Thursday, July 4, 2019

Yuk, Piknik dan Nikmati Keindahan 7 Negara Dengan Pajak Terendah di Dunia


Apabila Anda adalah seorang traveller yang sensitif terhadap biaya, maka segala sesuatu tentang destinasi yang hendak Anda kunjungi haruslah Anda ketahui.
Aspek ini bisa dimulai dari riset untuk mengetahui kapan waktu yang murah untuk melakukan reservasi perjalanan, hingga ke serba-serbi harga barang kebutuhan. Dan salah satu hal terpenting yang juga harus diperhatikan adalah besaran biaya pajak yang berlaku di satu negara.
Sebab apabila Anda menjelajah berbagai tempat umum maka tentu saja akan selalu terdapat biaya pajak di dalamnya. Tak terkecuali, makan makanan lokal, baik di kedai pinggir jalan maupun resto atau saat belanja satu-dua barang.
Oleh karena itu, Anda harus tahu negara mana saja yang punya biaya pajak terendah di dunia untuk merencanakan travel on a budget dengan lebih matang.
Uni Emirat Arab
Dubai, simbol kemewahan Uni Emirat Arab

Negara yang berada di sepanjang pesisir Teluk Persia ini terkenal akan segala kemewahan yang bisa ditemukan di tiap sudutnya.. Gedung-gedung pencakar langit dengan desain unik yang berjejal di sepanjang jalan. Belum lagi, gedung dan hotel tertinggi di dunia yang ada di kota Dubai. Namun, segala kemewahan yang diperlihatkan UEA ini tak membuat persentase pajaknya lebih dari 14,8%.

Zambia
Keindahan alam Zambia

Negara-negara di Afrika memang tersohor akan suguhan alam liar dan hamparan savana yang bisa dinikmati dengan bebasnya, termasuk Zambia. Agar bisa merasakan nuansa alam eksklusif, turis biasanya rela mengeluarkan biaya lebih. Namun apabila Anda berkunjung ke Zambia yang punya persentase pajak di angka 14,8%, maka kemungkinan itu akan ada di tingkat yang lebih rendah.
Arab Saudi
Seorang Bapak sedang mendirikan sholat ketika berpiknik di sebuah padang rumput di Arab Saudi


Jadi negara impian bagi sebagian besar umat muslim, Arab Saudi tak punya persentase pajak yang tinggi. Negara yang tersohor akan kandungan minyak buminya ini punya tingkat pemungutan pajak di angka 14,5%. Karena biasa didatangi orang dari berbagai belahan dunia, kamu bisa temukan berbagai serba-serbi barang maupun makanan dari tempat lain di sini.
Lesotho
Cagar alam Tsehlanyanye di Lesotho yang indah

Mungkin namanya masih asing di telingamu, seperti kebanyakan negara di Afrika. Berada di selatan Afrika, negara ini menyimpan sejarah Raja Moshoeshoe dari abad ke-19. Panorama alam di negara ini sanggup memesonamu. Belum banyak dikunjungi turis membuat perjalanan jadi semakin eksklusif. Terlebih, godaan persentase pajak yang berada di angka 13,6%.
Bahrain
Jangan salah, air terjun seindah ini ada di Bahrain


Negara kepulauan yang ada di Timur Tengah ini mempunyai besaran pajak 13,5%. Kota yang bekembang di sepanjang aliran air sungai dan laut ini menyuguhkan panorama spektakuler ketika malam tiba. Kamu bisa duduk dan bersantai di tepi kota sambil menikmati pemandangan kerlap-kerlip lampu yang terpantul dengan indahnya di air. 
Kuwait
Keindahan salah satu sudut ibukota Kuwait: Kuwait City


Negeri yang sarat akan sejarah kuno ini jadi alternatif destinasi yang bisa dikunjungi ketika berada di Timur Tengah. Belum popular di kalangan turis, Kuwait punya persentase pajak di angka 12,8%. Tak hanya sejarah, para pelancong akan dimanjakan oleh berbagai peninggalan seni dengan pengaruh Islam yang begitu kentara.
Republik Makedonia
Latka Lake di Macedonia

