Thursday, May 7, 2020

Ini Foto-foto Staf Laboratorium Wuhan Memegang Kelelawar yang Mendadak Dihapus dari Situs Sehingga Bikin AS dan Inggris Geram

Laboratorium Virus Wuhan pada awalnya memiliki foto-foto terkait awal mula penemuan kelelawar pembawa virus.

Namun tiba-tiba foto-foto para ilmuwan Wuhan yang menangani kelelawar dengan mengenakan alat perlindungan terbatas telah menghilang dari situs web laboratorium China .

Laboratorium Wuhan Institute of Virology 

Melansir Daily Star, Minggu (3/5/2020), pada bulan lalu, Institut Virologi Wuhan telah menghapus foto-foto ilmuwan yang bekerja di laboratoriumnya.

Laboratorium tersebut mengkhususkan diri dalam meneliti patogen yang paling berbahaya. Laboratorium tersebut dibangun setelah wabah SARS pada tahun 2002 dan 2003.

Saat ini, pejabat Inggris dikatakan menyelidiki "kemungkinan terkaitnya" atas munculnya wabah corona dengan laboratorium tersebut.

"Jelas ada pertanyaan yang perlu dijawab tentang asal dan penyebaran virus," kata juru bicara Boris Johnson .

Sebuah berkas MI6 rahasia menyatakan bahwa virus corona tidak sengaja dikeluarkan dari laboratorium.

Sebelumnya, foto-foto dari dalam lembaga rahasia menunjukkan segel yang rusak di pintu lemari es yang digunakan untuk menampung 1.500 jenis virus.

Satu halaman situs web institut sebelumnya menunjukkan foto-foto staf laboratorium memasuki gua untuk mengambil swab dari kelelawar yang membawa virus corona - dengan para ilmuwan mengenakan peralatan pelindung terbatas.

Berikut ini adaah foto-foto para ilmuwan saat mengambil sampel darah kelelawar yang diduga terpapar virus corona sehingga menjadi asal mula wabah pandemi COVID-19







foto-foto para ilmuwan Laboratorium Virus Wuhan saat mengambil sampel darah kelelawar yang diduga terpapar virus corona 

Selain Inggris, Amerika Serikat pun melakukan penyelidikan mengenai asal-usul virus corona.

Kantor Direktur Intelijen Nasional, yang mewakili agen mata-mata AS, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan: "Komunitas intelijen akan terus memeriksa dengan teliti informasi yang muncul dan intelijen untuk menentukan apakah wabah itu dimulai melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi atau apakah itu adalah hasil dari kecelakaan di laboratorium di Wuhan."

Situs web institut Wuhan - yang mencakup gambar-gambar anggota staf di samping bendera Komunis - mengakui risiko pekerjaan tersebut.

Mereka mengatakan, "Karena objek penelitian laboratorium adalah mikroorganisme yang sangat patogen, begitu tabung reaksi untuk menyimpan virus dibuka di laboratorium, itu seperti membuka Kotak Pandora.

"Virus ini datang dan pergi tanpa jejak. Ada berbagai langkah perlindungan, tetapi personel eksperimental masih perlu beroperasi dengan hati-hati untuk menghindari bahaya karena kesalahan operasional."

Beijing menegaskan fakta bahwa lembaga virologi utama negara itu bermarkas di kota yang menjadi pusat wabah itu adalah suatu kebetulan.

Beijing mengelak adanya hubungan dengan laboratorium sebagai "teori konspirasi tak berdasar".

Seorang juru bicara kedutaan China sebelumnya mengatakan kepada Mail pada hari Minggu, "Belum ada kesimpulan ilmiah atau medis tentang asal-usul Covid-19, karena pekerjaan penelusuran yang relevan masih berlangsung.

"WHO telah membuat pernyataan berulang bahwa apa yang dunia alami sekarang adalah fenomena global, sumbernya tidak ditentukan, fokusnya harus pada penahanan dan bahasa stigma apa pun yang merujuk ke tempat-tempat tertentu harus dihindari."

Sumber:
 https://www.bangkokpost.com/world/1913572/the-wuhan-lab-at-the-heart-of-the-us-china-virus-spat

https://www.scientificamerican.com/article/how-chinas-bat-woman-hunted-down-viruses-from-sars-to-the-new-coronavirus1/

Ini Syarat Dapat BST Rp 600.000 per Bulan dari Pemerintah, Banyak Nasabah BRI Dapat, Anda Termasuk?

