Sunday, May 31, 2020

Hotman Paris Bongkar dan Bikin Debt Collector Tak Berkutik: Bagaimana Mengetahui Motor yang Kreditnya Macet

Debt collector kerap main tarik paksa motor atau mobil di jalanan. Keberadaan debt collector ini membuat resah masyarakat yang mengalami nunggak kredit.

Itu yang membuat seorang pengacara kondang Hotman Paris Hutapea jadi penasaran.

Rasa penasaran Hotman Paris dilampiaskan melalui pertanyaan yang ditujukan kepada seorang Debt Collector atau Mata Elang yang bernama Alex Peter.

Ilustrasi. Debt collector sedang menginterogasi pemilik motor kredit


Bagaimana bisa tahu motor atau mobil di jalanan itu sedang menunggak kredit?

"Tahu posisinya dimana? Apa lu ikutin dari rumah?" tanya Hotman Paris dalam acara Hotroom MetroTV.

"Sebenarnya ada aplikasinya, aplikasi untuk sekarang ini sudah bisa online. Sekitar masuk 2019 sudah ada data aplikasi online. Cukup Rp 100 sudah bisa pegang datanya," jelas Peter.

"Maksud saya begini loh. Motornya atau mobilnya dinyalaian dari rumah. Trus dia jalan ke Jalan Pramuka. Bagaimana bisa tahu gimana ngintipnya gitu loh," cecar Hotman Paris.

"Jadi ketika dia lewat kita klik aplikasinya di handphone, kalo memang masih ada tunggakan di aplikasi akan keluar," ucap Peter.

"Itu disitu datanya sudah lengkap nomor mesin nomor rangka dan merek," jelas Pieter lebih detail.

Jadi, kerja debt collector ini bukan mengejar salah satu debitur. Kerja mata elang ini acak saja, yang kebetulan lewat di sana akan diklik untuk dicek di aplikasi.

"Kalo yang kejar ke rumah, itu bagian yang follow up yang ke rumah. Kalo kita mata elang klik saja, siapa pun yang lewat kalo bermasalah pasti keluar," ungkap Peter.

"Dari aplikasi itu begitu mobil itu lewat nyambung langsung ketahuan?" tanya Hotman lagi.

"Kita masukin nomor polisinya di aplikasi langsung ketahuan," jawab Peter.

Namun ketika ditanya tindakan apa yang paling keras terhadap debitur yang bermasalah, Peter menjawab tidak pernah melakukannya.

Kalau debitur tidak mau keluar dari mobil, "Kita cari pospol atau polres terdekat kita laporan dan biar dibantu juga sama Polsek dan sering kita giring juga ke polsek," jawab Peter.

"Maksud kamu mata elang kerja sama dengan Polsek?" cecar Hotman lagi.

"Bukan masalah kerja sama tapi kita cari titik amannya supaya jangan sampai ribut lah," jelas Peter.

Berikut ini adalah video yang diposting Hotman saat dia berhasil membuat para debt collector tak berkutik:



Sumber: Gridmotor

Friday, May 29, 2020

Ini Postingan Kemarahan Ahok yang Viral di Medsos: Bongkar Veronica Tan Penipu Sejak Awal Nikah

Biasanya, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok jarang membalas komentar warganet yang terkait dengan kehidupannya. Namun, belakangan ini ia seperti marah dan membalas komentar netizen.

Ahok dan Veronica Tan 

Sebuah respon datang dari warganet yang juga penggemar Veronica Tan membanding-bandingkan dengan istri Ahok saat ini, Puput Nastiti Devi.

Tak tahan dengan komentar tersebut, ia kemudian membongkar aib sang mantan istri yang disebutnya penipu sejak awal menikah.

Kiri: Balasan Ahok ke warganet. (photo/Instagram/@sahabatvero) Kanan: Veronica Tan

Ahok menyebut Veronica Tan adalah seorang yang terlalu berakting dan terlalu banyak dengan pencitraan.



"Amin, tentu untuk yang lengkap iya. Ada bonus pintar akting, playing victim, main pencitraan, dimaafkan berkali-kali malahan makin berani berbuat. Tukang tipu dari sejak menikah, memaksa suami untuk terima punya selingkuhan atau cerai. Itulah doa dan harapan yang lengkap untuk melengkapi calon menantu perempuanmu. Amin," kata Ahok
.
Komisaris Utama PT Pertamina itu yang biasanya adem dengan komentar dirinya di medsos kini berbeda.

Hal itu karena kali ini dirinya tak tahan dengan sikap warganet yang berkomentar seenaknya. Ahok juga mewanti-wanti agar netizen tak menuduh sembarangan ke keluarganya saat ini.