Negera yang terkenal akan berbagai festivalnya ini bisa jadi salah satu destinasi ketika Anda ingin melakoni perjalanan berbiaya hemat di EropaPersentase pajak yang ada di angka 10% adalah salah satu alasannya. Para pelancong bisa puas city road dan menjejalah berbagai panorama alam dengan suguhan yang berbeda di tiap tempatnya. Mulai dari laut berpasir putih, hingga daerah pegunungan dengan hawa sejuk. 
Yuk, piknik

Wednesday, July 3, 2019

Aneh Tapi Nyata: 4 Perempuan Ini Sangat Kecanduan Melakukan Hubungan Intim


Hubungan intim di banyak negara, khususnya di dunia timur masih dianggap tabu untuk dibicarakan. Terlebih lagi di kalangan masyarakat Indonesia yang kebanyakan masih kolot.
Dan hal-hal yang berbau seksual dalam anggapan masyarakat selalu dikaitkan dengan kaum laki-laki.. Nah, kali ini anggapan masyarakat akan sedikit terbantahkan.
Kami merangkum dari berbagai sumber, ternyata diketahui ada 4 orang wanita yang ternyata memiliki kecanduan untuk berhubungan intim.
Para ahli selalu berpendapat bahwa stres karena pekerjaan atau masalah sehari-hari bisa menjadi alasan utama wanita kecanduan untuk melakukan hubungan intim. Berhubungan intim memang memberikan kepuasan sendiri dan bisa menghilangkan perasaan-perasaan negatif.
Siapa sajakah para wanita yang memiliki ketagihan untuk selalu berhubungan intim? Mari kita simak penuturan berikut:
1.     1. Crystal Warren (berhubungan intim dengan lebih dari 1.000 pria berbeda)

Wanita berusia 42 tahun yang berasal dari Somerset, Inggris. Hingga saat ini, ia sudah tidur dan melakukan hubungan intim dengan lebih dari seribu orang pria. Gokil!
Warren pertama kali melakukan hubungan intim saat ia masih duduk di bangku SMP. Semenjak melakukan hubungan seksual pertama kali dengan pria sebayanya, ia sudah mulai ketagihan.
Menginjak usia 17 tahun, ia mulai berkelana ke pub dan klub untuk memenuhi hasrat seksualnya. Ia mengaku melakukan hubungan intim dengan aman sehingga tak akan takut terjangkit penyakit kelamin. Bahkan pernah, Waren melakukan hubungan intim dengan 7 pria berbeda dalam waktu 24 jam.
2. Terri Hunter (berhubungan intim hingga puluhan kali dalam sehari)

Wanita Inggris ini sudah kehilangan keperawanannya pada usia 17 tahun. Sejak saat itu, wanita yang sekarang sudah berusia 30 tahun ini mulai kecanduan untuk berhubungan intim. Bahkan, ia mengaku butuh puluhan kali bercinta dalam sehari untuk memenuhi hasrat seksualnya.
Walau hiperseks, Hunter mengaku bahwa dirinyabukan pelacur, namun jelas kualitas berhubungan intimnya pasti menurun karena dilakukan terlalu sering. Terri juga mengaku bersedia untuk melakukan hubungan intim bahkan dengan pria yang tak seberapa tampan.
"Sajak kehilangan keperawanan saya, saya jadi kecanduan untuk melakukan hubungan intim. Saya sudah melakukannya dengan ratusan pria. Saya bukan pelacur. Saya hanya ingin memenuhi kebutuhan saya," ujar Terri.
3.      Ania Lisewska (ingin berhubungan intim dengan 100.000 pria)

Wanita berusia 27 tahun asal Polandia ini mempunyai cita-cita untuk melakukan hubungan intim dengan 100.000 pria dalam waktu masing-masing 20 menit.
Lisewska ingin melakukan hubungan seksual dengan pria dari Eropa atau bahkan negara lain di seluruh dunia. Apabila dihitung secara matematis, berhubungan intim dengan 100.000 pria dan masing-masing 20 menit, akan membutuhkan waktu sekitar 3,8 tahun. Itu pun kalau dilakukan 24 jam sehari tanpa henti.
Ania ingin melakukan hubungan seksual di saat weekend saja. Artinya dia membutuhkan waktu selama 20 tahun supaya ia genap bercinta dengan 100.000 orang.Gila
4.      Lisa Sparxxx (pernah berhubungan intim 919 kali dalam sehari)

