Monday, January 24, 2022

Supaya Kembali Liar, 5 Posisi Seks Ini Bisa Cairkan Suasana Setelah Bertengkar dengan Pasangan

Bertengkar dalam hubungan suami istri memang hal yang wajar terjadi. Walau demikian, tentu saja semua pasangan suami istri lebih memilih tidak ingin bertengkar.

Oleh karena itu, tentu ada salah satu cara untuk mencairkan suasana setelah bertengkar salah satunya berhubungan seks.

Berhubungan seks setelah bertengkar bahkan bisa memberikan kepuasan yang melebihi biasanya.


Nah, berikut ini ada sederet posisi yang bisa mencairkan suasana setelah bertengkar dari pasangan dilansir dari Window of World:

Posisi Cowgirl

Posisi seks yang bisa cairkan suasana setelah bertengkar dengan pasangan yaitu posisi cowgirl.

Sebab, posisi ini membantu kamu dan pasangan kembali melakukan kontak mata sehingga bisa saling menenangkan.

Posisi ini di mana sang suami berbaring di tempat tidur, sementara pasangan berada di atas untuk mengontrol.

Posisi Misionaris

Selanjutnya, posisi seks yang bisa cairkan suasana setelah bertengkar yaitu posisi misionaris.

Posisi ini cocok untuk membangkitkan gairah karena mengharuskan berhadapan dan melakukan kontak mata dengan pasangan.

Anda juga bisa mengajaknya berbicara atau membisikkan kata-kata manis di telinga agar amarahnya semakin luluh.

Bahkan, posisi ini diakui bisa menciptakan percakapan manis setelah bertengkar hebat dengan pasangan.

Posisi seks bersandar di dinding

Posisi berhubungan seks bersandar di dinding juga menjadi salah satu berhubungan seks yang cocok dilakukan setelah bertengkar dengan pasangan.

Suami bisa melakukan penetrasi dengan posisi berdiri dan istri bisa berdiri sambil bersandar di dinding dengan satu kaki terangkat.

Posisi seks yam tum tantra

Posisi seks yab tum tantra menjadi salah satu yang cocok menghidupkan kembali kehangatan dan keharmonisan setelah bertengkar.

Posisi ini dilakukan dengan cara sambil berpelukan di mana istri duduk di pangkuan suami saling berhadapan dan melingkarkan kaki di pinggang suami.

Posisi seks oral

Posisi seks oral bisa menjadi alternatif posisi seks setelah bertengkar dengan pasangan.

Posisi seks ini dirasa bisa membangkitkan gairah pasangan. Kamu bisa berhubungan seks penetrasi dengan menjaga kontak mata dan pelukan.

(Video) Cuti Sakit Ditolak, Pasien Covid-19 Kerja Bawa Tabung Oksigen dan Marah-marah di Kantor

Seorang pasien Covid-19 di India yang sedang dalam masa pemulihan, izin cutinya ditolak sehingga dia membawa tabung oksigen ke kantor. 

Pasien tersebut diketahui bernama Arvind Kumar yang bekerja sebagai manajer di salah satu cabang Bank Nasional Punjab (PNB) di Bokaro. Suatu hari dia datang ke kantornya di negara bagian Jharkhand membawa tabung oksigen, karena mengklaim cutinya ditolak oleh para senior. 

Menurut publikasi Livehindustan, PNB membantah klaim Kumar dan menuduhnya melakukan drama untuk mencemarkan nama baik bank. 

Adapun pihak PNB menyebut Kumar sedang diselidiki atas pinjaman NPA (Non-Performing Asset) yang harus dia kembalikan. Dalam video yang viral di media sosial, tampak Kumar tiba di kantor dengan dibantu berjalan oleh istrinya, dan putranya menyeret tabung oksigen ke dalam gedung. 

Livehindustan melaporkan, Kumar lalu menuju ruangan seniornya dan terlibat cekcok di dalam. Kumar terdengar berkata, "Para dokter mengatakan saya akan butuh waktu tiga bulan untuk pulih sepenuhnya, karena infeksi sudah menyebar ke paru-paru. Kenapa saya diganggu?" 

Keluarga Kumar mengatakan, dia mengajukan pengunduran diri setelah cutinya ditolak tetapi juga tidak diizinkan. Mereka lalu mengklaim bahwa bank mengancam akan memotong gaji Kumar, sehingga dia terpaksa datang ke kantor sambil membawa tabung oksigen. 