Media sosial Twitter maupun Facebook kemarin diramaikan oleh unggahan netizen mengenai uang Rp 600.000 yang tiba-tiba masuk ke rekening BRI milik mereka.

Ada yang mengunggah foto pesan singkat (SMS) pemberitahuan transfer, ada pula yang menyebarkannya lewat tulisan dan foto di Facebook.

Screenshot bukti penerimaan transfer dana BST dari pemerintah melalui Bank BRI 

Klarifikasi BRI

Saat dikonfirmasi, Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto mengatakan, tidak benar bahwa semua pemilik rekening BRI mendapatkan uang Rp 600.000.

Ia mengatakan, BRI ditunjuk sebagai salah satu bank penyalur Bantuan Sosial Tunai (BST) Rp 600.000 dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

"Enggak benar, dong. Kan BRI hanya bank penyalur. Yang benar, pemerintah yang bagiin uangnya," ujar Amam

Selain BRI, bank-bank lain yang tergabung dalam Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) juga ditunjuk sebagai bank penyalur BST.


Penjelasan Kementerian Sosial

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial Adhy Karyono menjelaskan, program BST diberikan kepada 9 juta KPM.

Angka 9 juta KPM ini berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Penyaluran BST dilakukan melalui 2 cara, yaitu:

* Melalui PT Pos sebanyak 8 juta KPM.

* Transfer top up ke rekening penerima manfaat sebanyak 1 juta KPM.

Menurut Adhy, penerima lewat transfer bank adalah mereka yang sudah melakukan sinkronisasi data DTKS dengan data bank Himbara.

Mereka yang sudah melakukan sinkronisasi DTKS sebanyak 5,8 juta KPM.

Dari hasil pemadanan data, diperoleh rekening yang valid sebanyak 749.948 orang, termasuk di BRI sebanyak 528.144 orang.

Ia mengatakan, sudah ada pemberitahuan kepada penerima manfaat mengenai bantuan sebesar Rp 600.000 ini.

Pemberitahuan dilakukan oleh dinas sosial provinsi dan kabupaten atau kota.

Syarat Bisa Dapat Rp 600.000

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan bahwa pemerintah pusat akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) atau BST kepada warga miskin sebesar Rp 600.000.

Kebijakan bantuan tunai ini dilakukan untuk tetap menjaga daya beli masyarakat miskin saat pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Penyaluran BLT ini diberikan selama 3 bulan dari April hingga Juni. Bantuan ini hanya dikhususkan bagi warga miskin yang tinggal di luar Jabodetabek.

Sementara untuk masyarakat kurang mampu di Jabodetabek akan kebagian paket sembako dengan nilai yang sama. "

Syarat penerimanya adalah keluarga miskin yang bukan termasuk penerima Program Keluarga Harapan ( PKH ), tidak memperoleh Kartu Sembako dan Kartu Pra Kerja," demikian ditulis pihak Kementerian Keuangan di web resminya.

Penerima BLT ini didasarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Ketentuan mengenai mekanisme pendataan, penetapan data penerima manfaat, dan pelaksanaan pemberian BLT Desa dilakukan sesuai ketentuan Menteri Desa PDTT.

BLT dianggarkan dalam APB Desa maksimal sebesar 35 persen dari Dana Desa atau lebih dengan persetujuan pemerintah kabupaten/kotamadya.

Penyaluran Dana Desa juga dipermudah melalui penyederhanaan dokumen dan penyaluran yang diupayakan agar lebih cepat.

Kepala desa merupakan pihak yang bertanggung jawab atas penggunaan, penyaluran, hingga pertanggungjawaban BLT Desa.

BLT Dana Desa merupakan program prioritas yang harus dianggarkan oleh pemerintah desa.

Jika pemerintah desa tidak menganggarkan BLT Dana Desa, pemerintah desa akan dikenakan sanksi mulai dari pemotongan sebesar 50 persen untuk penyaluran Dana Desa tahap berikutnya hingga penghentian penyaluran Dana Desa tahap III.

Pendampingan dan pengawasan terhadap pemanfaatan BLT Dana Desa dapat dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tengah melakukan evaluasi pelaksanaan tambahan bantuan sosial atau bansos yang nilainya mencapai lebih dari Rp 52 triliun.

"Pemerintah bekerja sama dengan pemda akan terus memperbaiki dan menyempurnakan program bansos dari segi target penerima, data, jumlah dan cara penyaluran, akuntabilitas, serta transparansi bantuan," kata Sri Mulyani.