Wanita asal AS ini berprofesi sebagai bintang film biru sejak tahun 2012. Jadi, wajar saja kalau ia lekat dengan dunia lendir ini.
Tercatat, Lisa Sparxxx mengaku pernah membukukan rekor melakukan hubungan intim selama 919 kali dalam sehari. Rekor ini ia buat pada 16 Oktober 2004 silam dalam ajang Kejuaraan Dunia Bercinta di Warsawa, Polandia.
sumber: Daily Mail, The Sun

Monday, December 25, 2017

Orang Ini Tertangkap Karena Buang Air Seni dan (Maaf) Kotoran Ke Masjid, Vihara dan Gereja

Di saat isu agama makin menjadi sensitif di Indonesia, namun ada saja oknum yang malahan memperkeruh suasana baik secara sadar maupun tidak sadar. Seperti contohnya kelakuam "nyentrik" Suharmin Lias (34 tahun) ini/

Suharmin ditangkap oleh polisi karena kelakuannya yang sulit diterima nalar yaitu (maaf) menyiram air kencingnya di karpet Masjid Kubah Emas, Limo, Kota Depok. Perilaku aneh ini tidak ia lakukan sekali saja, melainkan sudah berulang kali dilakukan di tempat ibadah lain.

Suharmin (ketiga dari kiri) saat melakukan rekonstruksi perbuatannya di Masjid Kubah Emas Depok
Suharmin (ketiga dari kiri) saat melakukan rekonstruksi perbuatannya di Masjid Kubah Emas Depok

"Dari keterangan pelaku, bahwa perbuatan menyemprotkan dengan air seni tersebut sebelumnya pernah dilakukan di vihara di Ancol, Jakarta Utara," jelas Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada detikcom di kantornya, Jl Margonda Raya, Kota Depok, Senin 25 Desember 2017.

Perbuatan unik sekaligus gila ini dilakukan Suharmin sejak sekitar setahun yang lalu. Saat itu, dia menyemprotkan air seni ke patung Buddha di vihara di Ancol tersebut. "Kemudian sekitar 3 bulan yang lalu, juga dilakukan di gereja di daerah Kedoya, di mana yang disemprot (air seni) adalah patung Yesus," sambung Putu.

Suharmin ditangkap warga setelah ketahuan menyemprotkan air seni di karpet Masjid Kubah Emas, Jl Raya Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, pada Jumat 22 Desember 2017 lalu. Suharmin tiba di masjid sekitar pukul 10.00 WIB, lalu duduk bersila menghadap mimbar.

"Setelah itu, yang bersangkutan menyiramkan air seni yang dibawanya menggunakan botol air mineral," sambung Putu.

Perbuatannya lantas ketahuan oleh Hanafi, marbot masjid yang langsung menghardiknya. Suharmin lalu diamankan warga dan sempat dipukuli.


Saat ini Suharmin diamankan di Mapolresta Depok. Dia dijerat dengan Pasal 156 KUHP tentang penistaan terhadap agama.
(Detik, Tribun)

Tuesday, June 27, 2017

Ketika Bos IMF Paparkan Potensi Besar Indonesia Sembari Mengutip Ir. Soekarno Tentang Pembangunan

Indonesia adalah negara yang (dianggap) kaya raya namun tidak juga kunjung menjadi negara maju dan adidaya. Hal ini menjadi pertanyaan banyak kalangan tak terkecuali di luar negeri.

Walau dianggap negara yang kaya dan berlimpah sumber daya alam, masyarakat Indonesia masih merasa terhimpit oleh beban hidup. Seringkali terjadi demonstrasi meminta kenaikan gaji atau konflik buruh dengan majikan, Terlebih lagi kondisi perekonomian dunia secara global hingga saat ini masih lemah walaupun cenderung mengalami penguatan. 

Christine Lagarde Boss IMF
Christine Lagarde

Melemahnya perekonomian ini banyak dirasakan hampir semua negara di dunia. Indonesia pun tak luput dari imbas masalah global ini. Nilai tukar Rupiah naik turun dan cenderung melemah, serta banyak perusahaan yang gulung tikar dan apabila berusaha keras bertahan maka mau tidak mau harus melakukan PHK pada banyak karyawannya.