Kumar kemudian dipulangkan setelah pertengkaran verbal hari itu.

PNB meyakini bahwa ini adalah taktik Kumar untuk membatalkan tuntutan terhadapnya, dan menghentikan proses terhadap rekening pinjaman NPA-nya. 

Bank tersebut juga mengungkapkan, Kumar absen dari pekerjaan selama dua tahun tanpa izin. Mereka pun menegaskan tidak ada pegawai positif Covid-19 yang cutinya ditolak, baik untuk kepentingan sendiri maupun orang lain.

Video Kumar membuat keributan di kantor bisa dilihat di bawah ini:



Wednesday, January 19, 2022

(Foto) Awal Mula Profesi Pramugari di Indonesia

Pada mulanya ide serta gagasan pelayan dalam penerbangan banyak ditertawakan. Dulu sebutannya adalah "Nyonya Rumah di Udara".

Berparas catnip, mampu berbicara dalam banyak bahasa, berbusana semarak dan mempunyai kesempatan terbang kesana-sini serta mengunjungi banyak tempat secara gratis. Ya itulah mereka: pramugari pesawat terbang komersial. Mereka menyertai perjalanan para penumpang pesawat di tiap kelas. Semua orang mafhum tugas mereka: memandu para penumpang pesawat selama penerbangan.

Mereka pun kerap kali menjadi pusat perhatian kala mereka melintas di hadapan orang-orang.

Lalu, bagaimanakah profesi pramugari bermula di Indonesia?

Kehadiran pramugari pesawat terbang di Indonesia bertalian dengan pembukaan layanan rute penerbangan sipil oleh maskapai nasional pertama Indonesia, Garuda Indonesian Airways (GIA). "Penerbangan pertama dilakukan ketika membawa Presiden Soekarno dari Djokja ke Djakarta pada tanggal 28 Desember 1949," tulis Ipphos Report, 15 Oktober 1950.

Sejak penerbangan pertama itu, GIA mulai menerapkan kebijakan serupa maskapai penerbangan negara lain. Salah satunya dengan membuka lowongan kerja untuk posisi "stewardess" atau nyonya rumah di Udara, begitu sebutan pramugari pada awal kehadirannya di Indonesia. "Untuk kepentingan para penumpang, tiap-tiap pesawat mempunyai stewardess yang melayani mereka di perjalanan," tulis Ipphos Report.

Profesi pramugari di negara lain bermula di Amerika Serikat pada tahun 1930. "Ellen Church adalah seorang jururawat Amerika yang pada 1930 datang pada direksi Boeing Air Transport (BAT, sekarang United Airlines) dengan usul supaya diadakan pelayan-pelayan wanita dalam kapal terbang," tulis Nasional pada 17 November 1951.

Usul Ellen saat itu malah menjadi bahan tertawaan. Banyak orang tak merasa butuh pelayan selama penerbangan. Namun faktanya, lama kelamaan mereka butuh juga. Sebab penerbangan (saat itu) tak selamanya menyenangkan. Hanya melihat awan putih dan langst biru. Belum lagi selalu ada saja penumpang pemula dalam penerbangan. Para penumpang khususnya penumpang pemula ini takut dan bingung harus berbuat apa selama penerbangan. Maka akhirnya usul Ellen pun dapat diterima.

"Hari bersejarah bagi kaum stewardess itu adalah 15 Mei 1930," tulis Nasional. Ellen bersama tujuh perempuan lainnya terbang melayani penumpang dari San Fransisco menuju Chicago. Mereka mengantar makanan dan minuman, menjawab pertanyaan polos anak-anak kecil, dan membantu penumpang pemula mengikat sabuk pengaman serta menolong penumpang yang mabuk udara.

Maskapai lain akhirnya meniru cara BAT menghadirkan pramugari di pesawat terbang. Tak terkecuali tentunya GIA yang membentuk panitia pemilih calon pramugari dan menyebar informasi lowongan kerja untuk posisi pramugari.

