sejahtera seperti teman-teman seusianya namun ia tidak mengerti bagaimana caranya.

Ketika dirinya diliputi oleh kegalauan ini, ia akhirnya mencoba untuk menghubungi kembali ayahnya yang telah mengusirnya dari rumah. Ia membujuk dan memohon kepada sang ayah agar mau mengajarkan teknik bisnis yang dijalankan.

Pada walnya, permohonan Ferry ditolak mentah-mentah oleh sang ayah. Namun berkat kegigihannya, ia mampu meluluhkan hati ayahnya dan belajar banyak hal mengenai marketing.

Di bawah bimbingan sang ayah, insting bisnis Tom Ferry mulai terasah. Dari sini ia melihat peluang yang besar di sektor properti. Melalui teknik marketing yang dipelajarinya, ia akhirnya mampu untuk melewati semua beban yang ditargetkan padanya sebagai sales properti dengan mulus.

Ia mampu meningkatkan target penjualan hingga 50% dari tahun sebelumnya. Ia pun lantas dinobatkan sebagai salah satu pemasar properti paling sukses di Amerika Serikat.

Saat ini Tom Ferry dikenal sebagai salah satu mentor pendidikan terkenal di bidang properti. Perusahaannya yang bernama Tom Ferry – Your Coach mengajarkan teknik-teknik pemasaran jitu.

Teknik-teknik yang dipelopori oleh Ferry ini digunakan oleh banyak agen properti agar mampu maraup untung yang besar dalam penjualan. 

Saat ini pendapatan tahunan perusahaannya rata-rata mencapai US$ 20 juta atau setara dengan Rp 261 miliar.

Sunday, March 13, 2016

Inilah 5 Cara Wanita Untuk Bisa Dapatkan Orgasme Tanpa Bercinta

Mitos yang banyak beredar di kalangan pasangan suami istri (pasutri) adalah anggapan bahwa wanita amat jarang dan amat sukar untuk mengalami orgasme sebagai puncak kenikmatan dalam berhubungan intim suami istri.

Namun, faktanya tidak banyak yang tahu bahwa wanita pun dapat mengalami orgasme meski tanpa hubungan intim? 

Apabila diteliti lebih lanjut, pada kenyataannya sentuhan di area sensitif juga dapat membuat wanita merasakan sensasi orgasme yang dahsyat seperti bercinta di atas ranjang bersama pasangan.

Cara Wanita Mendapatkan Orgasme Tanpa Harus Bercinta
Ternyata wanita pun bisa mengalami orgasme hebat tanpa harus bercinta

Berikut ini adalah 5 hal yang bisa buat seorang wanita mengalami orgasme hebat tanpa harus bercinta:

1. Pusar
Wanita dapat merasakan orgasme dengan cara memainkan pusar. Hal ini mungkin terdengar aneh, pusar sangat berdekatan dengan saraf vagus, saraf yang terdapat di sepanjang paru-paru, jantung, esofagus dan area perut. Ketika pusar distimulasi, akan menyentuh titik syaraf yang menimbulkan sensasi nikmat pada area Miss V.

2. Pikiran
 Menurut sebuah penelitian. wanita dapat mengalami orgasme melalui pikiran. Cukup dengan memikirkan tindakan seks seorang wanita sudah dapat mencapai klimaks dan merasakan orgasme.

3. Menguap
Menguap tak selamanya berarti mengantuk. Menguap juga dapat membuat wanita orgasme. Apalagi jika terjadi usai mengkonsumsi obat anti depresan yang mengandung chlomipramine.

4. Berjalan kaki
Seorang wanita asal Belanda dilaporkan dapat mengalami orgasme hanya dengan berjalan kaki dalam kondisi kaki telanjang. Dalam kacamata medis hal ini adalah normal dan dapat terjadi pada wanita manapun.

Hal ini karena saat berjalan tanpa alas kaki, telapak kaki mendapatkan stimulasi yang dapat membuat orgasme.