Selain itu, dalam rapat evaluasi tersebut juga dibahas penerapan kebijakan pelarangan mudik.

Sri Mulyani berharap agar masyarakat ikut mengawasi dan terus memberikan masukan untuk perbaikan karena pandemik Covid-19 adalah tantangan bagi seluruh bangsa Indonesia.

"Dengan terus menjaga kebersamaan, persatuan, dan kegotongroyongan, insya Allah kita mampu menghadapi dan mengatasi pandemi Covid-19," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Trasmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar menyebutkan, pemerintah sudah menyalurkan BLT ke 8.157 desa sebesar Rp 70 miliar.

Bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk menyejahterakan warga desa akibat wabah Virus Corona yang berimbas terhadap perekonomian.

"Dari 8.157 (desa) kalau rata-rata berarti sekitar Rp 70 miliar yang cair. Nah, Rp 70 miliar itu kemungkinan masih campuran akumulasinya," kata Abdul Halim Iskandar.

Namun, dia mengatakan, ada 2 cara bantuan diserahkan, yaitu dalam bentuk nontunai dan tunai disesuaikan dengan kondisi desa tersebut.

"Ada yang nontunai, langsung masuk rekening, ada yang tunai karena situasi desa. Yang nontunai tidak ada pertemuan, yang tunai door to door ke rumah penerima manfaat dengan protokol kesehatan," jelas dia mengatakan.

Abdul Halim Iskandar mengingatkan kepada pemerintah daerah agar penyaluran BLT Dana Desa ini segera dipercepat.

Terlebih lagi, dalam suasana Ramadhan, kebutuhan akan bahan pokok sangat dibutuhkan warga desa yang tidak mampu untuk dibeli.

"Saya terima kasih karena sudah bantu masyarakat desa untuk BLT ini. Alhamdulillah sampai saat ini saya belum dapat laporan upaya yang menghambat penyaluran Dana Desa untuk bantuan langsung tunai," ucap dia.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendes PDTT Ivanovich Agusta mengatakan, proses pencairan BLT dilakukan bertahap pada April-Juni 2020.

Setiap bulannya kepala keluarga miskin masing-masing mendapatkan Rp 600.000.

Pemerintah pun memberikan kemudahan bagi warga desa yang berhak menerima bantuan tersebut.

Kemudahan itu antara lain bagi warga desa tak memiliki Nomor Induk Kependudukan ( NIK ) tetap dapat menerima BLT dengan syarat melengkapi alamat tinggal yang lengkap.

Selain itu, Himpunan Bank Negara (Himbara) juga mempermudah proses pencairan langsung penerima BLT secara nontunai, tanpa dikenai biaya dan bunga.

Cukup menyerahkan fotokopi KTP kepada kepala desa (kades), kemudian kades yang akan menyerahkan kepada bank-bank milik negara yang dilibatkan dalam program ini.

Sumber: Tribunnews

Tuesday, May 5, 2020

Cerita di Balik Video Viral Bocah Perempuan Berdiri di Depan Sekolah Malam Hari Sambil Menangis

Viral video seorang bocah perempuan berdiri di depan sebuah sekolah pada malam hari.

Dari video yang diunggah akun Instagram @wartabromo, tampak bocah ini berdiri sambil memegang pagar sekolah.



"Sel, ayo pulang. Enggak? Masih mau ngapain di sini kami," ujar seorang pria kepada bocah tersebut.

Bocah ini juga terlihat menangis dipelukan seorang wanita. Berdasarkan penelusuran kami, peristiwa ini terjadi di TK Permata di Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.



Bocah perempuan di dalam video bernama Brigitta Selma Alexa (7). Sedangkan pria dan wanita yang juga di dalam video merupakan ayah dan ibunya.   

Ayah Selma, Prayudha mengatakan, anak kesayangannya itu menangis minta diantar ke sekolah. Selma rindu suasana belajar. Sebab, sudah sekitar sebulan sekolah diliburkan karena pandemi Covid-19. 

“Video yang ramai itu istri saya yang upload ke media sosial pada Rabu (29/4/2020) malam lalu. Lalu dilihat oleh guru-guru dan teman-temannya. Saya juga enggak tahu kok tiba-tiba viral. Setelah itu banyak telepon yang masuk, memberi dukungan untuk anak. Ada juga telepon menanyakan video itu,” kata Prayudha pada Senin (4/5/2020) sore.