Kondisi Indonesia ini tak luput dari perhatian Direktur Operasional IMF, Christine Lagarde. Lagarde percaya bahwa Indonesia bisa melalui semua ini, karena.potensi besar yang dimiliki Indonesia.

Lagarde melihat bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) usia muda (usia produktif) di Indonesia jumlahnya amat besar. Jumlah penduduk usia produktif di Indonesia akan terus meningkat dan menjadi potensi yang tersimpan yang harus "diolah" untuk mencapai kemajuan. Kondisi ini berbeda dengan negara lain di kawasan ASEAN yang justru mengalami penurunan jumlah tenaga kerja usia produktif.

Lagarde mengingatkan bahwa pada tahun 2030 mendatang, 70% dari total penduduk Indonesia atau sekitar 180 juta jiwa adalah usia produktif.

"Pada tahun 1930 Soekarno mengatakan 'Beri aku 1000 orang, aku akan pindahkan gunung. Tapi beri aku satu pemuda dan akan ku guncang dunia'. Ini potensi besar," kata Lagarde.

Lagarde menambahkan oleh karena memiliki SDM usia produktif yang tinggi, maka Indonesia memiliki peluang yang unik dibanding negara-negara lain.

Ada tiga langkah penting yang menurut Lagarde perlu dilakukan Indonesia untuk merealisasikan potensi tersebut.

Langkah yang pertama adalah pembangunan infrastruktur modern dan efisiensi, terutama listrik dan transportasi. Menurut Lagarde, kurangnya infrastruktur yang memadai membuat sektor lain tidak efisien.

Lagarde kemudian memberi contoh biaya logistik yang diperkirakan bisa mencapai lebih dari 24% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Malaysia yang biaya logistiknya hanya sebesar 13%. Belum lagi akses listrik bagi masyarakat Indonesia, menurut Lagarde belum menyeluruh bagi seluruh rakyat, baru sekitar 80% dibandingkan dengan Malaysia yang sudah 100%.

Meski demikian, Lagarde mengapresiasi pemerintah Indonesia yang sudah menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama.

Langkah kedua yang perlu diperbaiki pemerintah adalah iklim investasi. Lagarde menilai, pemerintah perlu menciptakan iklim investasi yang kondusif. Lagarde pun mencontohkan Jepang, China dan Korea sebagai negara yang mampu bersaing dalam hal produksi barang dan jasa.

Kebijakan perdagangan internasional yang mendukung proses integrasi ekonomi menjadi langkah ketiga yang disarankan Lagarde. Wanita pertama yang menduduki posisi kunci di IMF ini menilai, potensi besar Indonesia bukan hanya pasar domestik, tetapi tetapi juga pasar global dengan 1,5 miliar konsumen.

Lagarde pun mengingatkan Indonesia agar segera memperkuat daya saingnya karena sudah diberlakukan MEA.
(dari berbagai sumber)

Monday, June 26, 2017

Ketika Bung Karno Memilih Bra Untuk Istrinya Kala Kunjungan Kenegaraan Ke Amerika Serikat

Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia mempunyai banyak kisah menarik seputar kehidupannya yang selalu membuat banyak orang penasaran. Banyak sekali cerita menarik seputar Bung Karno, demikian ia disapa, yang tidak banyak diketahui publik.

Salah satu dari banyak kisah menarik tentangnya adalah mengenai para wanita, dalam hal ini istri-istrinya. Sudah bukan rahasia lagi kalau si Bung Besar ini amat memikat wanita baik lokal maupun asing.

Nah, berikut ini adalah salah satu kisah Bung Karno terkait istrinya, Fatmawati, kala ia melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada tahun 1956.

Bung Karno dan Fatmawati
Bung Karno dan Fatmawati bersama anak sulung mereka, Guntur Soekarnoputra (photo. Bintang)

Sudah menjadi kelaziman di negara manapun sebagai bentuk penghormatan kepada Kepala Negara asing yang berkunjung, Pejabat negara yang bersangkutan mengajak tamunya untuk menikmati keindahan negerinya.