5. Fitness
Sebuah penelitian menyatakan bahwa ternyata ada hampir 50% wanita pernah merasakan orgasme ketika fitnes. Ada beberapa gerakan fitnes, termasuk gerakan dalam yoga yang menstimulasi otot perut dan tulang panggul sehingga wanita bisa merasakan orgasme.
(Female First)

Saturday, March 12, 2016

Saat Bung Hatta Mempermalukan Pemuda Yang Menghina Bung Karno

Dunia politik memang selalu keras dan kejam. Kondisi perpolitikan di Indonesia, khususnya saat masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah diramaikan dengan polemik mengenai Pasal Penghinaan Presiden. Dimana pasal ini mengatur sanksi yang bakal diterima oleh seseorang atau badan apabila berbuat sesuatu yang menghina atau merendahkan nama baik dan martabat Presiden Republik Indonesia.

Sudah menjadi rahasia umum sejak dahulu, terutama sejak masa pemerintahan presiden pertama yaitu Presiden Soekarno bahwa menjadi seorang Presiden Republik Indonesia yang multi etnis dan amat majemuk tidak pernah mudah karena sedikit-sedikit dikritik bahkan dihina oleh golongan yang berseberangan atau yang tidak suka dan bahkan benci kepada Presiden. Rakyat kita selalu terbiasa enak saja mengkritik dan mau gampangnya saja tanpa paham masalah yang sebenarnya.

Mungkin bagi sebagian orang, menjadi seorang Presiden Republik Indonesia adalah pekerjaan mudah karena tinggal main pemerintah. Apakah benar demikian?

Bung Karno dan Bung Hatta
Presiden pertama RI, Soekarno (kanan) dan Wakil Presiden pertama RI, M. Hatta (kiri) merupakan sosok yang saling mengisi. Bung Karno adalah orang yang penuh semangat dan meledak-ledak geloranya, sedangkan Bung Hatta berpembawaan tenang

Cerita berikut ini diceritakan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia yang pertama, Drs. Moh. Hatta (Bung Hatta) di sela-sela pertempuran Surabaya 10 November 1945. Saat itu pihak tentara Inggris meminta Presiden Soekarno untuk berbicara pada rakyat Surabaya agar rakyat Surabaya menahan diri untuk mengangkat senjata sebab sudah tercapai perdamaian antara pihak Sekutu (Inggris) dan pihak Republik.

Bung Tomo, tokoh pemuda Surabaya yang namanya selalu dikenang apabila membicarakan pertempuran maha dahsyat ini pun sudah melakukan hal itu. Dia telah bicara dengan lantang di radio, bahwa menahan diri bukan berarti bangsa dan negara Republik Indonesia kalah oleh Inggris, tetapi demi terwujudnya perdamaian.


Sayangnya rumor yang berkembang di kalangan para pemuda pergerakan di Jakarta lain lagi. Rumornya, Soekarno meminta rakyat Surabaya agar menyerah. Karena mendegar rumor tersebut yang semakin kuat maka Soekarni, seorang tokoh pemuda saat itu bergegas langsung menemui Bung Hatta di kediamannya.

Soekarni Tokoh Pemuda Angkatan 45
Soekarni, tokoh pemuda yang termakan isu sehingga berani menemui Bung Hatta di kediamannya


Dengan emosional dan sedikit menggerutu, Soekarni mengeluarkan uneg-uneg yang membuatnya kesal kepada Bung Hatta. Padahal sebenarnya, ia termakan oleh kabar bohong.

"Soekarno telah menyerah kepada kemauan Inggris, oleh karena itu tidak pantas lagi menjadi Presiden Republik Indonesia," kata Soekarni pada Bung Hatta.

Dengan tenang Bung Hatta menjawab. "Dan siapa penggantinya?"

"Tan Malaka," jawab Soekarni.

Bung Hatta dengan tenang dan panjang lebar namun langsung tepat sasaran langsung "menguliahi" pada Soekarni, bahwa Republik Indonesia bukanlah suatu perkumpulan atau klub yang ketuanya dapat diganti saja atas tuntutan beberapa anggotanya. Republik Indonesia adalah suatu negara yang presidennya dipilih dengan cara tertentu menurut Undang-undang Dasar, dalam hal ini UUD 1945.