Sumber:
https://www.indozone.id/news/V6sJJ7q/geram-ke-warganet-ahok-bongkar-veronica-tan-penipu-sejak-awal-nikah/read-all

https://www.instagram.com/p/CAul7YPjqd6/?utm_source=ig_embed

Video Viral Pentas Kuda Lumping Dibubarkan Paksa Polisi Saat Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19

Gelaran pentas Kuda Lumping atau yang biasa disebut Pentas Ebeg dibubarkan paksa oleh beberapa petugas polisi. Peristiwa terekam kamera video itu menjadi viral di media sosial.

Screenshot Video Viral Pentas Kuda Lumping Dibubarkan Paksa Polisi Saat Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19   

Dalam keterangan video, peristiwa itu kabarnya terjadi di kawasan Tambaksari, Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu 27 Mei 2020. Gelaraan itu dibubarkan saat musik dan para pemain kuda lumping tengah beraksi.

Diduga untuk mencegah penyebaran virus corona, gelaran yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19 akhirnya dibubarkan paksa oleh petugas polisi. Tampak beberapa petugas berteriak untuk membubarkan warga.



Aksi tersebut sontak mengundang beragam reaksi netizen.

"Tetangga desaku ini min...emang di sana kalau habis Lebaran sama agustusan pada ngerayain pake pentas kuda lumping," tulis komentar @bilqiz1234.

"Wkwkwk...aku juga pengin banget nonton ebeg. tapi tau kondisi kali. lagian ebeg kan jelas mengundang banyak orang, malah nanggap. hadeh????????," tulis komentar @fava7941.

Sumber: twitter.com

Thursday, May 28, 2020

Dijuluki Kadrunwadon Oleh Netizen, Ini Jawaban Pedas Susi Pudjiastuti

Pesona Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti belum memudar meski ia tak lagi menjabat.

Terbukti, ketika kasus dugaan eksploitasi ABK Indonesia di kapal China mencuat, warganet masih mencari-cari dirinya meski hanya lewat media sosial.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Namun, kali ini ia mendapat serangan dari seorang pengguna Twitter bernama @sudiar_bambang. Susi diserang hanya karena membagikan berita tentang derita ABK Indonesia di kapal China.

"BBC News Indonesia | ABK Indonesia di kapal China: 'Tidur hanya tiga jam, makan 'umpan ikan', hingga pengalaman pahit yang sulit dilupakan melarung jenazah teman," tulis Susi via akun Twitter-nya @susipudjiastuti.

Namun, unggahan tersebut rupanya memantik beberapa warganet berkomentar negatif. Salah satunya yakni @sudiar_bambang yang menyebut dirinya sebagai kadrunwadon.

"Lama-lama ibu ini kadrunwadon. Anda enggak cocok ceriwis begini bu. Kembalilah seperti ibu Susi yang dulu," tulis akun @sudiar_bambang via Twitter.

Susi Pudjiastuti disebut sebagai kadrunwadon oleh warganet di twitter

Tak disangka, jika sebelumnya ia jarang menanggapi cuitan dari warganet, kali ini pengusaha maskapai Susi Air itu membalas serangan yang ia terima.

"Kadrunwadon???? Itu BBC juga kadrun???? Saya pikir kamu ngelindur atau salah makan," balas @susipudjiastuti.

Ia juga mengatakan dirinya tak masalah dijuluki kadrun, cebong, atau monyet sekalipun. Baginya, yang terpenting adalah memperjuangkan keselamatan ABK yang saat ini permasalahannya tengah menjadi sorotan publik. 

"Otak yang ada di dalam kepala ini saya banggakan karena kehebatannya tidak nyampai level otak Saudara & berpikir kapal ikan pelaku IUUF yang melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap anak-anak kita adalah bagian dari negara kita. Karena itu Saudara namakakan saya kadrun, cebong, monyet sekalipun tidak masalah!" terang Susi.



Selang tak berapa lama, akun tersebut kemudian meminta maaf dan mengatakan hal itu ia lakukan hanya untuk mencari perhatian mantan Menteri Susi Pudjiastuti.

"Maaf dan terima kasih banyak yang terhormat ibu @susipudjiastuti, akhirnya dapat komen balasan dari ibu walaupun berupa omelan. Karena kemarin-kemarin saya komen ibu enggak dibalas alias dicuekin. Tadinya saya pikir ibu juga enggak balas lagi. Maaf ya bu. Tetap bagi saya ibu @susipudjiastuti masih the best," kata @sudiar_bambang.

Sungguh memalukan kelakuan warganet ini.

Wednesday, May 27, 2020

Ini 5 Isi Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Supari yang Menuai Banyak Masalah

Presenter Deddy Corbuzier belum lama ini mewawancarai mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Hasil wawancara tersebut kemudian diunggah di channel Youtube Deddy Corbuzier.

Wawancara Deddy dengan terpidana kasus korupsi itu kemudian berujung masalah. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau Kemenkumham menilai wawancara dilakukan tanpa izin.

Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Supari 

Deddy dianggap melanggar Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Pengelolaan dan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kemenkumham dan UPT Pemasyarakatan, Pas No. M..HH-01.IN.04.03, 5 Oktober 2011.

Terlepas dari perkara di atas, berikut kami rangkuam isi wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah dalam video tersebut yang menuai masalah

1. Komentari Lembaga Hukum Indonesia
Siti Fadilah yakin dirinya tak bersalah dalam kasus korupsi yang menjeratnya. Dia juga menyebut tak ada bukti dan saksi untuk menjebloskan dirinya ke penjara.

"Negara kita ini tampaknya tidak berdaulat full. Nyatanya... saya ngerasain sendiri ya. Lembaga hukum kadang-kadang masih dipakai untuk sesuatu kekuatan tertentu, untuk mengatur orang. Orang yang nggak mau diatur, dicari-cari salahnya. Nggak ada salahnya dibikinin perkara," kata Siti.

2. Kalahkan WHO dan gagalkan pandemi flu burung
Saat ramai kasus flu burung tahun 2005, Siti Fadilah berhasil mengalahkan pendapat WHO. Flu burung akhirnya tak jadi ditetapkan sebagai pandemi.

"Saya membuktikan kalau virus flu burung tidak menular. Saya nyetop flu burung tidak pakai vaksin tapi pakai politik," katanya.

3. 'Ramalan' Bill Gates soal Pandemi
Siti Fadilah Supari merasa ada yang janggal dengan covid-19. Sebab, Bill Gates telah mempersiapkan vaksin untuk virus tersebut. Terlebih, CEO Microsoft tersebut telah memprediksi terjadinya pandemik.

"Ada sesuatu yang aneh menurut saya. Saya ikuti Bill Gates. Di forum ekonomi di Davos (Swiss). Di sana Bill Gates jadi pembicara utama. Dia di situ menggebu-gebu bahwa nanti akan ada pandemik. Nah, anehnya dia mempersiapkan vaksin," katanya.


4. Virus Corona
Siti tak membenarkan dan juga tak menyangkal kalau kemungkinan pandemi virus corona sama kasusnya dengan flu burung yang berhasil dia hentikan.

"Itu perkiraan saya, belum tentu benar belum tentu salah. Saya hanya menyampaikan ilmu pengetahuan," katanya.

Namun Siti mencurigai ada yang membuat virus ini. Bahkan ia mengatakan negara besar seperti China dan Amerika Serikat saja adalah korban.

5. Setelah bebas dari penjara
Siti Fadilah Supari yang kini berusia 70 tahun ini mengungkapkan akan bebas dari penjara sekitar 4 bulan lagi.

Ditanya Deddy Corbuzier akan melakukan apa setelah bebas, ia hanya ingin mengabdi pada masyarakat.

"Saya akan konsisten menyuarakan kebenaran dan semuanya untuk rakyat. Apapun saya ingin menyejahterakan rakyat Indonesia," katanya.

Berikut ini adalah video wawancara yang menjadi kontroversi tersebut:




Sumber: Suara.com dan Youtube Deddy Corbuzier

Monday, May 25, 2020

Kronologi Video Viral Kades Dikeroyok Warga dan Hansip Kena Bogem Mentah Karena Larang Sholat Ied Berjamaah

Seorang Kepala Desa dikeroyok karena melarang warganya sholat Idul Fitri berjamaah di tengah pandemi Covid-19.

Aksi pengeroyokan itu terekam dalam video viral yang memperlihatkan sejumlah warga mengamuk lantaran dilarang oleh kepala desa untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri berjamaah

Dalam video tersebut, terlihat puluhan warga tersebut menyerang aparatur pemerintahan desa setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa dalam video viral itu terjadi di salah satu desa di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah pada Minggu pagi, 24 Mei 2020, saat pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Screenshot rekaman video Kades dikeroyok warga dan Hansip terkena bogem mentah karena Larang Shalat Ied berjamaah


Adapun kericuhan tersebut disebutkan dipicu lantaran kepala desa setempat melarang warganya untuk menggelar sholat Idul Fitri berjamaah.

Tak terima dengan larangan tersebut, warga pun emosi dan sontak mengamuk ke kepala desa.

Bahkan, dalam video itu terlihat seorang petugas aparatur desa setempat didorong kemudian dikejar warga dan hendak dipukul.

Dalam video juga terdengar beberapa warga yang menyaksikan kejadian itu berteriak histeris.

“Ya Allah, ya Allah,” ujar salah seorang warga.

Namun berdasarkan perkembangan penyeldikan, kini sebanyak 19 orang jadi tersangka pengeroyokan seorang kepala desa di Bulaguding, Kecamatan Gadung, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah yang minta tidak melakukan sholat Idul Fitri berjamaah karena wabah virus corona. Penganiayaan ini dilakukan oleh banyak jemaah.

Kapolsek Bunobogu Buol Iptu M. Hasby mengatakan penganiayaan itu dilakukan jemaah setelah menjalankan sholat Idul Fitri.

Dia menjelaskan 19 orang jemaah masjid tersebut dijadikan tersangka seusai melakukan penganiayaan. Kepala desa serta tiga orang lainnya dianiaya setelah jemaah melakukan sholat Idul Fitri di masjid.

Menurut Hasby, peristiwa penganiayaan tersebut bermula ketika Kepala Desa mengimbau warga agar tidak Salat Idulfitri di masjid. Ini mengingat Pemerintah Desa menerapkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah tersebut.

“Jadi di wilayah tersebut kan masuk zona merah Covid-19 ya. Kemudian Kepala Desa dan tiga orang lainnya mengingatkan agar Salat Idulfitri di rumah saja. Kemudian ada provokator dan kepala desa serta tiga orang lain dikeroyok jemaah masjid itu,” tuturnya pada Minggu 24 Mei 2020..

Dia menjelaskan 19 orang tersangka tersebut telah dibawa ke Polres Buol untuk diproses secara hukum. Hasil visum Kepala Desa dan tiga orang lainnya juga sudah diterbitkan rumah sakit setempat.

Kasus Kepala Desa dianiaya oleh jemaah masjid ini sangat ironis karena mengingat korban justru mengimbau kebaikan di tengah pandemi Covid-19. Apalagi perbuatan itu justru dilakukan oleh jemaah masjid.

Hasby mengimbau agar seluruh masyarakat patuh dan taat kepada aturan PSBB demi memutus mata rantai penyebaran di wilayah Buol Sulawesi Tengah.

“Semua pelakunya sudah dibawa ke Polres Buol untuk diproses hukum,” katanya.



Diketahui, di momen Idul Fitri saat ini sejumlah pemerintah daerah meminta kepada masyarakat untuk melaksanakan sholat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Hal itu dilakukan aparatur pemerintahan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

Sumber: Suara

Sunday, May 24, 2020

Alasan Pendiri PAN Heran Bahar Smith dan Umar Assegaf Banyak Pendukungnya

Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Abdillah Toha tak habis pikir Habib Bahar bin Smith dan Habib Umar Assegaf masih didukung oleh banyak orang.

Pasalnya, ia menilai jika keduanya telah melakukan pelanggaran berat.

Seperti diketahui, Habib Bahar dipenjara karena kasus penganiayaan anak sementara Habib Umar baru-baru ini jadi sorotan publik karena bersikap arogan saat ditegur oleh petugas sebab melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).



"Mengherankan, penganiaya anak seperti Bahar Smith atau penantang penegak hukum seperti Umar Assegaf masih banyak pendukungnya yang membela," kata Abdillah via akun Twitter-nya @AT_AbdillahToha.

Ia pun menduga-duga apa penyebab kedua tokoh itu masih dicintai oleh para pendukungnya mengingat kesalahan yang mereka lakukan mengundang pro-kontra masyarakat.

Dugaan Abdillah, hal itu karena kebencian yang dipupuk bersama sehingga menjadi kekuatan kelompok yang semakin menguatkan mereka.



"Apa kira-kira penyebabnya? Bisa jadi kebencian yang dipupuk menjadi kekuatan mereka bersama," katanya.

Padahal, menurutnya, salah satu poin penting dalam beragama adalah mengasihi antar sesama. Bukan memupuk kebencian di antara sesama umat seperti dugaan Abdillah.

"Padahal inti agama adalah kasih sayang dan akhlak," pungkasnya.

Cuitan itu pun sontak menuai berbagai reaksi dari warganet. Sebagian mengamini perkataan Abdillah Toha, seperti yang diungkapkan oleh akun @syakib_sidqi.

"Alhamdulillah. Masih ada tokoh agama yang terang-terangan membela yang benar. Terima kasih Buya," tulisnya.

"Memang sangat memprihatinkan pak. Ada yang salah dengan anak bangsa saat ini. Begitu mudahnya membenarkan dan menerima kesalahan. Tetapi begitu sulitnya membenarkan dan menerima kebenaran," kata @J_Aryoko.

"Ya Allah, mudah-mudahan semua ini tidak mencoreng Islam," tulis @Rusdiavisena.

sumber: https://www.suara.com/news/2020/05/22/092455/pendiri-pan-saya-heran-bahar-smith-dan-umar-assegaf-banyak-pendukungnya