Panitia tersebut pun kebanjiran surat lamaran. "Bukan main banyaknya surat lamaran yang mengalir di atas mejaku selama berminggu-minggu belakangan ini. Rupanya pemuda dan pemudi mempunyai minat besar juga terhadap jenis pekerjaan baru ini," kata seorang panitia dalam Minggu Pagi 10 Desember 1950. Sementara Nasional menyebut surat lamaran datang dari berbagai pulau seperti Sumatera, Sulawesi, Jawa dan Maluku.

Dari keterangan panitia, kita juga mengetahui bahwa lelaki juga boleh melamar. Kelak mereka disebut sebagai pramugara. Namun jumlah lelaki yang melamar posisi ini tidak sebanyak perempuan. Mungkin mengingat profesi ini bermula dari prakarsa perempuan. Lagipula sebutannya adalah nyonya rumah di udara bukan tuan rumah di udara.

Para perempuan pelamar harus melalui beberapa proses untuk menjadi pramugari. Tahap pertama adalah seleksi administratif. Panitia mematok pendidikan minimal untuk para pelamar, yaitu setidaknya setingkat MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) atau setingkat SMP. Selain itu, para pelamar harus berpengetahuan umum luas. Jika lolos tahapan ini, para pelamar akan memperoleh pelatihan yang biasanya berlangsung selama 6 pekan.

Materi pelatihan berkisar pada ilmu penerbangan umum, pengetahuan haluan terbang, meteorologi, cara menyajikan makanan dan minuman, etiket terhadap orang lain, urusan pabean serta tiket, dan kemampuan bahasa asing seperti Bahasa Inggris atau Belanda.

"Kursus selama 6 minggu itu, sudah tentu tidak meloloskan orang steward yang lantas baik begitu saja. Hal ini terutama dalam praktik. Maka sehabis kursus, kepada angkatan baru, segera diadakan kesempatan untuk ikut terbang," tulis Minggu Pagi.

Dari praktik itulah pramugari akan tahu mana penumpang pemula, mana yang sudah pernah terbang, mana yang sedih, mana yang bahagia menikmati perjalanannya, mana yang khawatir, mana yang biasa saja. Mereka akan memberikan sikap berbeda sesuai dengan kebutuhan masing-masing penumpang.

Pramugari senior menjadi mentor pramugari pemula selama penerbangan. Satu nama disebut oleh Nasional sebagai pelopor profesi pramugari di Indonesia yaitu Radiana Wargaprawira atau Anna Warga.

Radiana Wargaprawira (Anna Warga), pramugari pelopor di Indonesia

"Anna ini boleh dikatakan stewardess bangsa Indonesia yang tertua dinasnya. Ia sudan dinas hampir 2,5 tahun..Dialah yang pada 28 Desember tahun 1949 mendapat kehormatan untuk ikut serta dalam kapal terbang yang menjemput Presiden Soekarno dari Jogjakarta ke Djakarta," demikian dituliskan Nasional, 17 November 1951.

Pramugari umumnya bekerja 80 jam di udara dalam satu bulan. Mereka punya waktu mengaso setelah 2-3 hari bekerja.

Seorang pramugari sedang melayani penumpang dalam pesawat terbang Garuda Indonesia jenis Convair pada tahun 1950.

Pramugari pemula terbang pada rute-rute pendek seperti Jakarta-Bandung dan Jakarta-Palembang. Jumlah akumulasi jam terbang mereka menentukan seberapa jauh tugas mereka. Bila telah mencapai 500 jam penerbangan, mereka akan terbang melintas rute panjang seperti Jakarta-Singapura dan Jakarta-Manila.

Sejumlah pramugari menyatakan rasa lelahnya ketika menjalani tugas-tugas perdana. Tapi mereka lama-kelamaan merasa senang dengan pekerjaannya. "Siapa pula yang tak mau terbang kesana, terbang kesini, lihat kota sana, lihat kota sini, memperdalam pepatah lain ladang lain belaying," kata seorang pramugari kepada Nasional. Pramugari lain berkata kepada Minggu Pagi, "Sekali terbang, tetap terbang."

Reza Hervina, pramugari cantik Lion Air


Pramugari Garuda Indonesia

Pramugari Batik Air

Pramugari Air Asia

Pramugari tidak jemu-jemu memberi pelayanan sepenuh hati kepada para penumpang yang beraneka karakter itu.