Prayudha mengatakan, Selma menangis setiap hari karena minta sekolah.

Pernah suatu hari Selma memakai seragam lengkap dengan sepatu minta diantar ke sekolah. Namun, keinginannya itu tak bisa diwujudkan karena memang sekolah sedang libur.

Selma terus menangis, hingga akhirnya Selma diantar ke sekolah malam hari oleh kedua orangtuanya, karena Selma takut sekolahnya hilang.

“Sudah saya jelaskan karena ada corona (tidak bisa sekolah). Saya sampai bingung menjelaskan corona kepada Selma,” ujar Prayudha.

Di seberang telepon, Selma juga meluapkan isi hatinya untuk bisa bersekolah. “Pengin sekolah, Om. Lama enggak sekolah,” kata Selma.

Tetaplah semangat ya, dik Selma!

Cara Ganti Password, Aktifkan 2FA, dan Hapus Akun Pembayaran di Tokopedia yang Diduga Bocor Datanya

Jutaan akun pengguna Tokopedia dipastikan bocor dan dijual di forum-forum online.

Sejumlah informasi pribadi pengguna, seperti nama akun, alamat e-mail, hingga nomor telepon pun terpapar sehingga berpotensi dimanfaatkan hacker. 

Keamanan di dunia maya hanyalah keniscayaan

Menanggapi kabar tersebut, pihak Tokopedia mengatakan bahwa memang ada upaya pencurian atas data akun-akun di platform e-commerce miliknya. Para pengguna pun diimbau untuk mengganti password untuk menjaga keamanan.

Cara mengganti kata sandi Tokopedia terbilang cukup mudah. Pertama-tama, buka situs atau aplikasi Tokopedia dan masuk (login) ke akun Anda. Kemudian, klik tab "Akun" yang terletak di pojok kanan bawah aplikasi dan klik ikon "Pengaturan". Lalu, pilih menu "Akun" dan klik menu " Kata Sandi". Setelah itu, masukkan kata sandi lama dan baru di kolom yang tersedia dan klik tombol "Simpan".

Cara ganti password Tokopedia

Untuk keamanan tambahan, Anda bisa menambahkan enam digit PIN Tokopedia dengan mengklik menu "PIN Tokopedia" di tampilan "Atur Akun" tadi. PIN akan diminta ketika akun Tokopedia Anda digunakan untuk bertransaksi.

Selain itu, Anda juga bisa menghapus rekening bank yang sudah didaftarkan sebelumnya di Tokopedia dengan mengklik "Akun Bank" di menu utama "Atur Akun". Di tampilan akun bank, pilih nomor rekening yang terdaftar dan klik tombol "Hapus". 

Aktifkan fitur two-factor authentication (2FA) 

Jika dirasa kurang, Anda bisa menggunakan fitur keamanan ekstra lainnya, yakni verifikasi dua langkah (two-factor authentication/2FA). Ketika aktif, fitur ini mengharuskan pengguna memasukkan enam digit kode yang dihasilkan secara acak dan berkala dari sistem.

Tokopedia mengandalkan aplikasi Google Authenticator untuk menjalankan 2FA. Pengguna pun perlu memasang aplikasi Google Authenticator terlebih dahulu sebelum menggunakan fitur tersebut. Aplikasi Google Authenticator bisa diunduh di Playstore (Android) dan Apple Store (iOS).

Cara aktifkan Google Authenticator di Tokopedia

Setelah memasang Google Authenticator, buka situs Tokopedia di desktop (komputer/laptop) dan klik menu "Pengaturan" yang bisa diakses ketika Anda meng-klik ikon avatar atau foto profil masing-masing di pojok kanan atas.

Lalu, pilih tab "Google Authenticator" dan klik tombol "Aktifkan Google Authenticator" yang bisa ditemui ketika Anda menggulir (scroll) layar ke bawah. Beberapa saat kemudian, Anda bakal disodori tampilan yang memampang sebuah kode QR dan 16 digit kode aktivasi, berikut kolom untuk memasukkan enam digit kode otentikasi.

Aplikasi Google Authenticator menampilkan kode verifikasi enam digit.

Untuk mengetahui kodenya, buka aplikasi Google Authenticator yang telah dipasang dan pindai kode QR tersebut. Anda juga bisa memasukkan deretan kode aktivasi tadi jika kamera gagal memindai kode.