Nah, pejabat yang berkepentingan di AS mengajak Bung Karno untuk menikmati keindahan dan keramaian kota-kota yang ada di Amerika. Bukan hanya itu saja, Bung Karno pun juga diajak berpelesir ke tempat wisata terbaik di Amerika. 

Dalam kesempatan ini, Bung Karno diantar dan ditemani oleh janda raja film yang saat itu paling beken di Hollywood, Ny. Eric Johnson untuk mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan terkenal di negara bagian California.

Saat diantar berbelanja itu mendadak, Sang Presiden teringat akan pesan istrinya, Fatmawati yang sangat ingin dibelikan pakaian dalam yakni sebuah Breast Holder (BH/bra). Bersama dengan Nyonya Johnson, Bung Karno pun berjalan ke gerai pakaian dalam. Namun saat sampai di gerai pakaian dalam wanita yang dimaksud, Bung Karno mendadak terdiam karena kebingungan.

Walaupun kondang sebagai orang yang auranya mampu membuat para wanita langsung terpesona, ia tetap saja bingung bagaimana harus mengatakan keinginannya untuk membeli bra tersebut. Akhirnya, di saat suasana hening. Ia pun memberanikan diri mengatakannya kepada Nyonya Johnson. "Bolehkah saya lihat salah satu mangkok daging yang terbuat dari satin hitam itu?" katanya.

Karena ketidaktahuan Bung Karno, wajah Nyonya Johnson pun memerah karena sedikit merasa malu. "Bayangkan aku menyebut benda itu mangkuk daging," kenang Soekarno dalam buku biografinya.

Setelah kejadian itu, para pramuniaga mengerti maksud dari Bung Karno. Tak lama kemudian, para pramuniaga pun datang untuk mengambilkan beberapa model bra yang mungkin disukai oleh Bung Karno. Namun bukannya sumringah, sang Proklamator ini malahan semakin kebingungan. Nampaknya ia lupa menanyakan ukuran bra kepada istrinya, Fatmawati.

Bung Karno pun kembali berbisik kepada Nyonya Johnson, "Apakah bisa dikumpulkan ke sini semua gadis penjual (maksudnya: para pramuniaga), agar saya bisa menentukan ukurannya."

Akhirnya datanglah beberapa pramuniaga seperti layaknya sebuah peragaan busana. Dalam "parade" tersebut tidak dijelaskan apakah pramuniaga harus berjalan membungkuk atau tidak. Setelah pramuniaga itu berbaris, dengan hati-hati Bung Karno meneliti mereka dengan cermat.

"Tidak, engkau terlalu kecil.. Oh, engkau terlalu besar..." kata Bung Karno. Hingga pada akhirnya Bung Karno menunjuk seorang wanita dan berkata, "Ya.. engkau cocok sekali. Saya akan mengambil ukuranmu, please!".


Karena kejadian tersebut, Bung Karno tertawa terpingkal-pingkal apabila mengingatnya. Ia lihai juga dalam urusan yang satu ini. Dia pun tahu cara mengambil hati para istrinya dengan memberi hadiah kejutan. Di sisi lain, ia pun sosok yang humoris.
(Bung Karno: Biografi Putra Sang Fajar, 2016)

Sunday, June 25, 2017

Anaknya Tewas Dalam Perang Di Suriah, WNI Ini Malah Bilang: "Anak Saya Bukan ISIS, Tapi Al Qaeda"

Apabila keluarga para terduga radikalisme dan terorisme selalu tertutup mengenai aktivitas anggota keluarganya, maka tidak demikian dengan Abu Muhammad Jibril Abdurrachman.

Wakil Amir Majelis Mujahidin yang lebih dikenal dengan nama Abu Jibril ini bahkan terang-terangan menyatakan bahwa anaknya berjihad di negara lain.

Ridwan Abdul Hayyi alias Abu Umar
Ridwan Abdul Hayyi alias Abu Umar bin Abu Jibril (photo: Okezone)

Abu Jibril menjelaskan bahwa anaknya, Ridwan Abdul Hayyi alias Abu Umar Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas tertembak tank pasukan Suriah di Kota Idlib, tidak bergabung dengan kelompok radikal Islamic State of Irak and Syiria (ISIS) di Suriah.

Namun Abu Jibril, mengakui anaknya tersebut untuk memerangi pasukan pemerintah Suriah, bergabung dengan kelompok Al Qaeda.

"Anak saya tujuh bulan lalu berangkat (Suriah), membantu kaum muslimin di Suriah. Dia bergabung dengan Al Qaeda untuk memberantas Syiah," ungkap Abu Jibril, Jumat 27 Maret 2015.

Abu Jibril menjelaskan lebih lanjut bahwa saat Ridwan tiba di Suriah, ISIS belum ada di Suriah. Namun, dia tidak mengetahui bagaimana caranya Abu Umar bisa bergabung kedalam Al Qaeda.


"Pada saat itu belum ada ISIS di Suriah, anak kami ikut kelompok Al Qaeda. Dia awalnya membawa bendera MMI, karena belum menemukan ISIS, anak saya bergabung dengan Al Qaeda," pungkasnya.

Duh, makin ngeri saja. Benarkah anak beliau bukan ISIS?

Ini Penyebab Soeharto Ikut NU Menurut Gus Dur

Di masa pemerintahan Orde Baru, KH. Abdurrachman Wahid (Gus Dur) adalah salah satu tokoh yang berani mengkritik pemerintahan Soeharto secara tegas dan cerdas. Namun, tidak seperti para politikus di era sekarang yang penuh kepura-puraan, walau sering berseberangan dalam pandangan politik, Gus Dur dan Soeharto tetap intens saling menjaga ikatan tali silaturahmi.

Salah satu foto yang menunjukkan keakraban Gus Dur dan (mantan) Presiden Soeharto walau mereka bersebrangan secara politik. Gus Dur sering melontarkan kritik pedas namun cerdas dan santun. Suatu hal yang tidak dimiliki oleh elite politik saat ini. (photo: Pepnews)

Mereka saling mengundang dalam berbagai kesempatan, dan tidak sekalipun undangan salah satu dari mereka pernah diingkari. Ada beberapa hal menarik seputar silaturahmi kedua tokoh besar yang pernah dimiliki Republik Indonesia ini.

Salah satunya seperti yang tertuang dalam buku 'Ngakak Bareng Gus Dur' karya Muhammad Wahab Hasbullah (Penerbit Insania Yogyakarta, 2010).

Pada suatu waktu, Gus Dur diundang oleh Soeharto untuk berbuka puasa bersama di kediamannya di Jalan Cendana, Menteng, Jakarta Pusat.

Gus Dur pun datang ke kediaman Soeharto ditemani oleh Kyai Asrowi. Setelah buka puasa dan salat magrib berjamaah. Kemudian dilanjut minum kopi, minum teh, dan makan-makan santai, terjadilah dialog antara Soeharto dan Gus Dur.

Soeharto: Gus Dur sampai malam kan di sini?

Gus Dur: Enggak pak! Saya harus segera pergi ke tempat yang lain.

Soeharto: Oh, iya ya ya.... silaken. Tapi kiainya kan ditinggal di sini, ya?

Gus Dur : Oh, Iya Pak! Tapi harus ada penjelasan.

Soeharto: Penjelasan apa?

Gus Dur: Shalat tarawihnya nanti itu 'ngikutin' NU lama atau NU baru?

Mendengar ucapan Gus Dur itu, karuan saja Soeharto jadi bingung. Baru kali ini dia mendengar ada NU lama dan NU baru. Oleh karena itu, kemudian Soeharto bertanya kepada Gus Dur.

Soeharto: Lho, NU Lama dengan NU baru apa bedanya?

Gus Dur: Kalau NU lama, tarawih dan witirnya itu 23 rakaat.

Soeharto: Oh Iya..ya.. gak apa-apa.

Gus Dur sementara diam tak lagi berbicara. Sejurus kemudian Suoharto bertanya lagi.

Soeharto: Lha, kalau NU baru bagaimana?

Gus Dur: Diskon 60 persen! Hahaha... jadi shalat tarawih dan witirnya cuma tinggal 11 rakaat.

Kontan saja jawaban Gus Dur membuat Soeharto dan semua orang yang ada di sekitarnya ngakak mendengar dialog itu.


Soeharto: Ya sudah, saya ikut NU baru saja, pinggang saya sakit. 

Hahahaha.
(Ngakak Bareng Gus Dur)