Cara Yusuf Mansur Gaet Investor Tabung Tanah: Tawari Investasi di Pengajian dan Bawa-bawa Sedekah

Jama'an Nurchotib Mansur alias Yusuf Mansur tengah digugat terkait investasi tabung tanah oleh tiga pekerja migran Indonesia (PMI) bernama Surati, Yeni Rahmawati, dan Aida Alamsyah. Penawaran investasi itu dilakukan Yusuf Mansur dalam acara pengajian. 

Saat menawarkan investasi tersebut, Yusuf Mansur juga menyinggung nilai sedekah. Menurut Asfa, berdasar keterangan kliennya, pengajian itu berlangsung di Hong Kong pada 2014. Saat itu, para kliennya memang tengah bertugas di Hong Kong. 

Yusuf Mansur

"Jadi penggugat ada tiga orang, mereka pada waktu itu TKW (PMI) di Hong Kong," sebut Asfa di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (18/1/2022). 

"Saudara Jam'aan Nurchotib Mansur waktu itu datang ke sana, di pengajian, menawarkan investasi tabung tanah namanya," sambung dia. Sebelum menyampaikan soal program tabung tanah, kata Asfa, Yusuf Mansur sempat membicarakan soal nilai-nilai sedekah. Lalu (Yusuf Mansur) bicara mengenai nilai-nilai sedekah, lalu menawarkan investasi tabung tanah, dan mereka (penggugat) tertarik," papar dia. 

Menurut Asfa, berdasar pengakuan kliennya, pihak yang menginvestasikan duitnya ke program itu akan mendapatkan bagi hasil. Namun, keuntungan bagi hasil itu hanya sebatas omongan saja alias tidak ada hitam di atas putih. 

"(Keuntungan bagi investor) ada bagi basilnya. Itu juga enggak clear ya karena enggak ada hitam di atas putih. Jadi semua disampaikan secara lisan," papar Asfa. 

Dia menyebut, sejak 2014 hingga saat ini, para kliennya tak kunjung mendapatkan keuntungan (bagi hasil) dari Yusuf Mansur melalui program tersebut. Oleh karena itu, ketiga penggugat memutuskan untuk menggugat Yusuf Mansur.

"Nah kenapa kami gugat, karena sejak mereka investasi sampai dengan hari ini, tidak ada laporan mengenai investasi itu untuk apa," kata Asfa. 

Selain itu, para penggugat juga belum balik modal. "Ini semuanya belum, investasinya belum (kembali), uang bagi hasilnya apa lagi," kata Asfa. 

Asfa menjelaskan, ketiga penggugat menanam investasi masing-masing sekitar Rp 4,6 juta-Rp 4,9 juta pada 2014. Mereka juga membayar Rp 200.000 untuk menjadi anggota Koperasi Merah Putih. Sebab, mereka harus menjadi anggota koperasi tersebut jika ingin menanam investasi dalam program tabung tanah. 

Setelah menanam investasi, mereka dijanjikan menerima bagi hasil. "Ada bagi hasilnya. Itu juga enggak clear ya karena enggak ada hitam di atas putih. Jadi semua disampaikan secara lisan," ucap Asfa. 

Adapun dilansir dari situs sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Tangerang, gugatan perkara itu tercatat dengan nomor 1391/Pdt.G/2021/PN Tng terkait perbuatan melawan hukum. 

Disebutkan dalam petitum bahwa gugatan itu terkait dengan program tabung tanah. Penggugat beranggapan, program itu tidak sah dan bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Dalam perkara ini, Yusuf Mansur digugat membayar total Rp 560.156.39


Heboh Bisnis Es Doger Gibran Disuntik Rp 71 Miliar, Ini Penjelasan Investornya

Suntikan modal sebesar Rp 71 miliar yang dilakukan oleh Alpha JWC Ventures ke start-up minuman Goola bisnis Es Doger milik putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini kembali menjadi perbincangan ramai. 

Hal ini terjadi setelah pakar information technology (IT) Sammy Notaslimboy menyoroti suntikan modal ke bisnis es doger milik Gibran Rakabuming Raka tersebut. Padahal, investasi yang digelontorkan oleh Alpha JWC Ventures tersebut dilakukan pada Agustus 2019. 

Adapun Goola didirikan pada tahun 2018 oleh Kevin Susanto, Benz Budiman, dan Gibran Rakabuming Raka.


Co-founder & General Partner Alpha JWC Ventures Chandra Tjan mengatakan, investasi dan pendampingan dilakukan ke dalam perusahaan rintisan (start-up) di Indonesia dan Asia Tenggara, salah satunya seperti Goola, agar mendorong start-up di Tanah Air untuk berkembang pesat. 

Apalagi kata dia, saat dilakukan investasi tersebut, Goola sudah memiliki produk dan beberapa cabang di Jakarta, termasuk di daerah Cikini, Jakarta Pusat; dan Setiabudi, Jakarta Selatan. 

“Oleh sebab itu, setelah melakukan serangkaian penilaian dan perbandingan produk, angka penjualan, hingga proyeksi keuangan atau yang biasa disebut due diligence, Alpha JWC memutuskan berinvestasi di perusahaan tersebut secara bertahap berdasarkan pencapaian perusahaan,” ujar Chandra Tjan kepada para wartawan Selasa (18/1/2022). 

Dengan investasi tersebut, Alpha JWC sudah memiliki saham minoritas di Goola dengan pemilik saham terbesar adalah para pendiri perusahaan, seperti Kevin Susanto, Benz Budiman, dan Gibran Rakabuming. 

Selain itu, Chandra Tjan juga menilai, jumlah investasi tersebut masih dalam jumlah wajar. Sebab, dengan dana kelolaan sebesar 630 juta dollar AS, Alpha JWC mampu melakukan investasi di berbagai sektor (sector-agnostic) dengan jumlah investasi (ticket size) beragam. 

Investasi tersebut mulai dari Rp 1 miliar hingga Rp 600 miliar per perusahaan untuk kepemilikan saham minoritas sekitar 10 persen hingga 20 persen. ”Sebagai contoh di 2018, kami juga memberikan investasi 8 juta dollar AS pada Kopi Kenangan yang saat itu juga baru mulai. Jadi ini pun sebenarnya wajar,” kata dia. 

Sebelumnya, Goola menargetkan pembukaan 15 gerai di Indonesia pada 2019 dan mencapai 100 gerai pada 2020. Tidak hanya menguasai pasar domestik, Goola juga berencana untuk melakukan ekspansi ke negara-negara lain di Asia.

"Jika minuman manis dari negara lain bisa populer, mengapa minuman lokal kita tidak bisa? Produk kami telah diterima baik oleh pelanggan. Goola tidak hanya mengikuti tren konsumsi minuman manis yang sedang naik daun. Banyak (konsumen) yang bilang, minuman kami membawa kembali kenangan masa kecil mereka dan mengingatkan kembali pada tradisi yang sudah lama terlupa," kata Gibran Rakabuming. 

Sumber: Kompas

Tuesday, January 11, 2022

Mirisnya Nasib Para Korban Wanprestasi Ustaz Yusuf Mansur: Ibarat Sudah Jatuh Tertimpa Tangga

Sungguh malang bagaikan kata peribahasa "sudah jatuh tertimpa tangga" begitulah kira-kira nasib para korban investasi Ustaz Yusuf Mansur dkk. 

Sudah bernasib buruk karena investasi tak kunjung balik modal, kini para korban tersebut juga terancam dilaporkan ke polisi oleh sang Ustaz. 

Kuasa Hukum Yusuf Mansyur, Deddy DJ, menngatakan bahwa pihaknya akan melaporkan sejumlah pihak yang dinilai telah menggiring opini bahwa kliennya telah membohongi publik dan mengadakan investasi bodong. 

Beberapa di antaranya ialah penggugat Yusuf di Pengadilan Negeri Tangerang. Deddy menyatakan, langkah pelaporan ini diambil sebagai tindakan tegas terhadap penggugat yang telah menggiring opini masyarakat tentang sosok kliennya. 

Ustaz Yusuf Mansur

"Klien kami Ustaz Yusuf Mansur hari ini mengambil langkah hukum yang tegas terhadap oknum-oknum yang sengaja menggiring opini. Mengatakan Ustaz Yusuf Mansur adalah seorang penipu, pembohongan publik, investasi bodong Mansur," ujar Deddy kepada wartawan, Senin (10/1/2022). 

Menurut Deddy, kliennya tidak pernah menipu atau membohongi masyarakat dengan mengadakan investasi bodong. Dia menyebut bahwa kliennya memang memiliki dan menjalankan bisnis, yang mana investor diminta menyetor uang Rp10 juta sampai Rp 12 juta sebagai dana awal. Namun, uang tersebut akan dikembalikan dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. 

"Saya katakan bahwa bisnis patungan usaha patungan aset ini ada. Mereka yang invest itu punya bukti kepemilikan dalam bentuk sertifikat. Jelas di dalam sertifikat itu," kata Yusuf. 

Namun Deddy belum bersedia menjelaskan secara rinci mengenai siapa saja pihak yang akan dilaporkan ke kepolisian. Dia hanya mengatakan bahwa di antaranya merupakan penggugat Yusuf ke pengadilan. 

"Ada tiga aktor yang saya laporkan, termasuk para penggugat yang sudah terima uang kembali. Tetapi dia ikut penggiringan opini, seakan-akan bisnis ini tidak ada," kata Deddy. 

Sejumlah penggugat Yusuf Mansur sebelumnya telah mengikuti sidang perdana di Penadilan Negeri Tangerang. 

Tangis Korban di PN Tangerang 

Lilik Herlina tak kuasa membendung emosinya saat menceritakan awal mula ia berinvestasi dalam proyek hotel haji dan umrah yang dicetuskan Ustaz Yusuf Mansur dkk. Sembari menangis, warga Boyolali, Jawa Tengah, itu bercerita bahwa ia menghabiskan uangnya sebesar Rp 12 juta untuk investasi tersebut. Uang tersebut berasal dari dana pesangon pemutusan hubungan kerja (PHK) dirinya. 

Lilik menceritakan, ia berinvestasi setelah melihat Yusuf Mansur mempromosikan program investasi itu saat mengisi acara dakwah di stasiun televisi swasta pada 2013. Ia saat itu langsung tertarik. Ia lantas menghubungi nomor yang tertera dalam acara itu dan mendapatkan nomor rekening khusus untuk program investasi tersebut. 

Setelahnya, Lilik bergegas mentransfer uang senilai Rp 12 juta. "Akhirnya saya ikut. Saya transfer waktu itu antara bulan Mei/Juni tahun 2013. Itu dari uang PHK saya," kata Lilik sembari menangis, saat ditemui usai sidang perdana gugatannya, di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (6/1/2022). 

Saat itu, Lilik tak memiliki pikiran negatif bahwa program investasi tersebut bakal bermasalah. Tak lama setelah mentransfer uang Rp 12 juta, Lilik mendapatkan sertifikat kepesertaan program investasi tersebut. 

Dalam sertifikat itu dijelaskan bahwa Lilik bakal mendapatkan keuntungan sebesar 8 persen per tahun. Ia semakin merasa senang dengan program itu saat mengetahui bahwa investor berhak menginap di hotel dan apartemen haji/umrah selama 12 hari per tahun. Adapun hotel itu kini bernama Hotel Siti di Kota Tangerang. 

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, dan bulan berganti tahun, Lilik senantiasa menunggu adanya keuntungan dari investasi tersebut. Namun, penantiannya tak kunjung membuahkan hasil. 

Pihak Yusuf Mansur dkk sama sekali tidak memberi kabar terkait keuntungan yang akan didapatkan Lilik. Bahkan, Lilik tidak bisa menghubungi pihak Yusuf Mansur dkk. Ia pun tak tahu progres perkembangan hotel yang menjadi obyek investasi. 

"Setelah berjalan lama, tidak ada kabar. Saya kirim chat WhatsApp, enggak ada balasan, enggak ada yang namanya grup investor, itu enggak ada sama sekali," papar Lilik. Boro-boro dapat untung, Lilik bahkan bertahun-tahun tak balik modal. 

Uang investasi Lilik baru dikembalikan secara bertahap sejak 2020, hampir 8 tahun setelah ia berinvestasi. Pada Desember 2020, uang yang dikembalikan sebesar Rp 6,6 juta. Lalu, pada Januari 2021, uang Lilik dikembalikan sebesar Rp 5,5 juta. "Lama sekali dikembalikan, awal investasi 2013, dibalikin 2021," ucap Lilik. 

Belajar dari Pengalaman Para Korban Wanprestasi Ustaz Yusuf Mansur, Ini 3 Tips Untuk Memulai Investasi

Bukan hanya Lilik yang menjadi korban investasi Yusuf Mansur. Total ada belasan orang yang mengajukan gugatan ke PN Tangerang dan terdaftar dalam 3 perkara.

Total ada 3 gugatan perdata terhadap Yusuf Mansur dkk di PN Tangerang. Gugatan pertama terdaftar dengan nomor 1366/Pdt.G/2021/PN Tng yang diajukan oleh Sri Sukarsi dan Marsiti terhadap Yusuf Mansur. 

Dalam petitumnya, penggugat meminta hakim menyatakan Ustaz Yusuf Mansur telah melakukan perbuatan hukum yaitu berupa pengumpulan dana yang tidak sah. Pengumpulan dana itu melalui proyek Program Tabung Tanah. Ustaz Yusuf Mansur digugat membayar ganti rugi total senilai Rp 337.960.000. 

Gugatan kedua tercatat dengan nomor 1340/Pdt.G/2021/PN Tng terkait Wanprestasi atau ingkar janji. Ada 12 penggugat atas nama Lilik Herlina, Siti Khusnul Khotimah, Elly Wahyuningtias, Aan Yuhana, Norlinah, Yun Dwi Siswahyudi, Tri Restutiningsi, Nur'aini, Atikah, Tommy Graha Putra, Umi Latifah, dan Nanang Budiyanto. 

Ustaz Yusuf Mansur bersama dua pihak lain digugat karena diduga telah melakukan ingkar janji atau wanprestasi terkait patungan usaha hotel dan apartemen haji dan umroh. Ketiga tergugat diminta membayar senilai total Rp 785.360.000. 

Sedangkan gugatan perkara ketiga tercatat dengan nomor 1391/Pdt.G/2021/PN Tng terkait perbuatan melawan hukum. Ada 3 nama penggugat yaitu Surati, Yeni Rahmawati, dan Aida Alamsyah. Sama dengan gugatan pertama, gugatan ketiga ini juga itu terkait dengan Program Tabung Tanah. 

Dalam perkara ini Ustaz Yusuf Mansur digugat membayar total Rp 560.156.390 untuk 3 penggugat. Yusuf Mansur sendiri mengaku senang atas tiga gugatan yang diajukan ke PN Tangerang itu. "Saya malah suka kalau sudah dibawa ke jalur hukum, baik kepolisian maupun pengadilan. Profesional aja, jadi terang benderang," papar Yusuf Mansur dalam keterangan yang diterima, Jumat (7/1/2022). 

Menurut Yusuf, jika kasus itu hanya beredar di media sosial maka yang muncul hanyalah debat kusir alias bantah-membantah. Ia menggambarkan bantah-membantah itu sebagai "amunisi konten". 

Yusuf Mansur sejauh ini belum mau berkomentar banyak soal materi gugatan. Namun menurut dia, investasi yang digugat oleh beberapa pihak itu sebenarnya sudah berhasil secara visi dan misi keummatan. 

"Perjalanan yang digugat ini, sebenarnya, secara visi misi keummatan, sudah berhasil banget-banget. Saya dkk, dengan izin Allah, membawa ummat menjadi punya aset manajemen syariah, satu-satunya sementara ini," paparnya.

Belajar dari Pengalaman Para Korban Wanprestasi Ustaz Yusuf Mansur, Ini 3 Tips Untuk Memulai Investasi

Sebanyak 12 orang mengaku sebagai korban ingkar janji alias wanprestasi yang dilakukan oleh Ustaz Yusuf Mansur dkk atas dana investasi uang patungan usaha hotel serta apartemen haji dan umrah. 



Ke-12 orang tersebut kemudian menggugat secara perdata ustaz dengan nama asli Jam'an Nurchotib Mansur tersebut. Selain itu, ada dua tergugat lainnya dalam kasus ini yakni PT Inext Arsindo dan Jody Broto Suseno. 

Korban tergiur acara dakwah, pakai uang PHK buat investasi 

Salah satu korban, Lilik yang berasal darii Boyolali, mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (6/1/2022). 

Lilik menceritakan awal mula dia tertarik untuk investasi pembangunan hotel serta apartemen haji dan umrah yang dicetuskan Ustaz Yusuf Mansur. Pada 2013, Lilik melihat acara dakwah Ustaz Yusuf Mansur di salah satu stasiun televisi swasta yang membahas soal investasi itu. 

"Kalau ingat ini saya sakit hati. Awalnya kan Yusuf Mansur itu bilang mau membangun Indonesia, mau bikin hotel yang nanti fungsinya untuk transitnya para jemaah haji, terus juga transitnya para wali santri yang nyantri di tempatnya," kata Lilik seusai persidangan, Kamis. 

"Akhirnya saya ikut. Saya transfer waktu itu antara bulan Mei/Juni tahun 2013, itu dari uang PHK saya," kata Lilik sembari menangis. 

3 hal yang harus diperhatikan sebelum memulai investasi 

Belajar dari kasus tersebut, ada 3 hal yang yang perlu diperhatikan sebelum memulai investasi. Berikut tipsnya: 

1. Mengenal investasi dan risikonya, jangan mudah percaya influencer 

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum mulai investasi adalah mengenal investasi dan risikonya. Investasi adalah kegiatan menanam modal atau dana dengan harapan mendapat keuntungan atau imbal hasil di masa depan. Setiap investasi memiliki risiko yang berbeda-beda. Ada yang memiliki risiko rendah, ada juga yang memiliki risiko tinggi. 

Beberapa waktu lalu, Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Junanto Herdiawan mengungkapkan, memahami risiko investasi penting dilakukan, mengingat banyak influencer yang berbicara soal investasi tanpa latar belakang pengetahuan yang jelas. 

“Saat ini ada banyak influencer di media sosial sehingga peluang untuk teperdaya akan lebih besar, ada juga risiko teperdaya investasi secara ilegal. 

Kasus yang masuk ke satgas waspada investasi juga mencatat banyak anak muda (tertipu) investasi ilegal karena ikut-ikutan,” ujar Junanto. Dia menyarankan agar masyarakat lebih cerdas dalam menyerap informasi. Tentunya, informasi harus dari sumber yang tepat dan tepercaya sehingga meminimalisasi potensi hoaks. 

2. Membedakan kebutuhan dan keinginan, investasi butuh dana "dingin" 

Hal selanjutnya yang perlu menjadi pertimbangan ketika hendak melakukan investasi adalah dengan mengetahui dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan. 

Menurut Junanto, keinginan dan kebutuhan memiliki perbedaan yang tipis, sehingga perlu cermat demi mencapai target finansial yang baik ke depannya. “Kita suka lupa, makan adalah kebutuhan, tapi makan burger, sate, dan nasi goreng itu adalah keinginan. Ini harus dipahami sebelum mengelola keuangan, jadi uang itu mau diolah jadi apa dan pikirkan kebutuhannya apa,” jelas Junanto. 

Di sisi lain, berinvestasi juga membutuhkan dana dingin atau dana nganggur yang tidak diperuntukan untuk suatu hal. Sehingga, ketika Anda mengalami risiko investasi, maka pos-pos penting pengeluaran wajib Anda seperti uang sekolah, uang belanja, dan lain sebagainya tidak terganggu.  

3. Jangan buru-buru dalam berinvestasi, banyak baca dan cari informasi 

Junanto tidak menyarankan untuk memilik investasi secara terburu-buru. Sebelum memulai investasi, Anda perlu membekali diri dengan membaca dan mencari tahu informasi terkait dengan investasi tersebut. 

“Jadi bukan hanya tech savvy, tapi juga harus financial savvy. Anda harus rajin membaca, boleh sesekali nongkrong, main game, rebahan, tapi jangan terus–terusan agar bisa produktif,” ujar dia. 

Junanto menambahkan, saat ini investasi bisa dimulai dengan nominal yang rendah, mudah, aman, dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Hal ini positif karena mampu mendorong pertumbuhan tren retail investor, khususnya di kelompok usia muda produktif. 

“Namun, tentunya pertumbuhan ini harus didukung dengan pemahaman keuangan yang baik agar para pelakunya bisa menjadi investor yang cerdas dan mawas dengan risikonya,” tutup dia. 

Anda juga perlu mencari tahu di mana Anda akan melakukan investasi, cek legalitas dan izin beroperasi dari OJK, cek rekam jekak perusahaan investasi, hingga manajer investasi yang akan mengelola uang Anda. Hal ini perlu dilakukan agar Anda tidak tertipu investasi-investasi bodong.