Setelah Google Authenticator berhasil memindai kode, klik tombol "Add Account" dan masukkan enam digit kode yang dihasilkan di kolom "Kode Autentikasi" pada halaman Tokopedia. Terakhir, klik tombol "Verifikasi".

Jika proses ini telah selesai, nantinya Anda diharuskan untuk memasukkan enam digit kode yang dihasilkan oleh aplikasi Google Authenticator jika Anda masuk ke akun Tokopedia di perangkat baru.

Hapus alat pembayaran 
Di samping mengganti kata sandi dan menambahkan fitur 2FA, Anda bisa menghapus alat pembayaran yang sudah terdaftar di akun -termasuk kartu kredit dan kartu debit- untuk mencegah adanya transaksi yang tidak diinginkan.

Untuk menghapus metode-metode pembayaran ini, buka opsi "Pembayaran" pada menu "Pengaturan", lalu pilih metode pembayaran yang Anda biasa gunakan, misalnya Ovo.

Cara copot Ovo dari Tokopedia

Kemudian, kunjungi halaman "Pengaturan Akun" dengan meng-klik ikon "gerigi". Lalu, klik tombol "Stop Hubungkan Akun". Setelah itu, akun Ovo Anda akan dihapus alias tidak lagi terhubung ke akun Tokopedia.

Dan kini akun Anda pun aman. Selamat mencoba.

Heboh Semua Pemilik Rekening BRI Dapat BST Rp 600.000 per Bulan? Ini Penjelasan BRI dan Kemensos

Media sosial baik Twitter maupun Facebook tengah ramai oleh unggahan warganet soal uang Rp 600.000 yang tiba-tiba masuk ke rekening BRI milik mereka.

Screenshot bukti penerimaan transfer dana BST dari pemerintah 


Ada yang mengunggah foto pesan singkat (SMS) pemberitahuan transfer, ada pula yang menyebarkannya lewat tulisan dan foto di Facebook.

Ada yang menyebut bahwa semua pemilik rekening BRI mendapatkan uang Rp 600.000 tersebut.

Screenshot percakapan yang ramai di twitter

Uang apakah ini? Bagaimana penjelasannya?

Uang Bantuan Sosial Tunai (BST)

Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto mengatakan, tidak benar bahwa semua pemilik rekening BRI mendapatkan uang Rp 600.000.

"Enggak benar, dong. Kan BRI hanya bank penyalur. Yang benar, pemerintah yang bagiin uangnya," ujar Amam saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (3/5/2020).

Dia menjelaskan, uang sebesar Rp 600.000 itu merupakan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

BRI bersama dengan Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) ditunjuk sebagai bank penyalur BST kepada 528.320 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19.

Amam menjelaskan, pada BST Tahap 1 besaran yang disalurkan mencapai Rp 316 miliar.

Penyalurannya dilakukan pada 27-29 April 2020 melalui Mass Fund Transfer sebesar Rp 600.000 ke rekening masing-masing penerima yang berhak.

Penjelasan Kemensos

Kepala Biro Perencanaan Kementerian Sosial Adhy Karyono, saat dihubungi secara terpisah, menjelaskan, program BST diberikan kepada 9 juta KPM.

Angka 9 juta KPM ini berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sementara itu mekanisme penyalurannya ada 2 cara, yaitu: Melalui PT Pos sebanyak 8 juta KPM
dan Transfer top up ke rekening penerima manfaat sebanyak 1 juta KPM.

Adhy menambahkan, penerima lewat transfer bank adalah mereka yang sudah melakukan sinkronisasi data DTKS dengan data bank Himbara.

Jumlahnya sekitar 5,8 juta KPM.

Kemudian, dari hasil pemadanan data, diperoleh rekening yang valid sebanyak 749.948 orang, termasuk di BRI sebanyak 528.144 orang.

Mengenai adanya penerima manfaat yang tidak mengetahui mengenai uang bantuan sebesar Rp 600.00 ini, menurut Adhy, sebelumnya sudah ada pemberitahuan.

"Sebelumnya pemberitahuan sudah diberikan kepada dinas sosial provinsi dan kabupaten atau kota, juga koordinator BPNT terkait BNBA yang akan dapat top up bantuan," kata Adhy.

Selanjutnya, Kemensos berkoordinasi dengan PT Pos Indonesia untuk melakukan tagging nama yang sudah masuk daftar Himbara.