"Cobalah saudara pelajari UUD negara kita itu. Selain daripada itu, tidak benar pula yang saudara tuduhkan kepada Soekarno," kata Hatta pada Soekarni yang menjadi pemimpin para pemuda untuk menculik Bung Karno dan Bung Hatta ke Rengasdengklok, menjelang Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Tan Malaka
Tan Malaka, tokoh komunis yang diinginkan pemuda untuk menggantikan Presiden Soekarno

Dengan tenang Bung Hatta lalu menjelaskan peristiwa yang sebenarnya terjadi di Surabaya. Bung Hatta paham betul apa yang terjadi di sana, karena dirinya saat itu langsung berada di Surabaya, dan melihatnya sendiri. Jadi tidak cuma mendengar desas-desus.

Setelah "dikuliahi" oleh Bung Hatta, Soekarni pun "tak berkutik" lantas meninggalkan rumah Wakil Presiden dengan wajah memerah karena menahan malu.

"Soekarni tidak dapat berkata lagi dan akhirnya dia langsung begitu saja meninggalkan rumahku," kata Hatta.
(Sejarah RI)

Contact Us

Seventh News Service
Administrator
email: 3yosomisdi@gmail.com

Terms of Service/Ketentuan Layanan Seventh News Service

Halaman ini berisi Ketentuan Layanan atau Terms of Service (ToS) Blog Seventh News Service

Mohon baca ketentuan layanan ini dengan seksama. Dengan mengakses, membaca dan berinteraksi dengan konten Seventh News Service, Anda dianggap telah membaca dan setuju untuk terikat dan tunduk pada isi Kententuan Layanan Seventh News Service.
Jika Anda tidak setuju dengan ketentuan ini maka Anda tidak diizinkan untuk mengakses Seventh News Seventh News Service dan tidak akan mendapatkan hak apapun dari layanan Seventh News.
Deskripsi
Seventh News Service (seventhnewsservice.blogspot.co.id) adalah website yang menjadi sarana publikasi yang dapat diakses oleh siapapun untuk berbagi pengetahuan, informasi, pengalaman, opini, pemikiran, ide, persepsi dan lain sebagainya. Seventh News Service terdiri beberapa kategori topik dan bagian-bagian. Penyebutan Seventh News Service berarti mencakup seluruh bagian dari website seventhnewsservice.blogspot.co.id

Penulis atau merangkap sebagai Administrator adalah orang atau pribadi yang memiliki hak akses untuk menerbitkan dan memoderasi konten di Seventh News Service, yang meliputi tulisan, gambar video atau suara atau kombinasi dari semuanya serta mengatur atau menyetujui apa yang boleh ditampilkan dan diterbitkan dalam website Seventh News Service.

Pengunjung  adalah siapa saja yang mengakses Seventh News Service. Pengunjung diijinkan untuk membaca atau menikmati seluruh konten Seventh News Service yang memang diperuntukkan untuk publik.
Setiap pengunjung yang bukan-manusia (bot, crawler, software, script) dan perangkat sejenisnya, dianggap sebagai agen dan mewakili individu (manusia) pembuatnya, pemilik atau pengguna perangkat tersebut. Sehingga individu bersangkutan bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan agennya seolah-olah ia sendiri yang melakukan.

Ketentuan Konten Pengunjung
Konten adalah segala materi berupa tulisan, gambar, foto, video, suara, file lampiran dan lain-lain, baik sebagai artikel, komentar, pesan pribadi, topik forum dan balasan forum.
1.      Pengunjung dilarang memposting konten yang bersifat menyerang, melecehkan, merendahkan, merusak nama baik terhadap pengunjung lain atau pihak lain tertentu.
2.      Pengunjung dilarang memposting konten yang mengandung unsur SARA, pornografi, provokasi dan kekerasan.
3.      Pengunjung dilarang mengirimkan konten tentang perjudian, kasino, MLM, Money Game, Skema Ponzi dan model-model bisnis atau investasi palsu lainnya.
4.      Pengunjung dilarang memposting konten yang mengandung unsur penipuan, pembohongan publik, fitnah atau konten yang dapat menyesatkan orang lain.
5.      Pengunjung dilarang memposting konten yang mengandung virus, worm, trojan, malware atau konten berbahaya dan merusak lainnya, termasuk mengarahkan pengunjung lainnya ke konten-konten tersebut.
6.      Pengunjung dilarang menyalin konten dari Seventh News Service baik sebagian maupun seluruhnya, tanpa seizin Administrator. Apabila pengunjung berbuat hal tersebut, maka kami akan melakukan tindakan hukum.

Disclaimer/Penolakan/Sanggahan:
Seventh News Service tidak selalu dapat melakukan pengawasan terhadap semua konten kiriman pengunjung di kolom komentar setiap saat, sehingga Seventh News Service tidak bertanggung jawab atas konten yang dikirimkan pengunjung. Pengunjungbertanggung jawab atas konten kirimannya, kepada pihak-pihak terkait dan pihak-pihak berwajib secara langsung tanpa melalui Seventh News Service.


Hak Cipta dan Lisensi Penggunaan Konten
1. Produk Seventh News Service
Seluruh komponen pembentuk Seventh News Service, meliputi tulisan, gambar, logo, favicon, dokumentasi, sistem, desain, audio, video serta komponen atau elemen pembentuk website lainnya adalah hak cipta milik Seventh News Service.

Pengunjung dilarang keras untuk menggunakan sebagian atau seluruh komponen, elemen atau desain Seventh News Service untuk tujuan atau keperluan apapun tanpa seizin dari Administrator Seventh News Service.
2. Konten
 Hak cipta dari konten yang  dipublikasikan di Seventh News Service adalah adalah Administrator kecuali konten-konten yang dipublikasikan dalam menu Jual Beli/Iklan Tapi, Seventh News Service memiliki hak penuh untuk mempublikasikan (menayangkan, menerbitkan) dan menggunakannya untuk kepentingan promosi Seventh News Service.
·         Setiap orang atau pihak diperbolehkan menggunakan, menempatkan, mengunduh, menautkan URL dan atau menyematkan URL tersebut baik sebagian atau seluruhnya dari konten yang ada di Seventh News Service  hanya untuk keperluan pribadi, diskusi atau bukan tujuan komersil serta bukan untuk tujuan menyebabkan kebencian (hate speech), melanggar hukum, tendensi SARA, memecah belah persatuan dan kesatuan.
·         Setiap orang atau pihak yang ingin menggunakan, menempatkan, mengunduh, menautkan dan atau menyematkan baik sebagian atau seluruhnya dari konten yang ada di Seventh News Service, yang ditujukan untuk kepentingan atau keperluan komersil, wajib mendapatkan ijin dari Admin Seventh News Service.
·        Seventh News Service dibebaskan dari segala tuntutan dan pertanggungjawaban atas pelanggaran hak terutama yang berkaitan dengan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dari pihak ketiga terhadap konten yang dikirimkan oleh pengunjung atau publik dan masyarakat dan ditayangkan di ranah publik lainnya. Para pengunjung yang menyebarkan URL konten di Seventh News Service bertanggung jawab langsung terhadap pihak-pihak terkait tanpa melalui Seventh News Service.
3. Perubahan Ketentuan Layanan
Seventh News Service  setiap saat dapat merubah, mengganti, menambah atau mengurangi sebagian atau keseluruhan isi dari Ketentuan Layanan ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Para pemasang iklan dan pengunjung web Seventh News Service  otomatis terikat oleh setiap perubahan tersebut.
Pemberitahuan diberitahukan melalui pencantuman tanggal terakhir penyuntingan halaman ini di akhir (bawah) halaman ini.
4. Perubahan Layanan Seventh News Service
Seventh News Service berhak untuk mengubah dan atau menghentikan sebagian atau seluruh layanan dan atau fitur sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.