Sumber: Kompas

Monday, May 4, 2020

Kronologi Video Viral Rombongan Pemudik Sewa Truk Derek Ketahuan Polisi, Disuruh Putar Balik

Pemerintah Indonesia telah memberlakukan larangan mudik secara resmi sejak 24 April 2020, atau tepat pada hari pertama Ramadan 1441 H.

Akan tetapi, kebijakan tersebut nampaknya tidak disepakati oleh sebagian masyarakat.

Banyak orang yang tetap bersikukuh ingin mudik dengan beragam cara. Karena larangan mudik benar-benar diberlakukan secara ketat, sebagian orang akhirnya memutar otak untuk mengelabui petugas di jalanan.

Teranyar, beredar video yang menampilkan rombongan orang yang nekat mudik, namun diberhentikan dan diminta memutar balik oleh petugas di pos Batas Taman Unyil Ungaran, Semarang, Jawa Tengah.

Karena ketahuan Polisi, rombongan pemudik yang sewa Truk Derek ini disuruh putar balik 

Tak tanggung-tanggung, mereka menyewa truk derek. Pada video tersebut terlihat mobil pickup mereka dinaikkan ke atas truk derek dan bak mobil mereka ditutupi kain.

"Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Kendaraan dari arah semarang diminta putar balik di pos Batas Taman Unyil untuk kembali ke kota semarang. Modus pemudik dengan jasa Towing. Akhirnya ketahuan juga #dulurdishub. Mari patuhi aturan/anjuran pemerintah untuk #janganmudik dulu guna memutus mata rantai COVID 19 agar pandemi ini segera berakhir ????#dishubkotasmg," demikian caption unggahan video yang dibagikan oleh akun Instagram @dishubkotasmg tersebut.
\


Video tersebut pun viral di media sosial dan mengundang tawa netizen. Seperti yang ditulis akun @ventusnaibaho.

"Dibalik kegoblokannya,ada ide kreatif yg tersembunyi... ????," tulisnya.

Akun @tari_tayi berkomentar, "Huuwhahahahaha giliran suruh ngibulin aja pinter banget orang indonesia tuh ????????????."

"????????????????.Jos tenan akale dan kreatif tenan..wong Indonesia., ada2 adja," komentar akun @pribayoadi.

Mohon perilaku seperti ini jangan ditiru.

Friday, May 1, 2020

Video: Jambret Beraksi di Tempat Ramai, Kedua Pelaku Langsung Alami Nasib Naas

Seorang wanita tengah mengendarai sepeda motor dipepet oleh pengendara laki-laki yang tengah berboncengan. Saat tiba di lokasi yang cukup ramai, tas korban langsung dijambret pelaku hingga korban terjatuh dan terseret beberapa meter dari motornya.

Tak hanya korban, pelaku yang duduk di belakang pun ikut terjatuh. Namun, ia langsung sigap berdiri lalu naik kembali ke atas motor dan tancap gas. Saat hendak melarikan diri, motor korban justru tertabrak dengan mobil yang datang dari arah berlawanan. Sontak, pelaku yang berjumlah dua orang itu terpental dan menjadi bulan-bulanan warga di sekitar lokasi.

Sscreenshot  aksi jambret 


Sementara itu, korban yang semula terseret di jalanan aspal karena berusaha mempertahankan tasnya, terlihat berdiri dan mengejar pelaku. Namun melihat pelaku tertabrak mobil, korban berhenti mengejar. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung mengerubungi pelaku.

Terlihat dua orang berpakaian safari keluar dari salah satu rumah dan langsung mengejar pelaku yang melarikan diri. Sementara motor korban masih tergeletak di pinggir jalan.

Video insiden penjabretan itu dibagikan oleh akun Instagram @mak_inpoh pada Rabu (29/4/2020). Dalam keterangan video dinyatakan peristiwa itu terjadi di Jambi dan pelaku sudah ditangkap.

Menanggapi video tersebut, para netizen mengaku geram dengan aksi para penjambret  tersebut. Mereka menyebut para pelaku mendapat karma seketika.

"Karma ditempat," tulis akun @lalayulli.

"MAMP*S, KARMA SEKETIKA!????," komentar netizen @fedona_angga2.

"Rasakaaaan, terbang seketika kan ente," timpal @bagstore_new.

"Beuh itu si ibu sakti jg abis jatoh keseret masih bisa ikutan lari ngejar jambret ????," kata akun @ochamelody.

Sedangkan ini video rekaman aksi jambret tersebut: